SUARAPUBLIK.ID PAGAR ALAM – Kabar membanggakan datang dari Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (PD-IKADI) Kota Pagar Alam. Di tengah persoalan klasik yang sering dikeluhkan masyarakat, yakni seringnya masjid-masjid di Pagar Alam kekurangan khatib Jumat, IKADI Pagar Alam justru tampil heroik dengan berkontribusi memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam Pelatihan Khatib Nasional.
Pelatihan akbar yang digelar serentak secara nasional oleh Pimpinan Pusat IKADI ini berhasil mencatatkan sejarah dengan jumlah peserta pelatihan khatib terbanyak se-Indonesia. Dan IKADI Kota Pagar Alam menjadi salah satu daerah yang berkontribusi aktif menyumbang peserta dan mencetak khatib-khatib baru.
Khusus di Kota Pagar Alam, kurang lebih 60 peserta dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, guru, dan pengurus masjid bahkan anggota Polri ikut berpartisipasi dalam giat tersebut dengan pemateri yang berkompeten dalam bidang dakwah.
Ketua IKADI Kota Pagar Alam H Nasrul Basri mengungkapkan, fakta di lapangan memang miris. Banyak masjid, terutama di pelosok desa dan masjid-masjid baru, yang setiap Jumat kelabakan mencari khatib.
“Jujur, ini latar belakang utama kami. Di Pagar Alam ini kita sering kekurangan khatib. Banyak DKM masjid yang menghubungi kami H-1 atau bahkan di hari Jumat pagi, bingung cari khatib. Kadang khatibnya itu-itu saja, berputar di masjid yang sama,”ungkapnya.
Ia mengatakan, Kondisi ini diperparah dengan minimnya regenerasi khatib muda yang mumpuni dalam menyampaikan khutbah yang tidak hanya fasih secara syariat, tapi juga relevan dengan isu kekinian.
“Masjid ada, jamaah ada, tapi khatibnya tidak ada. Ini persoalan serius. Khutbah Jumat itu bukan sekadar rukun, tapi media edukasi umat setiap seminggu sekali,” tambahnya.
Dirinya menegaskan, jika pelatihan ini tidak akan berhenti sampai disini karena nanti akan ada pelatihan berkelanjutan hingga tercipta khatib yang benar- benar profesional.
“Apalagi saat ini, ditengah krisis khatib juga sudah bisa dijadikan sebagai profesi,” tukasnya.
Penulis : Delta Handoko
Editor : Jaks


















