Buntut Terbakarnya Dua Gudang BBM Ilegal, Dua Kapolsek Dicopot

- Redaksi

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi. (Photo: Suci)

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dua Kapolsek di Sumatera Selatan (Sumsel) dicopot akibat dari terbakarnya gudang penyulingan minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Pemulutan dan Polsek Babat Toman, dua hari yang lalu.

Adapun Kapolsek yang dicopot tersebut yakni Kapolsek Pemulutan, AKP Heri Yusman, dan Kapolsek Babat Toman, Iptu Vico Fariul Fajar. Pencopotan dua Kapolsek tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

“Iya benar, ada dua Kapolsek yang dicopot, yakni Kapolsek Pemulutan dan Kapolsek Babat Toman,” ungkap Supriadi, Rabu (2/8/2023).

Kata Supriadi, sebelumnya Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, telah memberikan peringatan dan mengancam akan mencopot Kapolsek jika lalai dengan aktivitas illegal drilling.

Sikap tegas itu pun kini dibuktikan dengan telah dicopotnya dua Kapolsek tersebut. Menurut Supriadi, Kapolda Sumsel tidak memberikan toleransi terkait kegiatan illegal drilling.

“Ternyata kemarin ada dua kejadian meledak gudang penimbunan dan penyulingan BBM ilegal di dua daerah yakni, di Pemulutan dan Babat Toman. Kapolda langsung menindak tegas duanya dengan dinonaktifkan sebagai Kapolsek dan sudah diganti dengan Perwira lain,” tegasnya.

Dikatakan Supriadi, jabatan Kapolsek Pemulutan lama digantikan Iptu Ibnu Arfan dari Kanit Paminal Polres Ogan Ilir. Sedangkan Kapolsek Babat Toman, Iptu Vico Fariul Fajar, diganti Iptu Sarwo Edhi. Sebelumnya ia menjabat Karo Binopsnal Satintelkam Polres Muba.

“Pesan bapak Kapolda kepada Kapolsek yang akan memantau wilayah mereka masing-masing dan memastikan tidak ada lagi aktivitas illegal drilling, baik itu penyulingan maupun penimbunan dan sebagainya,” jelas Supriadi.

Saat ini, lanjut Supriadi, AKP Heri Yusman dan Iptu Vico Fariul Fajar ditarik ke Polda Sumsel dalam rangka pemeriksaan oleh bidang Propam guna mengetahui sejauh mana kelalaian yang dilakukan keduanya. (ANA)

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB