Transparansi Jadi Kunci, SMK Sumsel Jaga Kepercayaan Orang Tua Lewat Dana Komite

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMK Negeri Sumsel, Drs. Zulkarnain, MT

Kepala SMK Negeri Sumsel, Drs. Zulkarnain, MT

SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG – Di tengah keterbatasan anggaran pendidikan, SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) berupaya menjaga mutu layanan belajar melalui pengelolaan dana sumbangan komite secara transparan dan akuntabel. Kepala SMK Negeri Sumsel, Drs. Zulkarnain, MT, menegaskan bahwa seluruh pengelolaan dana dilakukan berdasarkan hasil rapat bersama wali murid dan pengurus komite.

“Seluruh keputusan terkait sumbangan komite dibahas secara terbuka. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung delapan standar layanan pendidikan, mulai dari sarana prasarana hingga kerja sama industri,” ujar Zulkarnain, Selasa (11/11/2025).

Ia menuturkan, sebagian besar fasilitas sekolah sudah berusia lebih dari empat dekade. Sumbangan komite menjadi penopang penting dalam memperbarui peralatan praktik agar siswa dapat belajar sesuai kebutuhan industri modern.

“Sekolah ini berdiri 46 tahun lalu. Banyak alat praktik yang sudah usang. Dukungan komite sangat membantu kami menyiapkan siswa yang siap kerja,” kata dia.

Selain pembenahan fasilitas, Zulkarnain menyebut, sekolah juga memiliki lebih dari 70 tenaga honorer yang membutuhkan dukungan transportasi dan operasional. “Tanpa bantuan komite, sulit bagi kami menjaga layanan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya menambahkan.

SMK Negeri Sumsel saat ini menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar seperti Toyota, Yamaha, dan Hotel Arista melalui program kelas industri. Program ini memberikan pengalaman belajar langsung di dunia kerja.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi global. Sumbangan komite memungkinkan kami menjalin kerja sama strategis dengan dunia industri,” tutur Zulkarnain.

Ia menekankan, partisipasi wali murid bukanlah kewajiban, melainkan bentuk gotong royong untuk kemajuan pendidikan.

“Sumbangan komite adalah wujud kepedulian bersama. Semua dilakukan dengan asas transparansi dan manfaat untuk siswa,” katanya.

Ketua Komite SMK Sumsel, Sugian, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar rapat bersama wali murid pada 8 September 2024 guna menyampaikan program dan rencana penggunaan dana. Namun, diakui masih ada sebagian orang tua yang belum memahami tujuan penggalangan dana tersebut.

“Kalau ada wali murid yang keberatan, kami terbuka berdiskusi dan mencari solusi. Tidak ada paksaan, dan hak siswa tetap kami jamin,” tegas Sugian.

Ia memastikan, dana yang dihimpun tidak digunakan untuk guru atau pengurus komite, melainkan sepenuhnya untuk kebutuhan siswa, seperti pengadaan alat praktik, transportasi guru honorer, serta perawatan fasilitas sekolah.

Mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Komite Sekolah berperan mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penggalangan dana berbasis partisipasi masyarakat. Penggalangan dana oleh Komite SMK Sumsel bersifat sumbangan atau bantuan pendidikan, bukan pungutan.

Melalui sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua, SMK Negeri Sumsel optimistis mampu terus mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Kami ingin SMK Sumsel menjadi sekolah unggulan yang melahirkan generasi kompeten dan berdaya saing tinggi,” pungkas Zulkarnain.

Berita Terkait

Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Berita Terbaru