Gara-gara Ini, Penjual Ikan Asin Dikeroyok Sesama Pedagang

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban usai membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban usai membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami seorang nenek di kota Palembang. Ia yakni Nuryani berumur 61 tahun yang berprofesi sebagai pedagang ikan asin di pasar 26 Ilir, Palembang.

Tidak terima sudah menjadi korban penganiayaan membuatnya pun melapor ke Polrestabes Palembang, Jumat (30/5/2025). Dia berharap atas laporannya Terlapor yakni EL ditangkap petugas.

Kepada petugas piket penganduan Polrestabes Palembang, Nuryani menutukan peristiwa tersebut dialami terjadi pada Selasa (27/5/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, saat dirinya sedang berjalan di tempat kejadian perkara (TKP).

Berawal, saat korban yang sedang berjualan TKP, lalu di kejar-kejar oleh anggota Sat Pol PP. “Sedang jualan. Tiba-tiba saya dikejar petugas Pol PP, kemudian saya lari. Dan karena lapar serta hendak sembunyi, saya saat itu langsung makan bakso, yang lokasi tidak jauh,” ungkapnya.

Melihat korban yang tengah makan basko, terlapor ini kemudian cari-cari masalah, melompati dagangan seseorang di TKP. “Melihat saya tengah makan bakso dan sembunyi. Terlapor ini menghampiri saya, melompati dagangan orang, hingga jatuh ke tumpakan cabe. Terlapor terjatuh menyalahkan saya pak,” katanya.

Marah, saat itu Terlapor langsung memukuli korban, hingga korban mengalami luka memar di pagian pinggang, punggung dan kepala. “Terpaksa pak saya melapor ini. Karena peristiwa ini bukan kali pertamanya, melainkan sudah sering saya alami,” jelasnya.

Nuryani juga membeberkan sebelum kejadian ini dirinya pernah dikeroyok 7 orang hasutan terlapor. “Saat itu mereka bilang kita keroyok Bae nenek ini. Biar Idak bisa lagi jualan kesini,” katanya, sambil mengatakan Terlapor ini merupakan pedagang juga di lokasi tersebut.

Sementara, KA SPT Polrestabes Palembang membenarkan adanya laporan seorang nenek bernama Nuryani yang melaporkan aksi penganiayaan yang dialaminya di pasar 26 Ilir. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Pidum Polrestabes Palembang,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB