Tim SAR Temukan Jasad Kernet Speedboat Mengapung di Sungai Musi

- Redaksi

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jamakani alias Zamani (34), yang berprofesi sebagai kernet Speedboat Semoga Jaya, yang diduga hilang di perairan Sungai Musi disekitaran Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Banyuasin, ditemukan Tim SAR gabungan, Senin malam (8/7/2024).

Kantor SAR Palembang selaku Koordinator dalam pelaksanaan Operasi SAR membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat.

“Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan kapal RIB serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat disepanjang pesisir sungai musi,” jelas Kepala SAR Palembang, Raymond Konstantin, Selasa (9/7/2024).

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, akhirnya sekitar pukul 22.19 WIB, korban berhasil ditemukan mengapung dipinggir Sungai Musi dalam keadaan meninggal dunia, tepatnya di bawah Jembatan Musi 6 atau sekitar radius 7.49 NM dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, dilanjutkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan/visum.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ujar Raymond.

Sebelumnya, kejadian berawal pada Sabtu (6/7/2024), sekitar pukul 15.30 WIB, Speedboat 400 PK dengan nama Semoga Jaya, dinahkodai Ansori berangkat dari Dermaga Tugu Belido BKB Palembang tujuan PT OKI Pulp Sei Baung, membawa 20 orang penumpang dan 1 orang kernet atas nama Zamani.

Setelah sekitar 30 menit perjalanan atau sekitar pukul 16.00 WIB, Ansori berlabuh di rumah rakit di daerah Mariana Banyuasin I untuk membeli BBM. Saat membeli BBM, Ansori mencari kernetnya Jamakani alias Zamani.

Namun setelah dicari diseluruh bagian Speedboat zamani tidak kunjung ditemukan. Diduga kuat ia terjatuh ke Sungai saat dalam perjalanan.

Selama berlangsungnya operasi SAR, turut melibatkan unsur SAR dari Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Dishub, dan Masyarakat serta pihak keluarga korban. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB