SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terbukti bersalah telah menerima gratifikasi dalam pemerasan dan penerbitan surat Keterangan Layak K3 pada sejumlah perusahaan, terdakwa Deliar Marzoeki dijatuhi vonis 5 tahun penjara.
Vonis terhadap mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sumatera Selatan (Sumsel) itu, dibacakan Majelis Hakim Idi il Amin SH MH dihadapan JPU Kejari Palembang M Syaran Jafizhan SH, serta tim kuasa hukum terdakwa, pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Rabu (16/7/2025).
Dalam Amar Putusan majelis hakim, menyatakan bahwa perbuatan terdakwa Deliar Marzoeki terbukti bersalah melakukan perbuatan gratifikasi dalam pemerasan dan penerbitan surat Keterangan Layak K3.
Sehingga atas perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 12 B ayat (1), ayat (2) Jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Deliar Marzoeki oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 tahun serta denda Rp 250 juta subsider 6 bulan,“ tegas Hakim Ketua, saat bacakan Amar putusan di persidangan.
Selain di hukum pidana penjara oleh majelis hakim, terdakwa Deliar Marzoeki juga dihukum dengan membayar Uang penganti (UP) Sebesar Rp 1,3 miliar lebih dengan ketentuan apabila uang tersebut tidak sanggup dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun.
Setelah mendengarkan putusan yang dibacakan oleh majelis hakim terdakwa Deliar Marzoeki melalui kuasa hukumnya serta JPU menyatakan sikap pikir pikir terhadap putusan tersebut.
Untuk diketahui, dalam sidang sebelum terdakwa Deliar Marzoeki dituntut JPU kejari Palembang drngan pidana penjara selama 8 tahun serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan.
Serta JPU juga menuntut terdakwa Deliar Marzoeki juga dikenakan pidana tambahan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 1,3 miliar dengan ketentuan apabila tidak sanggup membayar maka diganti dengan pidana penjara selama 4 Tahun. (ANA)

















