Tergiur Anaknya Dijanjikan Main Film, IRT Malah Tertipu Rp 6,5 Juta

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Alih-alih mendapatkan tawaran peran Skenario pada sebuah film untuk anaknya, tetapi malah membuat Tatik Purwanti (39), menjadi korban penipuan dan uangnya sebanyak Rp 6,5 juta pun raib ditangan pelaku.

Tak terima sudah menjadi korban penipuan membuat warga Lorong Aman Kecamatan Plaju, Palembang ini melaporkan kejadian tersebut ke pengaduan Polrestabes Palembang, kemarin. Dan berharap atas laporan pelaku dapat ditangkap.

Kepada petugas piket pengaduan Tatik menuturkan peristiwa tersebut dialaminya pada Sabtu (1/3/2025), sekitar pukul 14.37, sekitar pukul 14.37 WIB. di jalan Brigjen Hasan Kasim Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Berawal, saat Terlapor yakni MW, mengaku bawah dirinya memiliki proyek Film produksi. Kemudian Terlapor menawarkan peran kepada anak korban. “Kejadian ini memang sudah lama pak. Baru salah laporkan. Karena dia kemarin berniat untuk mengembalikan uang saya,” ungkapnya kepada petugas.

Merasa ada kesempatan anaknya masuk dalam sebuah peran di film, saat itu Tatik gembira dan menerima tawaran tersebut. Namun dirinya dimintai sejumlah uang Rp 6,5 juta. “Saya diminta yang pak dengan jumlah total Rp 6,5 juta dan saya TF ke no rek 0661258241,” katanya.

Namun, setelah di tunggu tunggu apa yang dijanjikan oleh terlapor tak terwujud kepada anaknya. “Dari situlah saya curiga dan meminta kembalikan uang. Hingga saya laporkan, uang saya belum dikembalikan,” katanya.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban terkait dugaan penipuan.

“Laporan sudah diterima dan segera ditindaklanjuti anggota Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan melakukan pemanggilan terhadap Terlapor,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi
Dua Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap, 16,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan di Palembang
Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 15:59 WIB

Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Kamis, 23 April 2026 - 15:51 WIB

Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan

Berita Terbaru

Caption FOTO : *TAUSIYAH* - Ustadz Imron Supriyadi, S.Ag, M.Hum, Pengasuh Pondok Pesantren Laa Roiba Muaraenim, sedang menyampaikan tausiyah dalam acara Pengajian Rutin Bulanan (FORSAPSS) Di Masjid Agung Muaraenim, Jumat (24/4/2026). Foto.Dok.FORSAPSS / Surtini

Muaraenim

Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati

Sabtu, 25 Apr 2026 - 09:30 WIB