Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hambali paman korban saat diwawancarai di RS Bhayangkara Palembang.

Hambali paman korban saat diwawancarai di RS Bhayangkara Palembang.

SUARAPUBLIK. ID, PALEMBANG – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

 

Salah satu korban diketahui merupakan satu keluarga asal Desa Talang Kangkung, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Waykanan, Lampung.

 

Mereka adalah Agustina Maharani (24), suaminya Aldi Setiawan (26), serta putri mereka Bela yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.

 

Paman korban, Hambali (43) mengatakan keluarga sama sekali tidak memiliki firasat buruk sebelum ketiganya berangkat merantau menggunakan Bus ALS menuju Pekanbaru dan Medan.

 

“Mereka mau merantau kerja di kebun sawit karena ada saudara di sana. Tidak ada firasat apa-apa sebelumnya,” kata Hambali saat ditemui di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

 

Hambali mengungkap bahwa keberangkatan keluarga tersebut justru sempat beberapa kali tertunda meski tiket bus sudah dibeli sejak Minggu lalu.

 

Awalnya mereka dijadwalkan berangkat pada Senin, namun batal. Pada malam Selasa, keberangkatan kembali tertunda sebelum akhirnya mereka benar-benar berangkat pada Selasa pagi.

 

“Tiket sudah dibeli dari hari Minggu. Senin belum jadi berangkat, malam Selasa juga tertunda lagi, akhirnya Selasa pagi baru jalan,” ungkap Hambali.

 

Sebelum berangkat, Agustina dan keluarganya berpamitan seperti biasa. Hambali mengaku keponakannya itu memiliki harapan besar untuk memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga dari hasil merantau.

 

“Dia punya rencana mau bangun rumah sendiri. Saya sempat bantu beli material, lalu dua hari kemudian dia izin berangkat untuk cari modal usaha,” tutur Hambali.

 

Kabar kecelakaan maut tersebut pertama kali diketahui keluarga dari pemberitaan media. Setelah mencocokkan informasi kendaraan dan data penumpang, keluarga langsung mendatangi loket bus untuk memastikan identitas korban.

 

“Kami tahunya dari berita, lalu dicocokkan data kendaraan dan penumpangnya,” jelas Hambali.

 

Lanjut dikatakan Hambali bahwa proses pencarian informasi korban berlangsung cukup lama. Keluarga bahkan sudah berada di rumah sakit sejak subuh. Namun, baru diperbolehkan masuk menjelang siang.

 

“Kami datang dari subuh, baru bisa masuk sekitar pukul 11.30 WIB,” terang Hambali.

 

Saat ditemui di rumah sakit, ayah Agustina tampak hanya tertunduk lemas dengan tatapan kosong. Kesedihan mendalam terlihat jelas dari raut wajahnya setelah kehilangan putri sulung, menantu, sekaligus cucunya dalam tragedi tersebut.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi
Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi
Motor dan Emas 5 Suku Milik Abu Hasan Hangus Terbakar Saat Rumah Dilalap Si Jago Merah
Warga 16 Ulu Geger Diduga Tulang Bayi, Ternyata Tulang Monyet
Diduga Sakit, Pria Lansia di SU I Palembang Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Membusuk
Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu
Identitas Mayat Ditemukan di Jakabaring Bowling Center Bernama Agus Setiawan
Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam, Keluarga Sebut Penangkapan Tanpa Surat Tugas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:33 WIB

Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Selasa, 28 April 2026 - 16:16 WIB

Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi

Kamis, 23 April 2026 - 15:57 WIB

Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Motor dan Emas 5 Suku Milik Abu Hasan Hangus Terbakar Saat Rumah Dilalap Si Jago Merah

Selasa, 7 April 2026 - 14:45 WIB

Warga 16 Ulu Geger Diduga Tulang Bayi, Ternyata Tulang Monyet

Berita Terbaru