Banjir dan Sampah Lumpuhkan Pusat Kota Tebing Tinggi, DPRD Desak PUPR-DLH Bertindak

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Rabu sore (8/7/2026), kembali memicu banjir disertai tumpukan sampah di sejumlah titik pusat kota. Kondisi yang terus berulang itu menuai sorotan dari DPRD Kabupaten Empat Lawang yang mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan genangan air bercampur sampah menutupi ruas jalan di depan Mapolsek Tebing Tinggi, Kantor Telkom Tebing Tinggi, hingga kawasan Pasar Tebing Tinggi. Air menggenangi jalan sepanjang puluhan meter sehingga mengganggu arus lalu lintas dan memaksa pengendara, terutama sepeda motor, melintas dengan ekstra hati-hati.

 

Selain menghambat aktivitas masyarakat, tumpukan sampah yang terbawa luapan drainase dinilai berpotensi memicu kecelakaan karena berserakan di badan jalan.

 

Rodi, salah seorang pengendara yang melintas, mengaku prihatin lantaran persoalan tersebut terus terjadi setiap kali hujan deras turun.

 

> “Sampai kapan sampah seperti ini bisa diatasi, padahal sudah sering terjadi,” ujarnya.

 

 

 

Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang dari Fraksi PDIP, Isnaini Kasmir, menegaskan pihaknya akan segera memanggil instansi terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk meminta penjelasan.

 

“Kami dari legislatif akan segera memanggil dan menegur pihak terkait, yaitu PUPR dan DLH. Kenapa bisa terjadi peluapan air dari drainase sampai menyebabkan sampah berhamburan ke tengah jalan. Apalagi lokasinya tepat di tengah pasar, di depan Mapolsek Tebing Tinggi. Sampah yang berserakan di jalan sangat berpotensi mengakibatkan kecelakaan,” kata Isnaini melalui sambungan telepon.

 

Menurutnya, hujan yang berlangsung sekitar satu jam seharusnya tidak sampai menyebabkan drainase meluap dan sampah memenuhi badan jalan.

 

“Baru satu jam hujan kok bisa sampah berhamburan ke jalan sampai puluhan meter. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak eksekutif untuk menangani permasalahan ini,” tegas anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut.

 

Sementara itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten Empat Lawang segera melakukan normalisasi saluran drainase dan meningkatkan pengelolaan sampah agar banjir serta tumpukan sampah tidak terus berulang. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi tersebut juga dinilai merusak wajah pusat Kota Tebing Tinggi sebagai ibu kota Kabupaten Empat Lawang.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Pembakaran Lahan 4 Hektare
Kejari Empat Lawang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Senjata Tajam
5 Bulan Ditahan, Andika Bebas
Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Pembakaran Lahan 4 Hektare

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kejari Empat Lawang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Senjata Tajam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:41 WIB

5 Bulan Ditahan, Andika Bebas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53 WIB

9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum

Berita Terbaru