Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat mengevakuasi jasad korban di RS AR Bunda Prabumulih. Foto: dokumen polisi.

Petugas saat mengevakuasi jasad korban di RS AR Bunda Prabumulih. Foto: dokumen polisi.

PRABUMULIH, SUARAPUBLIK. ID – Suasana tenang di RS AR Bunda mendadak berubah mencekam pada Selasa (28/4/2026). Seorang pasien berinisial M (62) ditemukan tewas gantung diri setelah sempat dinyatakan hilang dari tempat tidurnya.

Pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga membuahkan hasil pahit. YH, anak korban, mendapati pintu toilet di ruang perawatan terkunci dari dalam. Merasa ada yang tidak beres, pihak RS segera bertindak dan menemukan warga Kelurahan Prabujaya tersebut sudah mengembuskan napas terakhir.

Belum diketahui pasti motif di balik tindakan nekat petani tersebut. Namun, kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak berwajib.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana menerangkan bahwa pihaknya menerima laporan melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 05.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, langsung ditindaklanjuti oleh piket fungsi kepolisian. Personel SPKT, Reskrim, serta Tim Identifikasi segera bergerak ke lokasi guna melakukan penanganan awal secara profesional,” terang Bobby.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan garis polisi, serta olah TKP secara menyeluruh.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sebelumnya tengah menjalani perawatan medis pasca-operasi di ruang rawat inap Ibnu Sina sejak beberapa hari sebelumnya,” sambung Bobby.

Tim Identifikasi turut mengamankan barang bukti berupa satu helai kain batik guna mendukung proses penyelidikan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap penanganan peristiwa.

“Kami memastikan proses identifikasi berjalan profesional dengan dukungan semua pihak. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang memanfaatkan layanan 110 sebagai sarana pelaporan cepat,” tegas Nandang.

Kepolisian juga telah memfasilitasi proses administrasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

“Berdasarkan surat pernyataan resmi, keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah,” kata Nandang.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Kepolisian memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur guna menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi
Motor dan Emas 5 Suku Milik Abu Hasan Hangus Terbakar Saat Rumah Dilalap Si Jago Merah
Warga 16 Ulu Geger Diduga Tulang Bayi, Ternyata Tulang Monyet
Diduga Sakit, Pria Lansia di SU I Palembang Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Membusuk
Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu
Identitas Mayat Ditemukan di Jakabaring Bowling Center Bernama Agus Setiawan
Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam, Keluarga Sebut Penangkapan Tanpa Surat Tugas
Pledoi Menggema! Bembi dan PH Minta Dibebaskan di Kasus APAR Empat Lawang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:16 WIB

Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi

Kamis, 23 April 2026 - 15:57 WIB

Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Motor dan Emas 5 Suku Milik Abu Hasan Hangus Terbakar Saat Rumah Dilalap Si Jago Merah

Selasa, 7 April 2026 - 14:45 WIB

Warga 16 Ulu Geger Diduga Tulang Bayi, Ternyata Tulang Monyet

Rabu, 1 April 2026 - 16:24 WIB

Diduga Sakit, Pria Lansia di SU I Palembang Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Membusuk

Berita Terbaru

Kriminal

Tertipu Investasi Event, Royyan Rugi Rp105 Juta Rupiah

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:24 WIB

Kota Palembang

Plang Nama YPLP PT PGRI Sumsel Hilang, Pihak Yayasan Laporkan ke Polisi

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:19 WIB