SUARAPUBLIK. ID, PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan mengerahkan sebanyak 1.254 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di Kota Palembang dan Lubuklinggau, Senin (15/6/2026).
Selain personel gabungan, dua ekor anjing pelacak (K9) turut disiagakan guna mendukung pengamanan di sekitar Gedung DPRD Sumsel, Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Personel telah ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk untuk pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama aksi berlangsung,” kata Nandang.
Dari total 1.254 personel yang diterjunkan, sebanyak 984 personel bertugas di wilayah hukum Polrestabes Palembang. Jumlah tersebut terdiri dari 455 personel Polrestabes Palembang dan 529 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Sumsel.
Sementara itu, pengamanan aksi di Lubuklinggau melibatkan 270 personel gabungan, terdiri dari 178 personel Polres Lubuklinggau dan 92 personel BKO Brimob.
Nandang menegaskan seluruh personel telah mendapat arahan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama melakukan pengamanan.
“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, menjaga situasi kondusif, serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku agar penyampaian aspirasi dapat berjalan aman dan lancar,” pungkas Nandang.
Hingga sore hari, massa aksi masih menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Sumsel. Aparat kepolisian terus melakukan pemantauan dan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif.
Penulis : Uci
Editor : Jaks















