Terekam CCTV, Dua Pria Ini Curi Tembaga di Tempatnya Bekerja

- Redaksi

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, mengamankan dua pencuri tembaga di pabrik Kerupuk Ampera 89 di Jalan Soak Simpur, Lorong Gotong Royong, Kecamatan Sukarami Palembang, saat sedang bekerja di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedua pelaku yakni Kusmiyadi (23) warga Dusun I, Desa Tunas Jaya, Kelurahan Tunas Jaya, Kecamatan Pemaca, Kabupaten OKU Selatan dan Vido Riyadi (23) warga Desa talang kebang, Kelurahan Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin. Keduanya diketahui merupakan karyawan korban Saryanto (40).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bahwa tertangkapnya pelaku atas laporan pemilik pabrik Kerupuk Ampera 89 tempat para pelaku bekerja.

“Berkat rekaman CCTV yang diberikan korban, kita berhasil mengamankan kedua pelaku saat bekerja di TKP dan tanpa perlawanan anggota kita langsung membawa keduanya ke Mapolrestabes Palembang,” ujarnya, Rabu (8/12/2021).

Dari keterangan para pelaku, lanjut dia mengatakan, bahwa keduanya menunggu situasi aman jadi pada Sabtu dini hari (4/12/2021) sekitar pukul 00.05 WIB. Keduanya melakukan aksi pencurian tembaga yang menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp5 juta.

Selain mengamankan pelaku anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa satu helai baju kaos warna hitam dan satu helai celana pendek warna coklat. “Atas ulahnya keduanya terancam hukuman penjara diatas lima tahun penjara,” tuturnya.

Sementara itu, pelaku Vido mengakui perbuatannya. “Kami melakukan aksi itu berdua, kami mengambil tembaga yang sudah terpotong dan di jual ke tukang barang bekas seharga Rp400 ribu,” tuturnya.

Dirinya menuturkan, bahwa sudah bekerja dengan korban sekitar dua tahun terakhir dan tinggal di mes yang disiapkan korban untuk para karyawannya. “Kami melakukan aksi itu ditempat kerja kami dan situasi mendukung kami melakukannya tanpa memakai alat karena tembaga itu sudah terpotong,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB