Demo di PN Palembang, CACA Sumsel Desak Penetapan Tersangka Bupati OKU

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah massa dari CACA Sumsel menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang, Selasa (31/3/2026)

Sejumlah massa dari CACA Sumsel menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang, Selasa (31/3/2026)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Sejumlah massa yang tergabung dalam Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan (CACA Sumsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang, Selasa.(31/3/2026) Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua Aksi, Reza Fahlepie.

Dalam orasinya, Reza Fahlepie menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya persidangan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD OKU, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018 tentang peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Aksi ini adalah upaya kami mendorong transparansi, keterbukaan, serta penegakan hukum yang adil dan akuntabel dalam kasus yang sedang bergulir di Pengadilan Tipikor Palembang,” tegas Reza dalam orasinya.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan, massa memaparkan sejumlah fakta persidangan yang dinilai menguatkan dugaan adanya praktik korupsi dalam pengelolaan dana Pokir DPRD OKU. Di antaranya, dugaan adanya perintah pencairan dana oleh anggota DPRD kepada pihak eksekutif, komunikasi antar pejabat terkait pengakomodiran Pokir, hingga dugaan aliran dana dari kontraktor sebagai kompensasi proyek APBD.

Selain itu, massa juga menyoroti adanya dugaan pemberian fee proyek oleh pejabat Dinas PUPR OKU yang disebut-sebut diserahkan melalui ajudan kepada kepala daerah, serta permintaan uang THR yang bersumber dari kontraktor.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, CACA Sumsel menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak jaksa dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, sebagai tersangka.

Kedua, mendesak majelis hakim untuk lebih mendalami fakta-fakta persidangan yang berkembang, khususnya yang diduga melibatkan kepala daerah.

Ketiga, massa meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang untuk bersikap objektif dan tidak tebang pilih dalam memeriksa keterangan saksi, termasuk para pejabat daerah yang dianggap sebagai saksi kunci.

“Aparat penegak hukum harus berani dan tidak pandang bulu. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Reza.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa berharap tuntutan mereka dapat menjadi perhatian serius bagi penegak hukum dalam mengusut tuntas perkara yang tengah disidangkan.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB