SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga hendak terjadi serempetan motor, dan lantaran menegur Terlapor dengan kata-kata ” Payo Kakak ini tikungan jangan Ngebut Nian” malah membuat Samuel Meideline (25), jadi korban penusukan.
Tak terima sudah ditusuk dengan mengunakan obeng, membuat warga jalan Srijaya Komp Pemd Blok A3 Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang ini melapor ke Polrestabes Palembang, Jumat (29/8/2025).
Dihadapan petugas pengaduan, Samuel yang berstatus mahasiswa ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/8/2025), sekitar pukul 07.29, di jalan Urip Sumoharjo Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT I, Palembang.
Berawal, dirinya saat berpapasan dengan terlapor (Lidik-red) korban pun hampir terserempet telapor. “Jadi saat itu saat baru saja pulang dari rumah pasar pak. Lalu melintas di TKP. Kemudian terlapor ini ngebut hampir menyerempet saya,” ungkapnya, kepada petugas.
Korban yang hampir saya diserempet, berkata spontan “Payo Kakak ini tikungan jangan Ngebut Nian” . Diduga tidak terima mendengar perkataan korban membuat Terlapor langsung stop dan turun dari motornya.
“Tidak terima pak mendengar kata kata saya. Terlapor stop dan langsung turun dengan memegang obeng,” katanya.
Saat itu terlapor tanpa bicara langsung menusuk korban dengan mengunakan obeng. “Saya ditusuk pak dengan obeng oleh terlapor, oleh itulah saya melapor kesini berharap Terlapor ditangkap atas laporan saya,” harapnya.
Akibat peristiwa ini korban mengalami luka robek di bagian belikat kiri dan luka robek di bagian kepala.
Sementara, KA SpK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait peristiwa penganiayaan yang dialaminya. “Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

















