Diduga Saling Menghina, Bocah 11 Tahun Dianiaya Bapak Temannya

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami AR, anak laki-laki berusia 11 tahun. Dirinya sudah menjadi korban penganiayaan. Tidak terima dengan peristiwa yang dia alami, ditemani sang ibu yakni Efriani (37), korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Senin (9/6/2025).

Dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Efriani menuturkan, seperti keterangan anaknya peristiwa itu terjadi saat anaknya berada di Jalan Soekarno Hatta Desa Tanjung Kemang, tepatnya di halaman Masjid Al Gani Yuraman, Talang Kelapa Palembang.

Terkuaknya peristiwa ini berawal saat Efriani mendapati korban pulang dengan menangis. Lalu korban dibujuk untuk bercerita apa yang terjadi. “Anak saya ini pulang. Nangis-nangis lalu saya ajak cerita,” ungkapnya, kepada petugas.

Dari keterangan AR, saat itu tiba-tiba Terlapor yakni IS datang ke TKP langsung menampar korban sebanyak 5 kali. “Masalahnya sepele. Jadi anak terlapor ini awalnya mengejek anak saya. Dengan. Kata-kata ‘Bapak kau begawe di OYO, mamak kau Lonte’,” beber Efriani.

Lalu, tidak terima diejek anak Terlapor, kemudian AR membalas mengejek dengan kata-kata: “Bapak kau tukang ojek”. “Nah karena diejek anak saya, mungkin anak Terlapor ini mengadu kepada Terlapor. Oleh itulah Terlapor melakukan penganiayaan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini AR mengalami luka memar di bagian wajah dan lebam. “Saya tidak terima. Oleh itulah saya laporkan kesini, berharap pelaku dipanggil dan bertanggung jawab atas ulahnya,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan dilaporkan ibunya ke Polrestabes Palembang, terkait UU Perlindungan Anak. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti petugas Satreskrim Unit PPA,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB