PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Agung, RT 13 RW 03, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II (IT II) Palembang, Minggu (10/5/2026) malam. Sebanyak 10 unit rumah dan satu bangunan gudang hangus terbakar diduga akibat ledakan tabung gas elpiji dari salah satu rumah warga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula sekitar pukul 19.50 WIB saat seorang warga bernama Amin sedang memasak untuk keperluan warung miliknya. Namun, masakan tersebut ditinggalkan karena Amin pergi ke masjid untuk menunaikan salat Isya.
“Saya sedang memasak untuk warung, lalu saya tinggalkan ke masjid untuk salat Isya,” ujar Amin kepada petugas.
Tak lama kemudian, warga mendengar tiga kali suara ledakan dari rumah Amin. Diduga, ledakan tersebut berasal dari tabung gas elpiji.
“Warga mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali, lalu terdengar teriakan kebakaran,” kata salah seorang saksi.
Mendengar teriakan tersebut, warga berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran yang datang dengan 10 unit mobil pemadam sempat mengalami kesulitan untuk menjangkau lokasi karena padatnya warga di sekitar area kebakaran. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 21.42 WIB.
Piket fungsi Polrestabes Palembang bersama personel Polsek IT II, unit Reskrim, SPKT, dan Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi,” ujar Ipda Ammar.
Kapolsek IT II Palembang AKP Firmansyah membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, delapan rumah mengalami kerusakan berat, dua rumah terdampak, serta satu gudang turut terbakar.
“Total ada 10 rumah yang terdampak, terdiri dari delapan rumah hangus terbakar dan dua rumah terdampak, serta satu bangunan gudang. Saat ini pendataan masih dilakukan,” jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi menduga sumber api berasal dari ledakan tabung gas elpiji di rumah warga yang sedang digunakan untuk memasak.
“Diduga penyebab kebakaran berasal dari ledakan gas elpiji,” tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks
















