EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang mendorong gerakan Bejeghum P4GN Bersinar diperkuat hingga tingkat desa. Pelibatan pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan insan pers dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di tengah masyarakat.
Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, Andi Kurnian, S.Sos., mengatakan gerakan Bejeghum mengedepankan kearifan lokal sebagai pendekatan untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam upaya pencegahan narkoba.
Hal itu disampaikannya seusai rapat koordinasi fasilitasi intervensi sumber daya pembangunan di desa yang digelar di Kantor BNN Kabupaten Empat Lawang, Selasa (13/10/2026).
“Bejeghum ini berasal dari bahasa lokal kita, bahasa Empat Lawang, yang artinya mengajak. Kita mengajak masyarakat melakukan kebaikan, termasuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Andi.
Menurutnya, upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Perlu keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, instansi vertikal, hingga organisasi kemasyarakatan.
Sejumlah organisasi yang dilibatkan di antaranya Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Posyandu. Peran mereka diharapkan dapat memperluas edukasi bahaya narkoba, terutama melalui lingkungan keluarga dan masyarakat.
Andi menegaskan, pencegahan perlu dimulai dari lingkungan terdekat. Selain membangun kesadaran, masyarakat juga diharapkan mampu mengenali indikasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di sekitarnya agar dapat dilaporkan serta ditindaklanjuti melalui mekanisme yang tepat.
Di sisi lain, penanganan narkoba juga perlu memperhatikan masyarakat yang telah terlanjur menggunakan zat terlarang tersebut. Mereka perlu mendapat akses layanan rehabilitasi sebagai bagian dari upaya pemulihan.
BNN Empat Lawang juga mendorong optimalisasi tim terpadu P4GN di setiap tingkatan pemerintahan. Namun, pelaksanaannya membutuhkan arahan pimpinan daerah serta koordinasi antarpemangku kepentingan agar program tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat hingga ke desa.
Andi turut mengajak insan pers mengambil bagian dalam gerakan tersebut melalui pemberitaan dan penyebaran informasi edukatif mengenai bahaya narkoba. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan informasi sehingga upaya pencegahan dapat diketahui dan dipahami masyarakat.
Melalui gerakan Bejeghum P4GN Bersinar, BNN Empat Lawang berharap kesadaran dan keterlibatan masyarakat semakin meningkat, sehingga upaya mewujudkan desa bersih narkoba dapat berjalan berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Yun
Editor : Jaks


















