Tolak Rujuk, Susanti Malah Disiram Air Keras

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susanti Haryani korbam KDRT yang disiram air keras oleh ex suami sirinya dan kini tengah dirawat di rumah sakit.
Foto: ist

Susanti Haryani korbam KDRT yang disiram air keras oleh ex suami sirinya dan kini tengah dirawat di rumah sakit. Foto: ist

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Susanti Hariyani (30) mengalami luka bakar di tubuh hingga wajah, akibat disiram air keras oleh mantan suami sirinya, YME (45), terjadi diduga karena ia menolak diajak rujuk.

Tidak hanya Susanti, namun anaknya yang berusia tujuh tahun inisial DA, juga mengalami luka bakar di bagian wajah karena ikut terkena siraman air keras oleh pelaku.

Susanti menjelaskan, pada saat kejadian, anaknya persis di sebelah badannya makanya ikut terkena air keras. “Saya dengan pelaku nikah siri dan kami tidak punya anak, dan anak yang menjadi korban ini merupakan  anak sama suami saya sebelumnya,” ujar Susanti saat dihubungi melalui telepon, Selasa (11/1/2022).

Ia menjelaskan, bahwa aksi tersebut terjadi di rumah ibunya Susanti di Jalan Aman Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Jumat (6/1/2022) sekitar 15.00 WIB. “Dia (mantan suami siri, red) mau mengajak rujuk, namun saya tolak,” kata Susanti.

Ditanyai sudah berapa lama berpisah dengan suami sirihnya tersebut, Susanti mengakui sudah lebih satu tahun dan memilih tinggal bersama ibunya. Susanti mengaku berpisah dengan mantan suaminya lantaran selalu mendapat perlakukan KDRT.

“Rasa teror dan rasa tidak tenang saya benar terbukti karena pelaku melakukan penyiraman air keras kepada saya dan anak saya? Dan setelah melakukan aksi itu pelaku (YME)
kabur meninggalkan saya dan anak saya,” katanya. Selasa (11/1/2022).

Susanti mengungkapkan, bahwa sebelum kejadian ia merasa dibuntuti oleh pelaku dari tempat kerja sampai pulang ke rumah.

“Waktu pulang, saya diingatkan sama tetangga kalau ada dia di sana. Kemudian waktu itu saya sempat ke rumah kakak terus minta jemput ibu untuk pulang ke rumah,” jelasnya.

Pada saat sampai di rumah, ternyata pelaku
sudah nunggu di depan. “Pelaku teriak mau bunuh saya dan langsung siram air, kemudian saya berbalik badan, makanya kena banyak di punggung. Karena meraaa sakit lantas saat itu juga saya langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Setelah kejadian itu Susanti langsung membuat laporan ke Polsek Sukarami. “Dia masih berkeliaran, saya harap dia segera ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” tutupnya. (Etr)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB