Anggota Satlantas Terlibat Cekcok dengan Pengemudi Viral di Tiktok, Ini Penjelasannya

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aipda Syarief Hidayat, Anggota Satlantas Polrestabes Palembang yang viral di Medsos. (Photo: Kiki Nardance)

Aipda Syarief Hidayat, Anggota Satlantas Polrestabes Palembang yang viral di Medsos. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Viral di media sosial (medsos) Tiktok seorang anggota Sat Lantas Polrestabes Palembang yang menghentikan pengemudi kendaraan hingga terlibat adu mulut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (5/2/2025) sekitar pukul 13.19 WIB, persisnya terjadi di depan pintu gerbang Masuk Tol Keramasan Palembang.

Dalam klarifikasinya, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenni Diarty melalui Anggota Sat Lantas Polrestabes Palembang, Aipda Syarief Hidayat menceritakan, kronologis yang sebenarnya.

Awalnya Aipfa Syarief bertugas di Pos Nilakandi, bawah Flyover Kertapati, melakukan pengaturan lalu lintas dan melihat kendaraan. Lalu terduga pelanggar berhenti di lampu merah yang datang dari arah jalan Soekarno Hatta.

“Saya melihat secara kasat mata pengendara tersebut tidak menggunakan sabuk pengaman, dan kendaraannya tidak menggunakan TNKB yang sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Samsat,” jelas Syarief Hidayat, diwawancarai di Polrestabes Palembang, Kamis (6/2/2025).

Syarief Hidayat melanjutkan ceritanya, lalu mendekati mobil jenis pick up tersebut bernopol BE 8091 NAA bermuatan pisang. Lalu menanyakan pelanggaran tidak mengenakan sabuk pengaman dan TNKB yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Namun, saat itu pengemudi ini langsung melarikan diri. Dengan menginjak gas sekencangnya hingga membuat saya hampir terjatuh di trafik light tersebut. Saya kemudian mengambil inisiatif untuk melakukan pengejaran dengan sepeda motor, selama pengejaran pengemudi ini sudah berapa kali diintruksikan untuk menepikan kendaraan,” katanya.

Lanjutnya, akan pengemudi ini menambah kecepatan kendaraannya. “Bahkan mobilnya berjalan dengan zig zag belok kiri dan kanan, dan mengindahkan perintah saya menepikan kendaraan. Dan saat di pintu gerbang tol keramasan barulah kendaraan berhenti, karena saya berkoordinasi dengan petugas pintu tol untuk menutup pintu plang,” jelasnya.

Nah, ketika dia mendekati pintu bagian depan kanan mobil pengendara tersebut. Dua sudah melakukan perekaman menggunakan handphone dan saat itu saya masih menanyakan dimana surat – surat kendaraan, SIM, STNK.

“Namun, pengendara ini tidak mau memberikan atau menunjukkan surat menyurat kendaraan yang diminta tersebut hingga saya berulang kali meminta. Bahkan merekam dan melawan petugas,” ujarnya.

Selanjutnya, dua meminta pengemudi meminggirkan kendaraannya untuk diperiksa. “Lalu dia turun dan menunjukkan isi muatannya di buka, dan saya mengarahkan kembali meminggirkan mobil karena menghalangi jalan kendaraan lainnya. tetapi dia masuk kembali ke mobil langsung tancap gas masuk ke jalan tol,” bebernya.

Ditanya terkait dalam video ucapan ada Narkoba. Syarief Hidayat menyatakan bila dirinya tidak menuduh, tetapi mencurigai.

“Saya tidak menuduh tapi saya mencurigai, karena muatannya itu tertutup box dan tidak terlihat dari luar apa isi sebenarnya dalam box tersebut. Sempat melakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan barang yang dimaksud,” tegasnya.

Dalam peristiwa ini, sambung Syarief Hidayat, bahwa tidak mengetahui siapa identitas pengemudi tersebut nama pengemudi ini.

“Sampai sekarang tidak tau siapa identitasnya dan hanya mengetahui plat nomor kendaraan dibawanya saja, karena saat itu langsung kabur masuk kedalam jalan tol,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan
Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal
Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang
Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Angkut 10 Ribu Liter Solar Cong, Dua Terdakwa Divonis 1,5 Tahun
Riduan Disebut Hanya Pembuat Aplikasi SANTAN, Kuasa Hukum: Keterlibatan Lain Tidak Ada

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:59 WIB

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 - 16:52 WIB

Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terbaru