BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Perkebunan (BPDP) bersama PT Iskol Agridaya Internasional menggelar pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi 101 pekebun kelapa sawit Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di Hotel Aryaduta Palembang pada 9–14 Juni 2026.

 

Agenda yang menggandeng Ditjen Perkebunan Kementan RI ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong tata kelola perkebunan rakyat yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

 

“Menerapkan ISPO memiliki keuntungan salah satunya meningkatkan produktifitas dengan menerapkan GAP kelapa sawit yang di atur dalam ISPO kemudian dapat meningkatkan akses pasar dan dapat tertelusur sehingga diketahui asal usul CPO dan tentunya dengan peningkatan kesejahteraan petani,” ujar perwakilan Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Tulus Margono, Rabu (10/6/2026).

 

Tulus menyampaikan jika pasca pelatihan ini para peserta diharapkan segera mengaplikasikan standar tersebut di lahan masing-masing agar dapat berlanjut ke tahap sertifikasi.

 

“Setelah mendapatkan pelatihan ISPO ini bapak dan ibu dapat menerapkan di wilayah kebun masing-masing sehingga kedepannya dapat dilanjutkan pelatihan dan Internal Control System dan dapat fasilitasi sertifikasi ISPO yang difasilitasi ke program sapras yang didanai BPDP,” imbuhnya.

 

Secara resmi, ia membuka kegiatan tersebut dan meminta 101 pekebun yang terbagi dalam tiga kelas pembelajaran itu untuk menyimak seluruh materi bimbingan teknis dengan seksama.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Dedy Kurniawan, mengungkapkan jika daerahnya memegang peranan krusial karena memiliki luasan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terbesar di tanah air.

 

“Peremajaan sawit (PSR) Kab. OKI merupakan yang terluas di Indonesia dengan total 36.674,4144 Ha dengan 50 Kelembagaan pekebun peserta PSR,” ungkapnya.

 

Sebagai daerah dengan implementasi PSR terluas, Kabupaten OKI diharapkan mampu memberikan pengaruh positif terhadap stabilitas harga jual komoditas kelapa sawit di tingkat petani.

 

Dedy menekankan bahwa setelah target peremajaan tercapai, fokus utama harus bergeser pada perbaikan tata kelola produksi, pemenuhan standar mutu, serta penguatan kualitas SDM pekebun.

 

“Semoga kita semua diberikan kesehatan selama 6 hari pelatihan ini dan diharapkan peserta tidak bosan mengikuti pelatihan serta memanfaatkan kesempatan pelatihan ini,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Sumatra Selatan, Havizman mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan penuh komitmen agar ilmu yang didapat bisa langsung diimplementasikan.

 

“Mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan pemahaman ISPO yang diperoleh dapat diterapkan di lapangan serta disebarluaskan kepada pekebun lainnya di wilayah masing-masing,” tuturnya.

 

Havizman bersama perwakilan Ditjenbun juga menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki nilai politis dan strategis dalam memosisikan pekebun mandiri sebagai motor penggerak transformasi industri hijau.

 

Sinergi antara BPDP, Ditjen Perkebunan, dan ISKOL ini diproyeksikan mampu mencetak agen perubahan di tingkat tapak yang mampu menularkan prinsip-prinsip budidaya berkelanjutan kepada pekebun swadaya lainnya.

 

“Melalui investasi pengetahuan ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan pada aspek produktivitas dan kesejahteraan petani sawit di Kabupaten Ogan Komering Ilir secara berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Larangan Vape Berlaku Nasional, Polda Sumsel Ingatkan Personel dan Pengunjung Patuhi Aturan
Polda Sumsel Bergerak Cepat, Pria 31 Tahun Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diamankan
Saksi Bongkar Dugaan Pungli di KSOP Karang Agung, Rp2,5 Juta Sekali Terbit SPB
Telkomsel Hadirkan Bagi-Bagi Bahagia: Makin Sering Transaksi, Makin Besar Peluang Menangkan Mobil dan Motor
Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus
UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 
Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan 17 Orang dan Enam Butir Ekstasi
Polisi Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Amankan 17 Orang dan 6 Butir Ekstasi 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Larangan Vape Berlaku Nasional, Polda Sumsel Ingatkan Personel dan Pengunjung Patuhi Aturan

Senin, 2 November 2026 - 13:21 WIB

Polda Sumsel Bergerak Cepat, Pria 31 Tahun Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diamankan

Senin, 2 November 2026 - 13:14 WIB

Saksi Bongkar Dugaan Pungli di KSOP Karang Agung, Rp2,5 Juta Sekali Terbit SPB

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Telkomsel Hadirkan Bagi-Bagi Bahagia: Makin Sering Transaksi, Makin Besar Peluang Menangkan Mobil dan Motor

Minggu, 1 November 2026 - 16:02 WIB

Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus

Berita Terbaru