PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Kebakaran kembali terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Kota Palembang. Kali ini, api menghanguskan satu unit rumah panggung dua lantai beserta bedeng empat pintu milik Abu Hasan (66), warga Jalan Zainal Abidin, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat korban tengah berada di sawah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, korban melihat kepulan asap hitam tebal disertai kobaran api dari arah rumahnya.
“Saya sedang bersawah, lalu melihat asap hitam tebal dari arah rumah,” ujar Abu Hasan.
Melihat asap membumbung tinggi, korban langsung panik dan meninggalkan sawah untuk pulang ke rumah. Setibanya di lokasi, warga sudah ramai berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
“Saya langsung pulang. Sampai di rumah, warga sudah berusaha memadamkan api,” katanya.
Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (PBK) dengan empat unit mobil damkar cepat tiba di lokasi. Sekitar pukul 13.40 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, seluruh barang milik korban tidak dapat diselamatkan.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit rumah semi permanen dua lantai yang di bagian bawahnya terdapat empat pintu bedeng, satu unit sepeda motor, serta emas sebanyak lima suku yang disimpan di dalam lemari.
Sementara itu, petugas piket Polsek Kertapati bersama piket fungsi Polrestabes Palembang, SPKT, Inafis, dan Reskrim langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi.
Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan, didampingi personel Polrestabes Palembang, Ipda Ammar, mengatakan kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik di lantai dua rumah korban.
“Diduga api berasal dari korsleting listrik di lantai dua rumah korban. Saat kejadian, korban sedang tidak berada di rumah karena berada di sawah yang tidak jauh dari lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, anak perempuan korban bernama Ayu sempat pingsan saat melihat rumahnya hangus terbakar.
“Untuk korban jiwa tidak ada. Hanya saja anak korban pingsan karena panik melihat rumahnya terbakar,” tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















