Diduga Iri Tak Diterima Kerja, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : korban membuat laporan polisi

Foto : korban membuat laporan polisi

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Seorang remaja putri bernama Ika (18) menjadi korban dugaan pengeroyokan yang diduga dipicu rasa iri terkait pekerjaan. Korban mengaku diserang oleh tiga perempuan setelah dirinya diterima bekerja di Warung Container Mama Decko, sementara para terlapor tidak diterima bekerja di tempat yang sama.

 

Tidak terima atas kejadian yang dialaminya, warga Lorong Jaya Laksana, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), Palembang itu didampingi sang ibu melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang.

 

Kepada petugas, Ika menuturkan insiden itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Warung Container Mama Decko, Jalan KH Moh Asyik, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

 

Saat kejadian, korban sedang bekerja seperti biasa di lokasi. Tak lama kemudian, salah satu terlapor berinisial AN bersama dua rekannya datang menemui korban.

 

“Saat itu saya sedang bekerja. Kemudian mereka datang bertiga menemui saya,” ujar Ika saat membuat laporan.

 

Menurut korban, para terlapor diduga merasa iri karena dirinya diterima bekerja di warung tersebut, sedangkan mereka tidak.

 

“Mereka iri karena saya diterima bekerja, sementara mereka tidak. Setelah itu mereka langsung menyerang saya,” katanya.

 

Korban mengaku mengalami kekerasan fisik berupa cekikan, tamparan, dan jambakan rambut yang dilakukan secara bersama-sama oleh para terlapor.

 

“Karena itu saya melapor ke polisi agar mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.

 

Akibat kejadian tersebut, Ika mengalami sejumlah luka lebam di bagian leher, kepala, dan wajah.

 

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui personel Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan.

 

“Laporan korban sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” ujarnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim
1.254 Personel Gabungan dan Unit K9 Diterjunkan, Polda Sumsel Amankan Aksi Mahasiswa di Palembang-Lubuklinggau
Pembina BPH PB PGRI Sumsel: Siap Tinggalkan Yayasan Jika Ada Putusan Pengadilan
Ketum YPLP PT PGRI Sumsel Segel Kantor yang Digunakan BPH, Klaim Selamatkan Aset Yayasan
Terungkap! Wanita Hamil yang Ditemukan Tergantung di Ogan Ilir Ternyata Dibunuh Kekasih Sendiri
Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor
Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku
PT Gembala Sriwijaya Hormati Proses HGU, Warga Tanjung Baru Diberi Kesempatan Kelola Lahan Belum Produktif
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:44 WIB

PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim

Senin, 15 Juni 2026 - 16:42 WIB

1.254 Personel Gabungan dan Unit K9 Diterjunkan, Polda Sumsel Amankan Aksi Mahasiswa di Palembang-Lubuklinggau

Senin, 15 Juni 2026 - 16:40 WIB

Diduga Iri Tak Diterima Kerja, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:55 WIB

Ketum YPLP PT PGRI Sumsel Segel Kantor yang Digunakan BPH, Klaim Selamatkan Aset Yayasan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:24 WIB

Terungkap! Wanita Hamil yang Ditemukan Tergantung di Ogan Ilir Ternyata Dibunuh Kekasih Sendiri

Berita Terbaru

Empat Lawang

Ketua AMKI Empat Lawang Silaturahmi dengan Kapolres Empat Lawang

Senin, 15 Jun 2026 - 17:03 WIB