PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Seorang remaja putri bernama Ika (18) menjadi korban dugaan pengeroyokan yang diduga dipicu rasa iri terkait pekerjaan. Korban mengaku diserang oleh tiga perempuan setelah dirinya diterima bekerja di Warung Container Mama Decko, sementara para terlapor tidak diterima bekerja di tempat yang sama.
Tidak terima atas kejadian yang dialaminya, warga Lorong Jaya Laksana, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), Palembang itu didampingi sang ibu melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang.
Kepada petugas, Ika menuturkan insiden itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Warung Container Mama Decko, Jalan KH Moh Asyik, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.
Saat kejadian, korban sedang bekerja seperti biasa di lokasi. Tak lama kemudian, salah satu terlapor berinisial AN bersama dua rekannya datang menemui korban.
“Saat itu saya sedang bekerja. Kemudian mereka datang bertiga menemui saya,” ujar Ika saat membuat laporan.
Menurut korban, para terlapor diduga merasa iri karena dirinya diterima bekerja di warung tersebut, sedangkan mereka tidak.
“Mereka iri karena saya diterima bekerja, sementara mereka tidak. Setelah itu mereka langsung menyerang saya,” katanya.
Korban mengaku mengalami kekerasan fisik berupa cekikan, tamparan, dan jambakan rambut yang dilakukan secara bersama-sama oleh para terlapor.
“Karena itu saya melapor ke polisi agar mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Ika mengalami sejumlah luka lebam di bagian leher, kepala, dan wajah.
Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui personel Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan.
“Laporan korban sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” ujarnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks
















