Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto JPU KPK Meyer Simanjuntak

Foto JPU KPK Meyer Simanjuntak

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID-Bantahan Bupati Muara Enim nonaktif Edison yang mengaku tidak pernah menerima fee dari proyek pengadaan Chromebook dan Smart Board senilai Rp3,3 miliar justru membuka informasi baru bagi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Usai persidangan, Jaksa KPK Meyer Simanjuntak mengatakan keterangan Edison terkait proyek pengadaan tahun anggaran 2025 tersebut akan menjadi informasi tambahan yang disampaikan kepada penyidik untuk didalami.

 

Dalam persidangan, Edison disebut menerangkan bahwa proyek tersebut sejak awal sudah memiliki pihak yang disebut sebagai pemilik atau pihak yang mengatur proyek.

 

Menurut Meyer, keterangan Edison mengaitkan proyek tersebut dengan Pj Bupati Muara Enim sebelumnya, Hengky, melalui Abi.

 

“Keterangan Pak Edison yang menerangkan bahwa proyek Smart Board dan Chromebook 2025 di Muara Enim, itu sudah ada yang punya, dalam artian disetting milik Pj Bupati sebelumnya, yaitu Pak Hengky, yang mana itu juga melalui Abi,” kata Meyer.

 

Meski demikian, Meyer menegaskan perkara yang sedang disidangkan saat ini masih berfokus pada dugaan pemberian suap oleh pihak swasta, yakni terdakwa Cory Erin Hardi dan Fika Nur Alawi.

 

“Karena perkara ini adalah perkara pemberian suap yang dilakukan oleh dua terdakwa, kami akan fokus dulu di pemberian uangnya,” ujarnya.

 

Sementara mengenai pihak yang diduga menerima uang, Meyer mengatakan hal tersebut akan diungkap lebih lanjut dalam perkara penerimaan yang dalam waktu dekat akan dilimpahkan.

 

“Jadi mengenai penerimaan uangnya, uang diberikan kepada siapa saja, nanti akan lebih jelas pada saat perkara penerimaan kami limpahkan, yang tidak akan lama lagi waktunya, dalam waktu beberapa minggu lagi,” katanya.

 

Meyer menyebut keterangan yang muncul dalam persidangan juga akan diteruskan kepada penyidik KPK untuk dilakukan pendalaman.

 

“Nanti informasi tersebut tentunya akan kami informasikan juga kepada penyidik untuk didalami,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, Meyer mengungkap KPK telah memperoleh informasi terkait dugaan penggunaan ajudan atau orang dekat oleh Hengky dalam kaitannya dengan penerimaan uang.

 

Namun, KPK belum membeberkan identitas maupun mekanisme penerimaan tersebut karena masih dalam proses pendalaman.

 

“Beberapa informasi telah kami dapatkan, Pak Hengky itu menggunakan ajudan atau orang dekatnya, ada beberapa orang. Tapi belum bisa kami jelaskan di persidangan ini. Nanti pada waktunya pasti akan kami jelaskan berapa yang diterima melalui transfer atau tunai, itu memang sudah terinformasi,” katanya.

 

Meyer kembali menegaskan, untuk perkara yang tengah berjalan, KPK masih memprioritaskan pembuktian dugaan pemberian uang oleh pihak swasta.

 

“Kami fokus dulu di sisi pemberi, pihak swastanya,” tutup Meyer.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan
Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor
Sampoerna University Perluas Akses Pendidikan Tinggi Berstandar Amerika ke Palembang
Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang
Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan
Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, PGN Area Palembang Uji Kesiapan Penanganan Kebakaran
96 Hewan Sudah Divaksin, Karantina Sumsel Kejar Target
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:59 WIB

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 - 16:52 WIB

Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal

Rabu, 30 September 2026 - 15:34 WIB

Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan

Berita Terbaru

Foto kegiatan saat kompetisi perebutan tiket ke-seri Nasional yang berlangsung di lapangan stadion segitiga emas

Ogan Komering Ilir

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:01 WIB

Kota Palembang

Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:34 WIB