4 Spesialis Pencurian Hewan Ternak Ditangkap, 2 Masih Buron

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keempat tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Polres Banyuasin. (Photo: Istimewa)

Keempat tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Polres Banyuasin. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Satreskrim Polres Banyuasin meringkus empat pelaku spesialis jaringan pencurian hewan ternak, Rabu (14/5/2025). Dalam aksinya, para pelaku mencuri hewan ternak di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menyebut bahwa para pelaku berjumlah 6 orang. “Empat sudah ditangkap dan 2 masih buron,” sebut Ruri, Senin (19/5/2025).

Keresahan masyarakat dimulai pada Oktober 2024, ketika sapi dilaporkan hilang dari Teluk Betung, Pulau Rimau (Laporan Polisi No. LP/B/10/X/2024). Aksi serupa terulang April 2025 di belakang rumah warga Jalan Cangkring, Banyuasin III.

“Pelaku menyasar kandang sapi milik korban saat dini hari, meninggalkan jejak kekerasan,” ungkap Ruri.

Tak sampai sebulan, gelagat sama terjadi lagi di Jalan Manggus, Pangkalan Balai, Jumat 9 Mei 2025.

“Modusnya selalu terorganisir, pelaku membawa senjata, mobil, dan peralatan lengkap untuk membawa kabur hewan ternak,” ujar Ruri.

Berdasarkan laporan warga dan penyelidikan intensif, Tim PUMA Satreskrim Polres Banyuasin bergerak cepat. Pada (14/5/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, anggota mengepung lokasi di Jalan Bintang Campak, Kelurahan Seterio keempat pelaku diringkus.

Adapun para pelaku berinisial RJ (34) dan SD (30) asal Ogan Ilir, AN alias Mawi (42) warga Banyuasin, serta RS (25) dari Musi Banyuasin.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti mobil Sigra hitam sebagai kendaraan operasional, senjata rakitan beserta lima butir amunisi, empat bilah pisau, dua parang, hingga peralatan pendukung seperti tali, senter, topeng, dan plat mobil palsu, lima ponsel serta pakaian yang diduga digunakan saat beraksi turut diamankan.

“Berdasarkan hasil interogasi para pelaku mencuri lantaran tekanan ekonomi,” kata Ruri.

“Mereka merencanakan aksi berikutnya di Betung sebelum kami menggagalkannya,” sambung Ruri.

Hewan hasil curian diduga dijual ke pasar gelap atau ke penampung yang telah bekerja sama. “Kini keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Banyuasin,” terang Ruri.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.

“Laporkan apabila ada aktivitas mencurigakan, seperti mobil atau orang asing yang mondar-mandir di area peternakan,” pesan Ruri.

Camat Banyuasin III Santo menyambut baik keberhasilan ini. “Terima kasih kepada Kapolres dan jajaran. Warga kini bisa bernapas lega,” ucap Santo. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB