SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami seroang mahasiswa Universitas Sriwijaya (unsri) Indralaya ini. Sebut saja, H (18). Dirinya sudah menjadi korban kekerasan asusila yang dilakukan oleh sopir travel Indralaya yang ditumpangi.
Masih terlihat trauma ditemani ayahnya, warga Alang-Alang Lebar Palembang ini mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa yang dialaminya, Minggu (21/9/2025).
Dihadapan petugas piket pengaduan, GH menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/9/2025), sekitar pukul 08.30 WIB, saat dirinya berada di Jalan Masjid Al Ghazali, tepatnya di belakang Gedung Graha Sriwijaya Kecamatan IB I Palembang.
Berawal, saat korban menumpang travel Terlapor yakni Abdullah Wahab (Budi), dari Unsri Indralaya. “Awalnya saya menumpangi travel Terlapor hendak ke Palembang,” katanya, kepada petugas.
Lalu, saat di dalam mobil, Terlapor mencari-cari sela menanyakan seputar informasi pribadi korban. Ketika setiba di tempat kejadian perkara (TKP), Terlapor mengunci pintu mobil dan memaksa korban melakukan tindak asusila.
“Tangan saya dipegang. Selain itu dagu saya juga dipegang. Terakhir paha saya,” ucapnya.
Mencoba melakukan perlawanan, usai melakukan aksi tersebut, Terlapor langsung membuka pintu dan menurunkan korban di TKP. “Saya tidak terima. Oleh itulah saya laporkan ke sini, berharap pelaku ditangkap,” ungkapnya.
Akibat peristiwa ini korban hingga saat ini masih trauma. “Benar adanya laporan korban terkait aksi tindakan kekerasan asusila yang dilakukan seorang sopir travel. Laporkan korban sudah kita terima dan segera ditindaklanjuti petugas Satreskrim unit PPA untuk melakukan penyidikan dan nangkap pelaku,” ungkap KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah. (ANA)

















