EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Kabupaten Empat Lawang untuk menjalani pengabdian selama satu tahun. Kehadiran para dokter muda itu disambut Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin, AP, MM bersama jajaran Dinas Kesehatan dalam kegiatan perkenalan di Ruang Rapat Sekda, Rabu (17/9/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Empat Lawang, Deri Kurniawan, Skm, mengatakan para dokter tersebut merupakan peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan III Tahun 2026.
Dokter muda ayakn ditempatkan di empat lawang berjumlah 16 orang dengan Ditempatkan di tiga Wahana dengan sistem dua siklus RSUD dan Puskesmas secara bergantian “Wahana Penempatan Jumlah Dokter RSUD Kabupaten Empat Lawang 8 orang, Puskesmas Tebing Tinggi 4 orang dan Puskesmas Muara Pinang 4 orang dengan total 16 orang” kata Deri
Perwakilan dokter internship, dr. Muhammad Umar Mukhtar Hasan menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemkab.
“Semoga dalam jangka waktu satu tahun ini kami dapat belajar, kami dapat memperbaiki diri selama di Empat Lawang ini,” ujarnya singkat
Sementara sekda empat lawang, H Fauzan Khoiri denin AP MM, Dalam arahannya, menyampaikan
Kehadiran 16 dokter internship diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD dan dua Puskesmas, sekaligus memberi pengalaman langsung bagi dokter muda dalam melayani masyarakat, dan tidak hanya meminta para dokter bekerja profesional, tetapi menekankan pentingnya sikap, perilaku dan cara menerima pasien. “Orang yang datang ke tempatmu itu rata-rata adalah orang yang ingin dalam kondisi keadaan tidak baik-baik saja, alias sakit. Baik orang yang bersangkutan maupun keluarganya,” ujar Fauzan.
Ia menggambarkan bagaimana sambutan ramah seorang dokter bisa membuat pasien merasa lebih tenang dan yakin untuk sembuh, dan perbedaan pengalaman pasien tidak selalu soal obat, tapi soal sikap pelayanan.
lanjut, Fauzan juga mengingatkan besarnya tanggung jawab dokter karena berhubungan langsung dengan nyawa manusia dan meminta para dokter terus meningkatkan kemampuan, menjaga sikap, dan segera komunikasikan jika ada dinamika di lapangan kepada Dinkes. “Kalau ada dinamika dalam tugas itu hal yang biasa, tapi kalau ada masalah harus segera diselesaikan,” imbuhnya
Lebih lanjut, Fauzan memastikan Pemkab akan memberikan dukungan penuh selama pengabdian. Ia meminta para dokter menganggap masa di Empat Lawang sebagai bagian perjalanan hidup. “Awali dengan bismillah, niatkan dengan lillahi ta’ala, akhiri dengan alhamdulillah. Insya Allah akan bernilai ibadah,” Pungkasnya
Penulis : Yun
Editor : Jaks


















