Terkait Dugaan Penganiayaan Siswi SD 150, Kuasa Hukum Korban Tunggu Hasil dari Dokter

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim LBH Bima Sakti. (Photo: Kiki Nardance)

Tim LBH Bima Sakti. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti, selaku penasehat hukum dari FR (7), siswi Kelas I SD Negeri 150 Palembang yang matanya memerah usai pulang sekolah, angkat bicara terkait kondisi korban saat ini.

Dr Conie Pania Putri  mengatakan, untuk perkembangan kesehatan dari FR sudah mulai membaik. Korban sendiri telah pulang ke rumah untuk rawat jalan.

“Untuk perkembangan kasus f, ananda sudah pulang ke rumah, karena kondisinya mulai membaik. Kami masih meminta dokumen hasil pemeriksaan secara resmi, dari dokter mata, anak, dan beberapa dokter yang menanganinya,” ujar Conie.

Conie menyebutkan pihaknya telah menerima kabar bahwa mata merah yang dialami oleh FR dikarenakan sakit. Namun pihaknya masih menunggu hasil resmi dari pihak terkait.

“Kami belum mendapatkan keterangan itu secara resmi, meski sudah secara lisan. Kami ingin mendapatkan secara resmi, sehingga kami bisa mengetahui apakah medis yang diderita F. Dan kami masih memantau perkembangan kesehatan di rumah, dia belum sekolah masih rawat jalan,” tegasnya.

Terkait laporan di Polrestabes Palembang, Conie menyebutkan pihak kepolisian dalam hal penyidik, masih memanggil atau meminta keterangan saksi. Pihaknya selaku kuasa hukum selalu berkoordinasi dengan penyidik.

“Penyidik Sudah tiga kali datang ke sekolah, untuk meminta keterangan guru dan siswa dan lainnya yg berhubungan dengan masalah ini. Nanti kami siang akan koordinasi lg dgn penyidikan, kami belum bisa memastikan secara resmi. Kami minta Masyarakat harus tetap sabar menunggu, satu sampai dua hari ini akan menyampaikan rilis resmi bersama keluarga, apakah ada unsur kekerasan atau tidak atau murni faktor kesehatan,” ungkap dia.

Ditambahkan oleh Direktur LBH Bima Sakti M Novel Suwa. Pihaknya telah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) dari Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.

“Penyidik sudah memeriksa empat orang saki, hasil visum hari ini keluar. Jadi SP2HP cuma menjelaskan bahwa sudah memeriksa saksi, dari pihak sekolah dan lingkungan. Pada intinya sp2hp, keterangan lanjut penyidik yang akan menjelaskan semuanya,” tutur dia. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Kuasa Hukum Terdakwa: Keterangan Lima Petambak Meringankan Sapriadi, Dana KUR Tak Seluruhnya Dinikmati PT KIM
Kuasa Hukum Bongkar Fakta Persidangan, Bantah Cartridge Vape Dua Mahasiswa UIN Jambi Mengandung Etomidate

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:38 WIB

Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa

Berita Terbaru