Tegur Tetangga Buang Sampah, Lunta Malah Jadi Korban Penganiayaan

- Redaksi

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan Polisi di SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan Polisi di SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hanya karena melarang buang sampah jangan sembarangan, membuat Lunta (50), seorang ibu rumah tangga di Palembang, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan tetangganya sendiri.

Tak terima dengan peristiwa tersebut, membuat warga Jalan Kasnariansyah, Lorong Kurnia, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Senin (15/9/2025).

Kepada petugas piket pengaduan, Lunta menuturkan, peristiwa tersebut dialaminya terjadi pada Jumat (12/9/2025), sekitar pukul 13.00 WIB, saat dirinya berada di rumahnya. Berawal ketika korban dan kedua Terlapor yakni EB dan KR, yang merupakan tetangganya berada di TKP.

Lalu korban dan kedua Terlapor melihat sampah berbentuk bulu ayam (bau) disangkutkan di rumah miliknya. Lalu korban menegur Terlapor EB, namun saat itu Terlapor EB tidak terima dan terjadi cek cok mulut antar keduanya.

“Jadi awalnya saya ini melihat ada sampah bulu ayam. Disangkutkan di dinding pagar rumah saya. Lalu saya tegur Terlapor tidak terima. Kemudian terjadi Cek-cok mulut,” ungkapnya.

Tidak terima, Terlapor langsung masuk ke dalam rumah. Dia kembali sambil membawa pisau. “Dia masuk rumah. Lalu kembali keluar membawa pisau sambil mengarahkan kepada saya dan mengomel ngomel,” ungkapnya.

Lanjut Korban, tidak mau terjadi apa apa, ia pun langsung masuk ke dalam rumah, namun sambil berdiri didepan pintu. “Saya masuk rumah pak. Setelah saya berdiri di depan pintu rumah. Ketika saya lihat ternyata EB ini memotong tali jemuran saya,” ungkapnya, sambil mengatakan saat tali jemuran di potong jemuran korban (pakaian dan celana-red) berjatuhan di tanah.

“Saya cemas pak dan berteriak. Lalu terlapor KR dengan membawa sebatang kayu memukul pinggang saya sebanyak 2 kali. Hingga saya terjatuh,” bebernya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami luka memar di bagian pinggang. “Saya tidak terima oleh itu lah saya melapor kesini berharap pelaku ditangkap atas laporan saya,” kata Lunta.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan korban terkait penganiayaan. “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru