Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngadiono salah satu korban selamat yang baru tiba dan akan menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palembang, Jum’at (8/5/2026).

Ngadiono salah satu korban selamat yang baru tiba dan akan menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palembang, Jum’at (8/5/2026).

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Ngadiono (44), korban selamat kecelakaan maut bus ALS di Musi Rawas Utara, berhasil dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter menuju RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang pada, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB untuk mendapatkan perawatan intensif.

 

Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, menjelaskan bahwa evakuasi udara dari RSUD Rupit ini bertujuan agar warga asal Pati, Jawa Tengah tersebut mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh akibat luka bakar 50 persen yang dideritanya.

 

“Perawatan medis akan dilakukan di Palembang sampai sembuh. Dua korban lain dibawa menggunakan ambulans, karena kondisi mereka yang tidak dimungkinkan,” ujar Kombes Pol Budi Susanto, Jumat (8/5/2026).

 

Setelah mendarat di Komplek Polisi Pakri, Ngadiono langsung dibawa ke ruang perawatan untuk menjalani pemeriksaan medis secara mendalam.

 

Di lokasi rumah sakit, sejumlah anggota keluarga tampak telah menunggu guna mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan kondisi kesehatan Ngadiono pasca-proses evakuasi tersebut.

 

Budi menambahkan, prosedur evakuasi udara ini hanya diperuntukkan bagi korban yang kondisinya memungkinkan secara medis.

 

Hal ini berbeda dengan dua korban selamat lainnya, Jumiatun (35) dan Muhammad Fahrul Hubaidi (31), yang terpaksa menempuh jalur darat karena menderita luka bakar yang sangat parah mencapai 90 persen.

 

“Perawatan medis akan dilakukan di Palembang sampai sembuh. Dua korban lain dibawa menggunakan ambulans, karena kondisi mereka yang tidak dimungkinkan,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

PMII Sumsel Peringati Harlah Sekaligus Laksanakan Pelatihan Instruktur Wilayah dan Rakorda
Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh Kuat di Tengah Dinamika Global
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Usai Dilaporkan Hilang Ibu Dua Anak Langsung Ditemukan Kapolsek Gandus
Identifikasi Korban Bus ALS Alami Kendala, Sampel DNA 16 Jenazah Dikirim ke Mabes Polri
Pemprov Sumsel Fasilitasi Pemulangan Jenazah Korban Bus ALS
Korban Luka Berat Laka Bus ALS Diterbangkan ke Palembang untuk Perawatan Intensif
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:46 WIB

Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:23 WIB

PMII Sumsel Peringati Harlah Sekaligus Laksanakan Pelatihan Instruktur Wilayah dan Rakorda

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:56 WIB

Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh Kuat di Tengah Dinamika Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:49 WIB

Usai Dilaporkan Hilang Ibu Dua Anak Langsung Ditemukan Kapolsek Gandus

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:46 WIB

Identifikasi Korban Bus ALS Alami Kendala, Sampel DNA 16 Jenazah Dikirim ke Mabes Polri

Berita Terbaru

Kriminal

Gegara Dim Lampu Motor, Pemotor Ini Diancam Pakai Senpi 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kota Palembang

Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh Kuat di Tengah Dinamika Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:56 WIB