Tanyakan Sisa Utang, Upit Malah Dianiaya

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami seorang nenek 5 cucu di Palembang ini. Ia yakni Upit (65). Dirinya sudah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri. Akibat peristiwa yang dialaminya, membuat Kening kepala Upit robek (luka).

Tidak peristiwa dengan peristiwa yang dialaminya, ditemani keluarga, Upit yang tercatat sebagai warga Jalan Ali Gatmir Kecamatan IT III Palembang ini, melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (20/9/2025).

Dihadapan petugas, Upit menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/9/2025), sekitar pukul 07.30 WIB, tidak jauh dari rumahnya. “Kejadian ini tidak jauh dari rumah. Saat itu saya hendak menagih sisa utang kepada keluarga Terlapor yakni JH,” katanya.

Lalu, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), terjadi keributan Cek-cok mulut. Sehingga terlapor yang mengetahui adanya cek cok ini merasa terganggu.

“Saya menangih utang sama keluarganya. Terjadi cek cok keributanlah. Saat itu ada terlapor. Dia malah marah-marah karena merasa terganggu,” katanya.

Saat itu, tanpa sepengetahuan korban, terlapor langsung melempar cangkir plastik yang berisikan es batu ke muka korban. “Saya langsung dilempar dengan cangkir plastik yang berisi es batu ke muka saya,” ungkapnya.

Merasa panik, korban takut dan tidak bisa melakukan perlawanan dan memutuskan untuk pulang. Ketika meraba kening ternyata korban pun mengalami luka robek di kening. “Saya tidak terima pak oleh itulah saya laporkan kesini. Berhadap pelaku ditangkap,” harap Upit.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Yudi membenarkan adanya laporan korban terkait kasus Penganiayaan.

“Laporan sudah kita terima dan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk melalukan Penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB