Tag: Palembang

  • Aksi Unjuk Rasa Berjalan Kondusif, Gubernur: Bentuk Cinta Mahasiswa pada Daerah

    Aksi Unjuk Rasa Berjalan Kondusif, Gubernur: Bentuk Cinta Mahasiswa pada Daerah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan apresiasinya terhadap aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung damai pada Senin (1/9/2025).

    Ia menilai, penyampaian aspirasi oleh mahasiswa dilakukan secara tertib dan penuh tanggung jawab, tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas pemerintahan.

    “Dari kedatangan hingga kembalinya peserta aksi, semuanya terpantau aman dan terkendali. Tidak ada satu pun insiden yang terjadi. Inilah cara menunjukkan cinta kita terhadap daerah,” ujar Herman Deru kepada media.

    Menurutnya, aksi damai tersebut tidak hanya mencerminkan kedewasaan mahasiswa, tetapi juga berdampak positif terhadap stabilitas daerah, termasuk iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.

    “Saat ini ekonomi Sumsel sedang tumbuh baik, mencapai 5,42 persen, bahkan di atas angka nasional. Dengan aksi seperti ini, para pelaku usaha tidak merasa terganggu secara psikologis, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, dan investasi tetap bisa dilanjutkan,” jelasnya.

    Ia juga memastikan bahwa situasi di berbagai wilayah lain di Sumsel seperti Ogan Komering Ulu (OKU), Baturaja, dan Lubuklinggau juga berjalan kondusif meskipun gaya orasi berbeda-beda.

    “Semua berjalan baik. Saya bisa katakan, atas dukungan seluruh masyarakat, situasi di Sumsel secara umum sangat kondusif,” tegasnya.

    Gubernur Herman Deru turut menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan serta memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan pendapatnya secara terbuka dan damai.

    “Terima kasih kepada seluruh aparat keamanan yang telah bekerja luar biasa, dan juga kepada DPRD Provinsi Sumsel yang bersedia menerima langsung mahasiswa serta menyampaikan aspirasi mereka ke tingkat pusat,” katanya.

    Ia juga menyebut bahwa aspirasi yang disampaikan oleh 14 perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mewakili suara sebagian besar masyarakat Sumsel.

    “Saya, Pak Kapolda, dan jajaran menyaksikan langsung jalannya aksi lewat siaran langsung dan pantauan CCTV. Saya bangga, mahasiswa menunjukkan rasa memiliki terhadap daerah ini. Aspirasi disampaikan dengan cara yang sangat terhormat,” pungkasnya.

  • Ribuan Mahasiswa Gabungan se-Sumsel Telah Padati Simpang 5 DPRD Sumsel

    Ribuan Mahasiswa Gabungan se-Sumsel Telah Padati Simpang 5 DPRD Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mulai memadati area Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memulai aksi damai, Senin (1/9/2025).

    Kemudian, setelah lebih kurang 30 menit disusul oleh ribuan Mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (UNSRI)

    Lalu, disusul pula oleh beberapa komunitas lainnya dari gabungan Mahasiswa se-Sumsel dengan menyanyikan lagu. Buruh Tani.

    “Sepertinya ruangan-ruangan wakil rakyat kita ini sudah terkunci rapat. Mereka ini dulu ngemis-ngemis ke kita untuk jadi anggota dewan. Hari ini, pemerintah gagal mensejahterakan rakyat. Hak-hak rakyat diabaikan begitu saja,” ucap koordinator aksi unjuk rasa dari UIN Raden Fatah Palembang.

    Sebelum ribuan mahasuswa UNSRI tiba, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumsel sempat menemui massa aksi unjuk rasa. Akan tetapi setibanya rombongan susulan, membuat anggota DPRD Sumsel masuk kembali ke dalam gedung.

  • Suasana Terkini Simpang 5 DPRD Sumsel Terpantau Belum Ada Massa Aksi

    Suasana Terkini Simpang 5 DPRD Sumsel Terpantau Belum Ada Massa Aksi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rencana aksi unjuk rasa dari sejumlah universitas se-Sumsel yang akan berlangsung di simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada, Senin (1/9/2025) terpantau hingga saat ini belum tiba di lokasi.

    Dari kabar yang beredar sebelumnya, para pengunjuk rasa akan melakukan aksi demo sekitar pukul 10.30 WIB.

    Saat ini, jalan di setiap sudut simpang 5 DPRD masih terbuka dan masih dapat dilalui pengendara.

    Sementara itu, sebanyak 1.836 polisi disiagakan untuk mengamankan aksi demo yang akan di lakukan oleh ribuan mahasiswa sari sejumlah universitas se-Sumsel.

    Pihaknya menerjunkan sebanyak 1.836 personel guna mengawal dan mengamankan dan juga mengantisipasi adanya penyusup pada aksi tersebut.

    “Ada empat lompok mahasiswa yang akan melakukan unjuk rasa, yaitu Cipayung Plus, BEM Sumsel, Dema UIN RF Palembang, dan Aliansi Mahasiswa Sumsel,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono saat diwawancarai langsung di lokasi.

    Ia menjelaskan keempat kelompok tersebut akan terbagi dalam 3 sesi, yaitu dari pukul 08.00 WIB hingga sesi terakhir pada pukul 13.00 WIB.

    “Aksi akan dilakukan di 2 titik, yaitu Simpang 5 DPRD Sumsel dan Mapolda Sumsel,” jelasnya.

    Ia juga mengimbau mahasiswa untuk menggunakan identitas kelompoknya, untuk menghindari penyusup yang tidak bertanggung jawab.

    “Kami berharap rekan-rekan yang akan datang aksi dapat memakai sebuah identitas. Dengan demikian, penyampaian pendapat tetap terkawal tanpa adanya penyusup yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

    Ia mengatakan mahasiswa dapat menyampaikan pendapat dengan sebaik-baiknya dan diharapkan tidak berakhir ricuh seperti yang terjadi di kota lainnya.

    “Cintailah Palembang dan Indonesia sebaik-baiknya, dengan demikian kota kita tidak akan terganggu rangka kehidupan sosialnya, seperti yang terjadi kota-kota lain,” kata dia.

  • Pasca Rusuh di Palembang, Situasi Terkini Gedung DPRD dan Kantor Ditlantas Sumsel Berangsur Pulih

    Pasca Rusuh di Palembang, Situasi Terkini Gedung DPRD dan Kantor Ditlantas Sumsel Berangsur Pulih

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pascakerusuhan yang terjadi pada Minggu dini hari, kondisi Gedung DPRD Sumatera Selatan dan Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel di kawasan Jalan POM IX, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, mulai berangsur pulih.

    Dari pantauan pada Minggu siang pukul 14.45 WIB menunjukkan bahwa area sekitar Gedung DPRD Sumsel sudah dibersihkan, meski sejumlah kerusakan masih terlihat, seperti pagar yang dirusak masih tergeletak di lokasi.

    Sejumlah aparat keamanan tampak berjaga di sekitar gedung untuk memastikan situasi tetap kondusif.

    Sementara itu, Kantor Ditlantas Polda Sumsel juga telah dibersihkan setelah mengalami pembakaran.

    Kendaraan dinas seperti mobil dan motor yang sebelumnya rusak berat akibat insiden tersebut kini telah dievakuasi dari area kantor.

    Empat pos lantas di sejumlah titik strategis yang sempat menjadi sasaran perusakan, termasuk di kawasan Simpang Lima DPRD, bawah flyover Simpang Polda, dan Flyover Sekip, kini tampak kosong namun telah dibersihkan dari sisa-sisa kerusakan.

    Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Andi Rian Rycudu, mengungkapkan bahwa situasi saat ini secara umum telah terkendali.

    Ia bersama Gubernur Sumsel serta Pangdam II/Sriwijaya telah meninjau lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan keamanan pascakejadian.

    Dalam keterangannya, Kapolda menyebut sebanyak 50 orang telah diamankan terkait aksi perusakan tersebut. Beberapa di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur.

    “Ini sangat kami sayangkan. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak sekolah dan orang tua untuk proses pembinaan terhadap mereka,” ujarnya.

    Pihak kepolisian menyatakan akan terus melakukan pengamanan dan penyelidikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

  • Walikota Palembang Minta Aksi Unjuk Rasa Tak Ganggu Ketertiban Umum

    Walikota Palembang Minta Aksi Unjuk Rasa Tak Ganggu Ketertiban Umum

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Ratu Dewa mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan meminta tidak mengganggu ketertiban umum saat menyampaikan aspirasi di ruang publik.

    Ia mengingatkan para peserta aksi untuk tidak mudah terpancing emosi, serta menjaga suasana aman dan tertib selama menyampaikan pendapat di muka umum.

    Menurutnya, aksi unjuk rasa seharusnya benar-benar menjadi sarana menyampaikan suara rakyat, bukan ajang yang memicu konflik atau kekacauan.

    “Kami sangat menghargai aspirasi masyarakat, tapi tolong tetap jaga ketertiban. Kota ini dikenal sebagai kota yang cinta damai, jangan rusak itu,” ujar Ratu Dewa, Minggu (31/8/2025).

    Ia menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan dan menjalankan aspirasi masyarakat, termasuk dirinya sebagai kepala daerah.

    “Saya ingin pesan masyarakat ini benar-benar sampai ke semua pihak yang berwenang, termasuk saya sendiri. Kami harus bekerja dengan empati dan benar-benar memahami suara dari bawah,” imbuhnya.

    Ia juga mengajak semua pihak untuk introspeksi dan mengevaluasi kebijakan yang ada, agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

    “Kita semua perlu terus belajar, mengevaluasi, dan memastikan kebijakan berjalan sesuai aturan,” katanya.

    Ia menambhakan, dengan menjaga ketertiban diharapkan Palembang bisa menjadi contoh kota yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat tanpa mengorbankan kedamaian bersama.

    “Yang paling penting, jangan lupakan bahwa di balik setiap aksi ada keluarga yang menunggu di rumah,” ucap dia.

  • Tinjau Lokasi Kejadian Kerusuhan, HD: Kondisi Sudah Aman

    Tinjau Lokasi Kejadian Kerusuhan, HD: Kondisi Sudah Aman

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebut jika kondisi saat ini sudah aman dan tidak menyebar ke tempat lain.

    “Alhamdulillah, sekarang sudah terkendali. Saya, Kapolda, dan Pangdam sudah lihat langsung ke lapangan,” ujar Deru usai meninjau lokasi kejadian kerusuhan, Minggu (31/8/2025).

    Deru mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi setelah terjadinya kerusuhan yang merusak Kantor DPRD Sumsel dan fasilitas Ditlantas Polda Sumsel.

    “Jadi masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga kekompakan,” imbuhnya.

    Ia menegaskan agar kejadian ini jangan sampai merusak semangat pembangunan yang sedang berjalan di Sumsel.

    “Kita harus pikirkan masa depan anak cucu kita. Jangan sampai daerah kita dikenal karena konflik, tapi karena hal-hal yang baik,” tegasnya.

    Ia juga meminta bantuan dari tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat untuk ikut menenangkan warga.

    “Menjaga perdamaian di Sumsel bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tapi tanggung jawab semua pihak,” katanya.

    Ia berharap warga bisa menahan diri dan tetap mengutamakan rasa kekeluargaan agar Sumsel bisa terus maju tanpa terganggu oleh perpecahan.

    “Selama ini Sumsel dikenal sebagai daerah yang aman dan damai. Mari kita jaga itu sama-sama,” ucap dia.

  • Gubernur Sumsel: Ini Aksi Anarkis, Bukan Aspirasi

    Gubernur Sumsel: Ini Aksi Anarkis, Bukan Aspirasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru angkat bicara soal aksi perusakan yang terjadi di Gedung DPRD Provinsi Sumsel dan pada Minggu dini hari.

    Deru menyampaikan jika insiden itu bukan bagian dari penyampaian aspirasi, melainkan tindakan yang sengaja dilakukan untuk merusak.

    “Kalau kejadiannya jam 2 pagi, jelas ini bukan demo. Ini tindakan anarkis yang sengaja dirancang,” kata Deru di Griya Agung, Minggu pagi (31/8/2025).

    Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas. Ia menekankan pentingnya menyampaikan pendapat dengan cara yang damai dan tidak merusak.

    “Kita semua diberi ruang untuk bicara, tapi sampaikan dengan cara yang benar. Jangan sampai Sumsel dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin membuat keributan,” ujarnya.

    Deru juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan partai politik untuk ikut menjaga suasana tetap adem.

    “Ayo kita ajak anggota kita masing-masing untuk tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi,” pesannya.

    Sebelumnya, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, lobi depan Gedung DPRD Sumsel dibakar dan videotron di halaman gedung juga dirusak oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

    Tak lama berselang, Kantor Ditlantas Polda Sumsel yang berlokasi tak jauh dari sana ikut jadi sasaran. Beberapa mobil dibakar, dan pos polisi di Simpang Lima ikut dirusak.

    Deru menyayangkan kerusakan yang terjadi, apalagi fasilitas yang dirusak itu dibangun dari uang rakyat.

    “Sayang sekali, semua yang ada di sana dibangun pakai uang masyarakat. Jangan sampai dirusak begitu saja,” imbuhnya.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan terima kasih kepada masyarakat Sumsel yang tetap tenang dan tidak terpancing.

    Dirinya percaya aparat kepolisian akan bergerak cepat untuk mengusut tuntas siapa pelaku di balik kejadian ini.

    “Saya percaya penegak hukum akan bertindak adil dan tegas. Yang penting sekarang, kita semua tetap jaga Sumsel ini agar tetap aman dan damai,” ungkap dia.

  • Bulog Sumsel Babel Pastikan Stok Beras Aman di Pasaran

    Bulog Sumsel Babel Pastikan Stok Beras Aman di Pasaran

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bulog Sumsel Babel memastikan pasokan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) terus dilakukan di wilayah tersebut. Apalagi dengan stok beras di gudang Bulog yang jumlahnya cukup melimpah, yakni 100.000 ton atau mencukupi hingga 10 bulan ke depan.

    Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel Mersi Windrayani mengatakan, beras SPHP secara optimal sudah dipasok ke berbagai saluran penjualan. Selain pengecer dalam pasar yang ada di pasar tradisional, Bulog juga menyuplai beras ke pengecer di luar pasar.

    Berdasarkan data Bulog, saat ini sudah ada belasan pasar yang sudah dipasok beras SPHP. Yakni Bukit Kecil, Padang Selasa, Maskerebet, KM 5, Lemabang, Cinde, Kertapati, Kebon Semai, Yada, Talang Kelapa, Sekip Ujung, Kamboja, Perumnas, Sekanak, 10 Ulu, Plaju, Kuto, 16 Ilir, Sematang Borang, Alang-Alang Lebar, dan Soak Bato.

    “Jadi memang stok beras kita melimpah, dan kita bersyukur permintaan beras SPHP cukup besar di Sumsel Babel. Kami terus memasok beras SPHP ke banyak saluran penjualan agar memudahkan masyarakat untuk mendapatkan beras tersebut,” kata Mersi, Rabu (27/8/2025).

    Bulog Sumsel Babel menargetkan hingga akhir tahun beras SPHP yang digelontorkan pihaknya bisa mencapai 44.000 ton. Karena itu, pihaknya pun tengah mengoptimalkan penyaluran melalui program Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan TNI/Polri dan Pemerintah Daerah di Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.

    “Nah, selain di pasar tradisional, kita juga menyediakan beras SPHP lewat program GPM. Artinya kita bersama dengan instansi terkait aktif menggencarkan program GPM dengan sasaran masyarakat yang lebih luas,” kata dia.

    Bahkan pihaknya pun menggandeng Koramil dan Polsek terdekat di mana mereka juga menyediakan beras SPHP untuk masyarakat yang ingin membeli di sana. Ini sebagai komitmen dalam mendukung Asta Cita Prabowo.

    “Masyarakat juga bisa mendapatkan beras SPHP di semua gudang kita atau distribution center yang ada di wilayah Sumsel Babel. Setiap orang hanya diperbolehkan membeli beras SPHP sebanyak 2 kemasan 5 kilogram,” ucapnya.

    Selain itu, Bulog Sumsel Babel juga sudah memasok beras ke Koperasi Desa Merah Putih yang ada di wilayah Sumsel, yakni KDMP Sidodadi dan KDMP Mesuji.

    Meski stok beras melimpah, dalam mekanisme suplai beras SPHP ke agen atau pedagang ada aturannya sendiri. Pihaknya menjelaskan bahwa pedagang atau agen yang sudah bekerja sama dengan Bulog melakukan pemesanan terlebih dulu dan setelahnya baru dikirim ke lokasi tersebut.

    “Pengiriman beras SPHP itu menyesuaikan dari permintaan pedagang. Biasanya per pasar memang kami mengisi (memasok) seminggu sekali. Tapi jika stok di pedagang sudah habis sebelum satu minggu, mereka bisa memesan lagi ke kita, dan akan langsung kita kirimkan,” jelasnya.

    Hari ini, kata Mersi, pihaknya sudah mendistribusikan beras SPHP ke Pasar KM 5 Palembang karena permintaan sudah masuk. Sementara untuk Pasar Lemabang, akan dikirimkan besok lantaran permintaan dari pedagang baru masuk ke pihaknya.

    “Jadi intinya, jika ada permintaan pasti akan kami tindaklanjuti. Kita tidak bisa paksa distribusi SPHP setiap hari ke pedagang karena ini juga menyesuaikan kemampuan mereka,” kata dia.

    Mersi juga menyebut pihaknya masih membuka lebar jika ada agen atau pedagang di dalam pasar tradisional yang ingin bekerja sama dalam memasok beras SPHP ini. Adapun caranya yakni hanya melengkapi administrasi seperti KTP, NPWP, foto toko, surat permohonan, dan verifikasi.

    “Jika ada yang mau, kami membuka lebar kesempatan ini. Silahkan mendaftar ke kantor. Dengan semakin banyaknya pedagang atau agen yang menyediakan SPHP artinya semakin luas juga masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP,” jelasnya.

    Mersi memastikan saat ini stok beras di gudang Bulog Sumsel Babel melimpah. Saat ini jumlahnya mencapai 100.000 ton beras.

    “Stoknya ada 100 ribu ton beras. Stok ini juga terus bertambah karena pengadaan dari petani masih berlanjut,” kata dia.

    Dengan stok tersebut, kebutuhan beras di Sumsel Babel bisa mencukupi hingga 10 bulan ke depan.

    “Saat ini di Banyuasin masih musim panen, Artinya stok yang masuk ke gudang Bulog akan semakin bertambah juga nantinya,” kata dia.

    Dalam satu hari , Bulog mencatat ada 500-800 ton gabah dari petani yang masuk ke gudang Bulog. Hal ini memperkuat stok beras Bulog di wilayah Sumsel Babel.

  • Dorong Legalitas Tanah Masjid, KUA Ilir Timur I Palembang Luncurkan Program Edukasi “MANTAF”

    Dorong Legalitas Tanah Masjid, KUA Ilir Timur I Palembang Luncurkan Program Edukasi “MANTAF”

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai status hukum tanah wakaf, Kantor Urusan Agama (KUA) Ilir Timur I Kota Palembang meluncurkan program bertajuk Maklumat Informasi Tanah Wakaf (MANTAF).

    Inisiatif ini bertujuan membangun transparansi dan menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap aset wakaf, khususnya tanah masjid dan mushala.

    Kepala KUA Ilir Timur I, Zulfikar mengatakan program ini diawali dengan kunjungan langsung ke masjid dan mushala di wilayah setempat yang telah memiliki sertifikat tanah wakaf, pihak KUA memasang informasi resmi mengenai status wakaf di area yang mudah terlihat oleh jemaah.

    “Peluncuran perdana dilakukan di Masjid Nurul Huda, Jalan Seroja, Kelurahan 20 Ilir. D III. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa tanah masjid tersebut telah sah diwakafkan dan memiliki sertifikat resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Zulfikar, Minggu (24/8/2025).

    Zulfikar menjelaskan program MANTAF merupakan bentuk edukasi publik serta penghargaan kepada para wakif dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam legalisasi tanah wakaf.

    Informasi yang dipasang tidak hanya memuat data administratif, namun juga mengandung nilai simbolis sebagai pengingat akan pentingnya menjaga amanah wakaf.

    “Ini bukan sekadar dokumen tempel, melainkan wujud nyata dari amal jariyah,” jelasnya.

    KUA Ilir Timur I berencana melanjutkan program ini ke seluruh masjid dan mushala di wilayahnya yang telah memiliki dokumen legal tanah wakaf, dengan harapan dapat membangun kesadaran bersama dalam menjaga dan memanfaatkan harta wakaf secara bertanggung jawab.

    “Kami berharap pemasangan informasi ini bisa meningkatkan kesadaran umat tentang nilai-nilai wakaf, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial,” ucap dia.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan mengapresiasi langkah inovatif KUA Ilir Timur I dan berharap pendekatan serupa bisa diadopsi oleh KUA lainnya.

    “Terima kasih dan apresiasi tinggi kami sampaikan kepada KUA Ilir Timur I Palembang, semoga dapat terus melakukan inovasi-inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di bidang wakaf,” ungkap dia.

  • Muara Enim Masuk Zona Merah, Total Karhutla Naik jadi 227 Kasus

    Muara Enim Masuk Zona Merah, Total Karhutla Naik jadi 227 Kasus

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan kembali bertambah, Kabupaten Muara Enim menyusul masuk zona merah.

    “Selain ogan Ilir dan Musi Banyuasin, sekarang Muara Enim juga menyusul. Tiga kabupaten ini telah dikategorikan sebagai zona merah akibat tingginya jumlah kejadian kebakaran di Sumsel,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Sudirman, Sabtu (16/8/2025).

    Ia menyebut, hingga pertengahan Agustus Kabupaten Ogan Ilir tercatat sebagai kasus tertinggi dengan 89 kejadian, diikuti Musi Banyuasin sebanyak 34 kasus, dan Muara Enim dengan 31 kasus.

    “Muara Enim masuk zona merah setelah jumlah kejadian karhutla di wilayah tersebut melebihi 30 kasus,” imbuhnyaz

    Secara lebih rinci, Kecamatan Indralaya Utara di Ogan Ilir menjadi titik terbanyak dengan 45 kejadian. Disusul Rantau Bayur di Banyuasin dengan 17 kejadian, serta Sungai Rotan di Muara Enim yang mencatat 14 kejadian.

    “Hingga kini, karhutla telah terjadi di 55 kecamatan di seluruh Sumsel,” ungkapnya.

    Selain zona merah, ia menuturkan, terdapat juga sejumlah wilayah yang tergolong zona oranye (16–30 kasus), seperti Banyuasin (24 kejadian) dan Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 22 kejadian. Kedua wilayah ini berpotensi meningkat ke zona merah jika tren terus naik.

    Adapun zona kuning (1–15 kasus) mencakup wilayah PALI (12 kasus), Musi Rawas (5 kasus), Palembang (4 kasus), OKU Timur dan Lahat (masing-masing 2 kasus), serta Empat Lawang, Lubuklinggau, dan Prabumulih (masing-masing 1 kasus).

    Sementara itu, beberapa daerah masih tercatat dalam kategori zona hijau tanpa kasus aktif, antara lain Muratara, Pagar Alam, OKU, dan OKU Selatan.

    Terkait luas lahan yang terdampak, BPBD belum dapat merilis total keseluruhan. Namun, data sementara menunjukkan bahwa di Ogan Ilir saja, sekitar 148,6 hektare lahan telah terbakar.

    “Secara keseluruhan, sejak 1 Januari hingga 14 Agustus 2025, Provinsi Sumsel telah mencatat 227 kejadian karhutla yang tersebar di 13 kabupaten dan kota,” kata dia.

  • Bandara SMB II Palembang Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 25 Agustus 2025

    Bandara SMB II Palembang Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 25 Agustus 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang akan menerapkan sistem pembayaran parkir secara nontunai atau cashless mulai 25 Agustus 2025.

    Kebijakan tersebut dilakukan guna mengurangi antrean kendaraan dan potensi kemacetan di area tol gate parkir (palang pintu otomatis) bandara.

    “Untuk mengurai kemacetan salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan e-money di pembayaran parkir,” ujar General Manager Bandara SMB II Palembang, Iwan Winaya Mahdar, Kamis (14/8/2025).

    Iwan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan bagi pengguna jasa bandara.

    “Kami melihat salah satu penyebab kemacetan di area bandara adalah antrean kendaraan saat pembayaran parkir. Dengan sistem nontunai, kami harap proses keluar-masuk kendaraan jadi lebih lancar,” jelasnya.

    Ia menyebut jumlah kendaraan yang melintas di area bandara mencapai kurang lebih 4.000 unit kendaraan per hari, dan jumlah tersebut biasanya meningkat signifikan saat musim keberangkatan umroh.

    “Banyaknya kendaraan bukan hanya karena sistem parkirnya, tapi memang volume pengunjung ke Bandara SMB II sangat tinggi,” imbuhnya.

    Penerapan sistem nontunai ini juga menjadi bagian dari persiapan bandara dalam menyambut penambahan dua rute penerbangan internasional yang akan segera dibuka.

    “Kami ingin seluruh fasilitas, termasuk sistem parkir siap mendukung layanan penerbangan internasional yang akan segera kami layani,” ucap dia.

  • Pimpin Rapat Persiapan Tabligh Akbar dan Tasyakuran 100 Hari RDPS, Prima Salam Minta Sinergi Seluruh Pihak

    Pimpin Rapat Persiapan Tabligh Akbar dan Tasyakuran 100 Hari RDPS, Prima Salam Minta Sinergi Seluruh Pihak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Guna memastikan kesiapan teknis maupun non-teknis terkait Persiapan Pelaksanaan Tabligh Akbar dan Tasyakuran Program 100 Hari RDPS (Ratu Dewa–Prima Salam), Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, secara langsung memimpin Rapat Persiapan yang digelar di Ruang Rapat II Sekretariat Daerah Kota Palembang, Selasa (1/7/2025).

    Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) tersebut diharapkan dapat berjalan dengan sinergi seluruh pihak, sehingga pelaksanaan acara tersebut dapat berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

    “Tabligh Akbar ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk syukur atas hasil kerja bersama dalam membangun Palembang. Semoga acara ini berlangsung aman, tertib, dan penuh manfaat,” kata Prima Salam.

    Prima Salam juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan mengundang seluruh majelis taklim dan elemen masyarakat di Kota Palembang.

    Ia berharap partisipasi masyarakat luas dapat memberikan semarak, namun tetap menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama.

    “Kita sambut guru kita dengan sebaik-baiknya. Bismillah, insyaallah acara ini berjalan lancar dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

  • Soal Pulau Kemaro, Wawako Palembang: Kita Tidak Ingin Ada Konflik, Harus Ada Kejelasan dan Kemaslahatan

    Soal Pulau Kemaro, Wawako Palembang: Kita Tidak Ingin Ada Konflik, Harus Ada Kejelasan dan Kemaslahatan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masalah kepemilikan lahan Pulau Kemaro kembali mencuat. Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menegaskan komitmennya untuk mencari solusi damai dan berkeadilan bersama para ahli waris (zuriat) Ki Marogan.

    Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Senin (30/6/2025), Wawako Prima membuka lebar ruang dialog demi kemaslahatan bersama.

    “Kita ingin duduk bersama, membangun niat baik dan mencari jalan keluar terbaik. Kalau memang milik zuriat, kita bicarakan wakaf produktif. Jangan sampai ada konflik berkepanjangan,” ujarnya.

    Pemkot Palembang sendiri berharap, masalah ini tidak berlarut-larut dan bisa menjadi momentum penguatan identitas budaya dan religi kota.

    “Kalau semua pihak bersatu, saya yakin Pulau Kemaro bisa jadi destinasi wisata unggulan berbasis sejarah dan syariah,” tutup Prima Salam.

    Zuriat Ki Marogan sendiri, diwakili oleh Memet Ahmad, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Pulau Kemaro sebagai kawasan wisata baru, selama tetap menjunjung nilai-nilai syariat Islam.

    “Kami bukan menuntut ganti rugi atau jual-beli. Tapi pembangunan harus ada syiar Islamnya. Pulau Kemaro itu warisan ulama besar dan kami siap mewakafkan untuk kepentingan umat,” tegas Memet.

    Ia menambahkan, pengelolaan lahan bisa melibatkan Pemkot Palembang, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai nazir atau pengelola wakaf.

    Memet menjelaskan, Pulau Kemaro seluas 87 hektare itu secara historis dan legal merupakan milik Ki Marogan, dibuktikan dengan putusan Mahkamah Agung tahun 1987, putusan Pengadilan Negeri Palembang, serta dokumen tanah tahun 1881 yang masih tersimpan dalam bahasa Arab dan sudah diterjemahkan secara resmi.

    “Selama ini Pulau Kemaro lebih dikenal dengan kelentengnya, padahal sejarah Islam-nya sangat kuat. Kami hanya ingin pengakuan dan pengelolaan bersama. Bila tuntutan tidak ditanggapi, kami siap tempuh jalur hukum,” tegasnya.

  • HTI Masih Bergerak Diam-Diam, Dialog di Palembang Ungkap Potensi Ancaman Ideologi

    HTI Masih Bergerak Diam-Diam, Dialog di Palembang Ungkap Potensi Ancaman Ideologi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka menyikapi perkembangan paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di wilayah Sumatera Selatan, digelar dialog interaktif bertajuk “Mengikis Paham Khilafah dalam Bingkai NKRI”, Senin (30/6/2025), bertempat di Studio eL-TV, Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Kegiatan ini disiarkan secara live tapping melalui kanal YouTube dan channel eL-TV.

    Dialog menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. KH Nur Kholish, M.Ag selaku Ketua MUI Sumsel Bidang Fatwa dan Ustadz Sulaiman M. Urif, S.S, M.Ag, Ketua Aswaja NU Kota Palembang sekaligus mantan tokoh eks HTI Sumsel. Acara dipandu oleh Yepi Gerata Putra dari eL-TV dan turut dihadiri awak media.

    Dr. KH Nur Kholish menjelaskan bahwa organisasi HTI telah dibubarkan secara resmi oleh pemerintah sejak delapan tahun lalu, dan upaya hukum untuk menghidupkan kembali HTI sudah tidak relevan secara administratif maupun legal.

    “Bahwa sebagaimana yang kita ketahui Ormas HTI telah dibubarkan oleh Pemerintah kurang lebih 8 tahun yang lalu, dimana selama 2 tahun awal HTI masih melakukan serangkaian upaya hukum untuk melegalkan kembali HTI, namun hingga saat ini secara hukum dan administratif paham HTI telah dicabut perijinan secara permanen,” jelasnya.

    Menurutnya, HTI telah hadir di Indonesia sejak tahun 1983, sehingga akar ideologi dan doktrin yang mereka tanamkan masih terasa kuat hingga kini.

    “HTI diketahui bergerak secara dakwah yang dikemas dalam kajian seperti kajian Islam Kaffah dimana dalam kajian tersebut merujuk pada ajaran dari paham HTI,” sambungnya.

    Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang persuasif kepada kelompok masyarakat yang masih berafiliasi dengan paham tersebut.

    “Jika ada pelaporan dari masyarakat terkait paham HTI bisa dilaporkan ke MUI dan bisa dilanjutkan ke Komisi Fatwa yang kemudian akan dilakukan pendataan dan pendalaman terkait laporan tersebut,” tambah Nur Kholish.

    Sementara itu, Ustadz Sulaiman M. Urif mengisahkan masa lalunya ketika masih aktif sebagai kader HTI sejak 2005. Ia mengaku tertarik setelah dikenalkan dengan seorang tokoh HTI Sumsel yang memperkenalkan buku putih HTI.

    “Saya sebagai mantan dari HTI yang bergabung dengan HTI sejak 2005, dimana disaat itu merupakan awal perkenalan saya dengan tokoh HTI Sumsel yang bernama Mahmud Jumhur yang menawarkan buku putih yang berisi kajian tentang paham HTI yang membuat ketertarikan saya terhadap HTI saat itu,” katanya.

    Ia menyebutkan, proses perekrutan dilakukan bertahap, melalui kajian dan penguatan ideologi selama kurang lebih dua tahun, sebelum akhirnya seseorang resmi menjadi kader HTI.

    “HTI sebagaimana awal perkembangannya tidak mengakui sebuah kepemimpinan yang sah dan berpandangan bahwa kepemimpinan secara Khilafah,” ungkapnya.

    Alasan dirinya keluar dari organisasi tersebut, lanjut Ustadz Sulaiman, karena munculnya konflik dengan nurani dan ketidaksesuaian dengan realitas sosial Indonesia.

    “Awal mula saya keluar dari HTI dengan sebelumnya mulai terdapat beberapa pertentangan dengan hati nurani, meskipun pada saat itu banyak kader yang menyayangkan keluarnya saya dari HTI mengingat peran dan posisi saya yang cukup strategis dalam kepengurusan Ormas HTI,” paparnya.

    KH Nur Kholish kembali mengingatkan bahwa HTI masih bisa menyebarkan pengaruh, termasuk melalui institusi pendidikan dan kelompok pengajian.

    “Meskipun HTI telah dicabut perijinannya oleh Pemerintah, HTI dikhawatirkan masih tetap melakukan pergerakan dalam menyebarkan paham HTI baik perekrutan secara umum maupun melalui lembaga pendidikan bahkan mulai dari usia dini guna penanaman ajaran HTI bagi generasi penerus,” tandasnya.

    Ia menekankan pentingnya sinergi antara MUI, aparat hukum, dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk menekan pengaruh tersebut.

    “Bahaya nyata jika paham HTI terus disebarkan yaitu dengan masyarakat kita yang berlandaskan Pancasila dan heterogen yang beragam suku, hal tersebut dianggap tidak sesuai dimana Pancasila telah merumuskan Sila ke I dengan dasar pemikiran dari para ulama agar tidak menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujarnya lagi.

    Dalam penutupnya, Ustadz Sulaiman menyebut bahwa HTI memiliki tiga tahapan gerakan, dan saat ini telah memasuki tahap paling krusial yaitu penyerahan kekuasaan.

    “Dalam kajian HTI bahwasanya terdapat 3 tahapan dimana saat ini sudah memasuki tahap yang ke-3 yaitu penyerahan kekuasaan, Hal ini perlu mendapat perhatian dimana saat ini telah terbentuknya kelompok atau Holaqoh-holaqoh seperti komunitas Islam Kaffah yang dapat sewaktu-waktu melakukan pergerakan, seperti contoh pergerakan mendukung Palestina yang dilakukan dengan bendera hitam putih yang dilakukan oleh kelompok HTI,” imbuhnya.

    Para narasumber sepakat bahwa untuk mencegah penyebaran paham khilafah yang bertentangan dengan Pancasila, perlu dilakukan pendekatan yang humanis namun tegas, serta kerja sama lintas lembaga secara berkelanjutan.

  • Ancaman Keselamatan, Warga Sako Baru Desak Pemasangan Portal Penghalang Truk

    Ancaman Keselamatan, Warga Sako Baru Desak Pemasangan Portal Penghalang Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan lalu lintas memuncak di kalangan warga Sako Baru, Palembang. Warga mendesak agar Dinas Perhubungan (Dishub) segera memasang portal pembatas truk kontainer yang telah lama direncanakan di kawasan Lampu Merah Sako.

    Ketua Forum RT Sako Baru, Yuliansyah, menilai keberadaan portal sangat mendesak karena jalan di wilayah tersebut tidak dirancang untuk dilalui kendaraan besar. Menurutnya, setiap kali truk kontainer melintas, kemacetan tak terelakkan. Selain itu, kendaraan kecil sering terhimpit dan rawan tersenggol buntut truk.

    “Jalan ini sempit, tidak cocok untuk kendaraan besar. Kalau dibiarkan terus, bukan hanya macet, tapi bisa membahayakan warga,” ujar Yuliansyah, Kamis (19/6/2025).

    Yuliansyah juga menyayangkan sikap Dishub yang dinilainya kurang responsif. Ia mengungkapkan, tiang portal sebenarnya telah dipasang beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini, tidak ada tindak lanjut dalam bentuk pemasangan portal secara utuh.

    “Kalau terus dibiarkan, kami dari forum masyarakat siap memasangnya sendiri. Ini demi keselamatan dan kenyamanan warga,” tegasnya.

    Keluhan serupa juga datang dari warga setempat. Okta, salah seorang warga Sako Baru, mengatakan bahwa kondisi jalan di sekitar tikungan kawasan itu sangat sempit dan membahayakan jika dilalui kendaraan besar.

    “Sering sekali mobil besar lewat, dan karena sempit, buntut mobil Fuso kerap menyenggol kendaraan kecil. Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan ringan, bahkan nyaris menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

    Warga berharap Dishub Kota Palembang segera mengambil langkah konkret. Selain untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pemasangan portal juga dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan di kawasan padat permukiman tersebut.

  • Jelajah Kopi Sumatera Selatan: Akselerasi Ekosistem Kopi Dari Para Petani ke Pasar Global

    Jelajah Kopi Sumatera Selatan: Akselerasi Ekosistem Kopi Dari Para Petani ke Pasar Global

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka memperkuat posisi kopi sebagai komoditas unggulan Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah serta mitra industri jasa keuangan, melaksanakan kegiatan Eksplorasi Potensi Kopi Sumsel. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir yang dapat mendukung ekspor berkelanjutan dan kesejahteraan bagi para petani.

    Kegiatan dimulai pada 15 Juni 2025 dengan kunjungan ke pabrik pengolahan kopi CV Bola Dunia di Kabupaten Lahat. Pabrik milik Rico Subianto ini telah menjadi salah satu produsen kopi ekspor andalan, dengan kapasitas pengolahan hingga 1 ton per hari dan dua merek unggulan yaitu Kopi Bola Dunia dan Kopi Bukit Salero. Kunjungan ini juga melibatkan dua eksportir nasional, PT Agri Ekspor Indonesia dan PT Asya Syila Nusantara, yang membuka peluang pasar global bagi kopi Sumsel dan ruang diskusi tentang kebutuhan hilirisasi, pembiayaan usaha, serta akses logistik terkait komoditas kopi Sumsel.

    Pada 16 Juni 2025, OJK Provinsi Sumatera Selatan bersama para stakeholder melakukan dialog langsung dengan para petani kopi di Kota Pagar Alam, dimulai dengan kunjungan ke kediaman pengepul kopi dan dilanjutkan dengan serap aspirasi bersama para petani kopi di Desa Jokoh Kota Pagar Alam. Kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 30 petani kopi tersebut, para petani menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan alat pengering (dome), pembinaan, serta akses pembiayaan yang lebih mudah dan terarah.

    Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution menyampaikan bahwa “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menunjukkan perhatian yang serius dari pusat dan provinsi terhadap para petani kami. Harapan dari para petani di Desa Jokoh menjadi catatan penting bagi kami untuk memperkuat program pembinaan dan pemberdayaan agar kualitas hidup dan produksi kopi di Pagar Alam terus meningkat.”

    Senada dengan itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa “Kami percaya bahwa mendengar langsung suara petani adalah kunci dalam menyusun kebijakan yang relevan. Dengan kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rantai nilai kopi, dari petik hingga ekspor didukung oleh pembiayaan yang inklusif, perlindungan usaha, dan sinergi kelembagaan. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjadikan kopi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal.”ujarnya

    Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat OJK dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendengar dan menjawab kebutuhan riil petani. Melalui pendekatan inklusif dan kolaboratif, eksplorasi ini diharapkan menjadi pondasi bagi terbentuknya kebijakan dan dukungan program yang menyeluruh—dari aspek finansial, teknis, hingga akses pasar Sumsel, khususnya dari wilayah barat seperti Lahat dan Pagar Alam untuk mendorong transformasi sektor pertanian menjadi lebih produktif dan sejahtera.

  • UMKM Didorong Jadi Mitra Strategis dalam Program Makan Bergizi Gratis di Palembang

    UMKM Didorong Jadi Mitra Strategis dalam Program Makan Bergizi Gratis di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — 13 Juni 2025 Pemerintah terus mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam mendukung ketahanan gizi nasional. Salah satu upaya terbaru dilakukan melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar di Hotel Hayo, Palembang, Sabtu (13/6).

    Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari BGN, antara lain Rima Nurisa Brahmani, Sri Sumanti, dan Yuniarta Nensy, serta masyarakat umum, khususnya para pelaku UMKM di Palembang dan sekitarnya. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa program MBG bukan hanya soal gizi, tetapi juga peluang ekonomi lokal.

    Rima Nurisa Brahmani, mewakili BGN, menegaskan pentingnya sinergi antar pihak dalam menyukseskan program ini. Ia menyebut MBG sebagai langkah strategis untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat terpenuhi secara rutin dan berkelanjutan. “Ketika negara hadir memastikan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, itu adalah fondasi menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya.

    Program ini menyasar empat kelompok utama, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak sekolah. Secara khusus, sebanyak 3.000 anak sekolah yang berada dalam radius 15 menit dari dapur layanan gizi menjadi target penerima manfaat. Untuk mendukung distribusi makanan bergizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga dibentuk dengan sistem pasokan dari petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.

    Sri Sumanti, narasumber lainnya, menjelaskan bahwa masalah gizi seperti stunting, wasting, dan anemia masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan. “Kekurangan zat gizi seperti protein, zat besi, dan vitamin dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, daya tahan tubuh yang lemah, bahkan hambatan perkembangan otak,” ungkapnya.

    Menurutnya, pendidikan gizi dan penyediaan makanan sehat adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia juga memaparkan angka kecukupan gizi (AKG) yang berbeda-beda sesuai kelompok usia. “Anak usia 7-9 tahun memerlukan 1.650 kalori, 10-12 tahun sekitar 1.900-2.000 kalori, dan remaja 13-18 tahun butuh 2.100-2.650 kalori per hari,” tambahnya.

    Melengkapi pembahasan, Yuniarta Nensy memperkenalkan konsep “Isi Piringku” sebagai panduan gizi seimbang yang menggantikan slogan lama “4 Sehat 5 Sempurna”. Konsep ini menekankan keseimbangan antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam satu piring makan. “Gizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan fisik dan kognitif anak serta produktivitas masyarakat,” jelasnya.

    BGN juga membuka peluang luas bagi pelaku UMKM untuk menjadi mitra resmi dalam program ini. Mereka dapat turut berperan sebagai penyedia bahan baku ataupun produsen makanan sehat. Informasi lebih lanjut mengenai kemitraan ini dapat diakses melalui laman resmi mitrabgn.go.id. Dengan keterlibatan UMKM, diharapkan program MBG tidak hanya menciptakan generasi sehat, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

  • Pastikan Harga Lebih Murah, Koperasi Merah Putih di Kota Palembang Diresmikan

    Pastikan Harga Lebih Murah, Koperasi Merah Putih di Kota Palembang Diresmikan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Walikota Palembang Drs Ratu Dewa Msi mendampingi Menteri Perekonomian (Menko) Republik Indonesia Zulkifli Hasan bersama Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang, Senin (16/6/2025).

    Pada peresmian Koperasi Merah Putih (KMP) tersebut, Menko RI Zulkifli Hasan juga didampingi Menteri Desa, Wamendagri dan jajaran lainnya.

    Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, koperasi merah putih di 107 kelurahan Kota Palembang sudah terbentuk, tinggal implementasi di lapangan. Untuk itu perlu menjalin kerjasama dengan pihak terkait.”Sudah beberapa yang berjalan selain di Sukodadi, tinggal koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM,” ujarnya.

    Sementara itu Menko RI Zulkifli Hasan mengatakan, koperasi merupakan alat yang berdampak untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu, kemandirian ekonomi bisa diwujudkan secara bersama-sama.”KMP ini selain sembako (kebutuhan pokok), juga bisa menjadi agen gas LPG 3 kg, koperasi ini juga dapat menyediakan pupuk subsidi, hingga menjadi agen penyalur bantuan pemerintah,” katanya.

    Zulhas mengatakan, eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bakal mampu menghilangkan praktik tengkulak, rentenir, hingga pinjaman online di desa dan kelurahan yang marak terjadi.

    “Sesuai tujuannya setiap kelurahan dan desa punya pusat kegiatan ekonomi yang memutuskan rantai pasok yang panjang, agar masyarakat tidak membeli dengan harga yang lebih tinggi, di koperasi harga akan jauh lebih rendah,” jelasnya.

    Selain itu kata Zulhas, kehadiran koperasi juga akan mendekatkan teknologi digitalisasi dan akses modal ke masyarakat desa, serta mampu mewujudkan kewirausahaan di akar rumput masyarakat desa/ kelurahan.”Menjadi agen perbankan yang membantu masyarakat dalam proses perbankan, seperti layanan pinjaman modal KUR, dan lainnya,” ujarnya.

    Untuk itu, pihaknya meminta kepada pihak terkait seperti pemerintah terkait/ setempat, BUMN, dan semua pihak memberikan bantuan dengan cara mudah, jangan mempersulit koperasi.

    Selain sudah punya izin KMP ini memiliki izin operasional. Selain itu koperasi ini memiliki plafon pinjaman sebanyak Rp3 miliar yang digunakan sesuai kebutuhan untuk memenuhi permintaan masyarakat, baik untuk belanja modal sembako, dan lainnya.”KMP yang sudah terbentuk 97 ribu koperasi di Indonesia, 50-60 persen atau sudah 50 ribu lebih koperasi yang sudah terdaftar artinya sudah bisa mengajukan plafon,” pungkasnya.

  • Akhir Pekan Mewah dan Seru Bersama Keluarga di The Alts Hotel Palembang

    Akhir Pekan Mewah dan Seru Bersama Keluarga di The Alts Hotel Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menyambut libur panjang akhir Mei, The Alts Hotel Palembang mempersembahkan promo eksklusif bertajuk “Into The Weekend”, sebuah paket menginap spesial yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, kehangatan, dan keceriaan bagi seluruh anggota keluarga.

    Mulai tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 2025, para tamu bisa menikmati momen akhir pekan tak terlupakan dengan harga spesial mulai dari Rp 1.160.000 nett per malam. Paket ini mencakup pengalaman menginap di pilihan kamar mewah Deluxe Room, Deluxe Cabana, atau Deluxe Premier, lengkap dengan sarapan pagi untuk 2 orang dewasa dan 2 anak-anak, serta akses penuh ke fasilitas premium hotel seperti Sauna, Altitude Infinity Pool & Gym.

    Tak hanya itu, The Alts Hotel juga memanjakan tamu dengan beragam keuntungan tambahan, antara lain, Minibar gratis, Pilihan buah segar dan mini pastry sebagai sambutan spesial di kamar, Voucher potongan Rp 200.000 untuk pembelian minimal Rp 350.000 di 10 Gastro Pub dan Café Delapan, dua destinasi kuliner andalan di hotel

    Bagi keluarga dengan anak-anak, hotel ini juga menghadirkan berbagai aktivitas seru dan edukatif seperti, Kegiatan mewarnai dan melukis, Snow Foam Party seru di Altitude Swimming Pool.

    “Into The Weekend” bukan sekadar promo menginap, tetapi merupakan ajakan untuk menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan bersama orang tercinta, dalam suasana hotel yang modern, nyaman, dan penuh gaya.

    Dengan total 207 kamar berdesain modern, 5 ruang pertemuan, 1 ballroom megah, fasilitas lengkap seperti Altitude Gym & Spa, Infinity Pool, Café Delapan, 10 Gastro Pub, serta On Eleven Function Space, The Alts Hotel Palembang adalah destinasi sempurna untuk liburan singkat yang tetap berkelas.

    Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, hubungi WhatsApp Business di 0711 313800, atau kunjungi Instagram @thealts_plm untuk penawaran menarik lainnya.

  • Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Fatah dan Pusat Layanan Internasional UIN bersama PUSPENMA Kemenag, Gelar Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025

    Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Fatah dan Pusat Layanan Internasional UIN bersama PUSPENMA Kemenag, Gelar Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dan Pusat Layanan Internasional UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2025, pada Rabu (21/05/2025).

    Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Auditorium Lantai 4 Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang dan daring melalui Zoom Meeting. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Ruchman Basori, M.Ag., Kepala PUSPENMA Kementerian Agama RI, yang menyampaikan secara langsung informasi penting terkait Beasiswa Indonesia Bangkit BIB).

    Mewakili Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Wakil Rektor III, Dr. Syahril Jamil, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala PUSPENMA. Ia berharap sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada sivitas akademika terkait skema dan tahapan Beasiswa Indonesia Bangkit.

    “Beasiswa Indonesia Bangkit ini adalah peluang besar yang perlu dimanfaatkan oleh seluruh insan akademik UIN Raden Fatah Palembang. Kami mendorong kesiapan para dosen dan tenaga kependidikan, khususnya dalam penguasaan bahasa asing. Jangan sampai kesempatan ini terlewat karena kurangnya kesiapan administratif atau kemampuan berbahasa,” tegasnya.

    Melalui kegiatan ini, Syahril Jamil juga berharap semakin banyak insan akademik dan tenaga pendidik di lingkungan Kemenag yang memahami alur dan peluang beasiswa BIB, serta mampu mempersiapkan diri secara maksimal dalam proses seleksi beasiswa tersebut.

    Dr. Ruchman Basori dalam pemaparannya menjelaskan secara komprehensif tentang pengelolaan investasi dan pembiayaan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Ia menegaskan bahwa Beasiswa Indonesia Bangkit diperuntukkan bagi keluarga besar Kemenag, termasuk dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku pendidikan keagamaan lainnya.

    Turut hadir dalam acara ini dua perwakilan penting dari Kemenag RI, yakni Amiruddin Kuba, Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Keagamaan dan Afirmasi, serta Tria Sendy Santoso, S.Kom., MM, Ketua Tim Kerja Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan.

    Amiruddin Kuba menyoroti pentingnya persiapan kemampuan bahasa asing, seperti IELTS, TOAFL, TOEFL ITP, maupun TOEFL iBT sebagai syarat utama dalam proses seleksi beasiswa.

    Sementara itu, Tria Sendy menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi ini di UIN Raden Fatah Palembang, sebagai bentuk sinergi nyata antara kampus dan kementerian dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.

    Acara juga diwarnai sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Mereka menyampaikan berbagai pertanyaan seputar teknis pendaftaran, syarat dokumen, serta jenis beasiswa yang ditawarkan.

    Sebagai inspirasi, salah satu penerima BIB Double Degree, Nisa, turut membagikan pengalamannya. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan melalui program BIB yang telah membantunya menyelesaikan studi lanjutan dengan baik.

  • Pemprov Libatkan Siswa SMK Sumsel Jurusan Perhotelan, Bantu Maksimalkan Pelayanan pada Jemaah Calon Haji

    Pemprov Libatkan Siswa SMK Sumsel Jurusan Perhotelan, Bantu Maksimalkan Pelayanan pada Jemaah Calon Haji

    SUARAPUBLIK.ID,  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membantu panitia atau petugas guna memaksimalkan pelayanan pada Jemaah Calon Haji (JCH).

    Dalam hal ini Gubernur Sumsel, Herman Deru mengimbau para petugas dapat betul-betul memperhatikan kesehatan agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan maksimal.

    “Ibadah haji merupakan ibadah fisik. Untuk itu, saya mengimbau panitia dan petugas haji untuk betul-betul memperhatikan kesehatan jemaah sejak tiba di asrama haji, selama di tanah suci, serta kembali ke tanah air,” ujar Deru saat meninjau kesiapan fasilitas layanan di Embarkasi Palembang, Kamis (1/5/2025).

    Diketahui, Jemaah Calon Haji kloter pertama dijadwalkan tiba di Embarkasi Palembang pada, Jum’at 2 Mei 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.

    Ia menegaskan panitia dapat membekali jemaah haji dengan vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan, termasuk juga bekal manasik haji sehingga mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan maksimal.

    “Penting untuk menginspeksi semua fasilitas-fasilitas layanannya di sini ini, sampai dengan kita masuk ke dami pesawat ini bagaimana kesiapan calon jamaah haji kita untuk dapat melaksanakan perjalanan mulianya,” tegasnya.

    Sementara itu, Pengelola Asrama Haji Sholahuddin menyampaikan jika saat ini jumlah Jemaah Calon Haji di Sumsel tahun 2025 sebanyak 8.143 orang, yaitu terdiri dari 7.012 Jemaah Calon Haji asal Sumsel, 1.065 asal Bangka Belitung dan 66 petugas kloter.

    “Ini saya baru minta sama SMK Sumsel untuk ngirim siswa mereka yang sudah pelatihan di hotel supaya ke sini gabung jadi volunteer atau relawan diperbantukan. Malahan kita free, mereka siap membantu. Artinya apapun juga bentuk untuk meningkatkan pelayanan itu kita fokuskan,” ucap dia. (Tia)

  • Syariah Festival Sriwijaya (SYAFARI) 2025: Sinergi Kuat, Ekonomi Syariah Sumsel Siap Melaju

    Syariah Festival Sriwijaya (SYAFARI) 2025: Sinergi Kuat, Ekonomi Syariah Sumsel Siap Melaju

    SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Semangat sinergi membangun ekonomi syariah bergema di Palembang Indah Mall saat Syariah Festival Sriwijaya (SYAFARI) 2025 resmi digelar pada 25–27 April 2025. Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Sumatera Selatan,” acara ini menjadi bagian dari perjalanan menuju Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Sumatera 2025.

    Dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, mewakili Gubernur Sumsel, serta didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky P. Gozali, Syafari 2025 menghadirkan komitmen nyata untuk membangkitkan ekonomi daerah berbasis prinsip syariah. Turut hadir berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Harian Dekranasda Sumsel Dra. Hj. Neng Muhaiba, MM, Ketua MUI Sumsel Prof. Dr. KH. Aflatun Muchtar, M.A, serta Ketua Kadin Sumsel H. Affandi Udji, S.E., M.M.

    Dalam sambutannya, Asisten II mengungkapkan optimisme terhadap potensi besar ekonomi syariah di Sumatera Selatan. “Sebagai provinsi dengan mayoritas penduduk muslim, kita memiliki peluang emas untuk mengembangkan ekonomi syariah. Dengan kolaborasi yang kuat, potensi ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

    Senada dengan itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel menekankan pentingnya tiga pilar pengembangan ekonomi syariah: penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, dan peningkatan literasi serta gaya hidup halal. “Syafari ini bukan sekadar acara tahunan, tapi langkah nyata memperluas pemahaman masyarakat dan memperkokoh pusat-pusat pertumbuhan ekonomi syariah di daerah,” ujarnya.

    Menghidupkan suasana, Syafari 2025 menghadirkan Festival Produk UMKM Syariah, menampilkan beragam produk wastra, kerajinan tangan, hingga makanan halal yang menarik minat pengunjung. Tak hanya berbelanja, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai seminar edukatif, kompetisi menarik, serta sesi berbagi inspirasi dari pelaku usaha sukses.

    Komitmen Bank Indonesia terhadap pengembangan ekosistem halal diwujudkan dengan peluncuran Zona Kuliner Halal Aman Sehat (Zona KHAS), serta seremonial penyerahan Piagam Komitmen Pengembangan Ekonomi Pesantren kepada lembaga pendidikan Islam di Sumatera Selatan.

    Melalui Syafari 2025, Bank Indonesia bersama seluruh stakeholder menegaskan tekad untuk membangun ekonomi yang inklusif, berkeadilan, berkelanjutan, serta berbasis nilai-nilai keberkahan. Ini sejalan dengan visi Sumatera Selatan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada rakyat dan berlandaskan moral yang kuat.

    Untuk informasi lebih lanjut dan update kegiatan, masyarakat dapat mengunjungi akun Instagram resmi Bank Indonesia Sumatera Selatan di @bank_indonesia_sumsel

  • Viral, Pencuri Tabung Gas di Agen di Palembang Terekam Kamera CCTV 

    Viral, Pencuri Tabung Gas di Agen di Palembang Terekam Kamera CCTV 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pencurian tabung gas 3 kilogram terjadi di agen di Jalan Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

    Bahkan aksi pencurian ini terekam kamera pengawas CCTV dan viral di media sosial (Medsos) Instagram. Rahman (19) pemilik agen mengungkap bahwa aksi pencurian tabung gas di tempatnya tersebut tidak hanya sekali, tetapi sudah berulang kali.

    “Sebelum nya pencurian tabung gas ini sudah sering terjadi, terakhir pada Rabu kemarin,” ungkap Rahman saat ditemui di toko miliknya, Kamis (24/4/2025).

    Berdasarkan rekaman kamera CCTV kata Rahmad, pelaku berjumlah satu orang mengendarai sepeda motor matic.

    “Pelaku berjumlah satu orang dan langsung mengambil 2 tabung gas di dalam mobil yang terparkir di depan toko,” kata Rahman. “Pada saat kejadian saya sedang di dalam menyusun tabung gas 12 kilogram,” sambung Rahman.

    Usai mengambil tabung gas lanjut Rahmad, pelaku langsung kabur. “Untuk laporan belum dibuat, nanti akan dibuat,” pungkas Rahman.

     

  • Ramadan Penuh Kebersamaan, Honda Sumsel Berbagi 1.500 Paket Rendang

    Ramadan Penuh Kebersamaan, Honda Sumsel Berbagi 1.500 Paket Rendang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masih dalam semangat kebersamaan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Astra Motor Sumsel bersama jaringan dealer Honda di seluruh Sumatera Selatan mengadakan aksi berbagi 1.500 porsi rendang kepada warga sekitar. Kegiatan bertajuk “1.500 Paket Rendang with Stylo160” ini dilaksanakan serentak di seluruh dealer Honda se-Sumatera Selatan pada 28 Maret 2025 mulai pukul 16.00 WIB.

    Selain pembagian rendang, beberapa dealer Honda juga akan mengadakan berbagai aktivitas tambahan, seperti pengajian, live music, dan lainnya. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati momen menjelang buka puasa dalam suasana kebersamaan.

    Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Astra Motor Sumsel dan seluruh jaringan sepeda motor Honda di Sumsel terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam momen penuh berkah ini. Rendang yang dibagikan diharapkan dapat menjadi sajian istimewa yang menambah kehangatan dan kebahagiaan dalam momen berbuka puasa.

    “Kami ingin berbagi kebahagiaan untuk masyarakat di momen spesial ini. Harapannya melalui aksi ini, kami dapat memberikan manfaat dan mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar dealer Honda di Sumsel,” ujar Antofany Yusticia selaku Marketing Manager Astra Motor Sumsel.

    Astra Motor Sumsel terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif. Melalui program ini, Honda diharapkan dapat hadir lebih dari sekadar penyedia kendaraan berkualitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tetapi juga sebagai bagian yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  • Ramadan Penuh Kebersamaan, Honda Sumsel Berbagi 1.500 Paket Rendang

    Ramadan Penuh Kebersamaan, Honda Sumsel Berbagi 1.500 Paket Rendang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masih dalam semangat kebersamaan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Astra Motor Sumsel bersama jaringan dealer Honda di seluruh Sumatera Selatan mengadakan aksi berbagi 1.500 porsi rendang kepada warga sekitar. Kegiatan bertajuk “1.500 Paket Rendang with Stylo160” ini dilaksanakan serentak di seluruh dealer Honda se-Sumatera Selatan pada 28 Maret 2025 mulai pukul 16.00 WIB.

    Selain pembagian rendang, beberapa dealer Honda juga akan mengadakan berbagai aktivitas tambahan, seperti pengajian, live music, dan lainnya. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati momen menjelang buka puasa dalam suasana kebersamaan.

    Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Astra Motor Sumsel dan seluruh jaringan sepeda motor Honda di Sumsel terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam momen penuh berkah ini. Rendang yang dibagikan diharapkan dapat menjadi sajian istimewa yang menambah kehangatan dan kebahagiaan dalam momen berbuka puasa

    “Kami ingin berbagi kebahagiaan untuk masyarakat di momen spesial ini. Harapannya melalui aksi ini, kami dapat memberikan manfaat dan mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar dealer Honda di Sumsel,” ujar Antofany Yusticia selaku Marketing Manager Astra Motor Sumsel.

    Astra Motor Sumsel terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif. Melalui program ini, Honda diharapkan dapat hadir lebih dari sekadar penyedia kendaraan berkualitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tetapi juga sebagai bagian yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  • Pemprov Sumsel Berangkatkan 880 Penumpang Mudik Gratis dari Terminal AAL

    Pemprov Sumsel Berangkatkan 880 Penumpang Mudik Gratis dari Terminal AAL

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberangkatkan sebanyak 880 penumpang peserta program mudik gratis secara serentak dari Terminal Type A Alang-Alang Lebar pada, Kamis (27/3/2025).

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel, Arinarsa JS mengatakan pelaksanaan program angkutan mudik gratis bertujuan untuk memberikan fasilitas kendaraan mudik bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Tentunya hal ini untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat, dan juga untuk mengurangi angka kecelakaan, serta menciptakan lalin yang tertib dan lancar, serta mudik yang berkeselamatan,” kata Arinarsa.

    Ia menyebut fasilitas angkutan mudik gratis yang digelar oleh Pemprov Sumsel menggunakan tiga moda transportasi, yaitu Speedboat, Kereta api dan bus.

    “Untuk bus tahun ini ada total 25 bus dengan rincian 15 bus untuk mudik dalam provinsi dan 10 bus ke luar provinsi dengan total peserta mudik gratis yang kita berangkatkan serentak hari ini ada sebanyak 880 penumpang,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan jika keberangkatan menggunakan moda transportasi kereta api dibagi menjadi dua sesi, yaitu hari Kamis dan Jum’at.

    “Peserta yang melalui Kereta api ini jumlahnya 2.540 penumpang, keberangkatan tadi sudah kita lepas hari ini dan akan lanjut lagi besok,” ungkapnya.

    Kemudian, untuk moda transportasi Speedboat keberangkatan dijadwalkan besok dengan jumlah peserta 60 orang penumpang.

    “Moda transportasi speedboat ini kita berangkatkan dari simpang PU ke Lalan (P6), untuk moda transportasi ini merupakan kali pertama selama program mudik gratis diselenggarakan. Ini kita buka karena melihat permintaan/animo masyarakat yang mau mudik ke kampung halaman,” lanjutnya.

    Ia menyampaikan jika kegiatan tersebut merupakan progran tahunan yang diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat khususnya di Sumsel.

    “Ini adalah tahun keempat dilaksanakan program angkutan mudik gratis. Awal nya untuk dalam provinsi, seiring waktu banyaknya Partisipasi dari swasta, BUMD dan BUMN sehingga difasilitasi juga untuk keluar provinsi dengan tujuan pulau sumatera dan Jawa,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menambahkan mudik merupakan momen yang sangat dinantikan untuk kumpul bersama keluarga dengan berbagi sukacita di lebaran.

    “Perjalanan mudik jadi tantangan karena adanya lonjakan kendaraan, biaya yang tidak sedikit karena itu program ini hadir untuk mengurangi cost dan memberikan fasilitas mudik yang aman kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Cik Ujang. (Tia)

  • Makin Melambung, H-5 Lebaran Harga Cabai Tembus Rp110 Ribu Per Kilogram

    Makin Melambung, H-5 Lebaran Harga Cabai Tembus Rp110 Ribu Per Kilogram

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga kebutuhan pokok makin melambung H-5 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/Lebaran 2025, salah satunya harga cabai burung yang saat ini tembus Rp110 ribu per kilogram.

    “Harga cabai burung per hari ini sedang tinggi yakni Rp110 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp100 ribu per kilogram. Harga cabai merah Rp60 ribu yang sebelumnya Rp40 ribu per kilogram, lalu cabai rawit Rp100 ribu per kilogram, buncis Rp30 ribu per kilogram, dan tomat naik Rp16 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp10 ribu per kilogram.” ujar salah seorang pedagang cabai, Beni, Rabu (26/3/2025).

    Kemudian, untuk harga bahan pokok lainnya rata-rata masih stabil tinggi, yaitu bawang merah Rp50 ribu per kilogram, bawang putih Rp50 per kilogram, kentang Rp17 per kilogram, dan wortel Rp14 per kilogram.

    “Untuk harga ayam potong juga sedikit mengalami kenaikan menjadi Rp32 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp30 ribu,” tuturnya.

    Sementara itu, salah seorang pedagang daging, Jul mengungkapkan jika harga daging sapi juga mengalami kenaikan, yakni Rp160 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp140 per kilogram.

    Menurut jika kenaikan harga itu dikarenakan banyaknya permintaan dari konsumen menjelang Lebaran 2025.

    “Biasanya harga bahan pokok ini akan makin naik pada saat H-2 Lebaran,” ungkap Jul. (Tia)

  • Gubernur Sumsel Dorong Pembangunan Infrastruktur Penunjang Pariwisata Kota Pagar Alam Melalui Alokasi Bangubsus 

    Gubernur Sumsel Dorong Pembangunan Infrastruktur Penunjang Pariwisata Kota Pagar Alam Melalui Alokasi Bangubsus 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menegaskan, penyaluran Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) untuk Kota Pagaralam, harus mengutamakan pembangunan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima audiensi Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah dalam rangka paparan Walikota Pagaralam, mengenai usulan program dan kegiatan prioritas Kota Palembang melalui bantuan keuangan bersifat khusus tahun anggaran 2025, bertempat di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (26/3/2025).

    Lebih lanjut Gubernur Herman Deru menegaskan, Pemprov Sumsel akan terus mendukung pengembangan pariwisata di Kota Pagaralam. Karena itu perlu dibuatkan infrastruktur penunjang.

    “Kota Pagaralam merupakan kota tujuan destinasi wisata, maka segenap unsur pembangunan harus kesana, Karena wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata akan mendapat kemudahan dan kenyamanan aksesibilitas,” katanya.

    Lebih jauh Herman Deru menegaskan,penyaluran Bantuan Gubernur terdapat beberapa kluster, mulai dari direktif atau menerima usul karena kunjungan Gubernur, bisa juga diusulkan Kepala daerah melalui DPRD Provinsi Sumsel melalui reses dan kunjungan dapil, yang kemudian disampaikan kepada Gubernur melalui Bupati/Walikota.

    “Tiga alasan utama Gubernur dapat memberikan Bangubsus antara lain, program yang bersifat super prioritas bagi daerah, misalnya program yang sangat baik tapi sempat terhenti karena berganti pemimpin sehingga mangkrak. Kemudian, program yang merupakan janji Kepala Daerah terpilih, termasuk misalnya janji perbaikan infrastruktur dari Bupati saat mencalonkan diri, dan ketiga adalah program reguler,” ungkapnya.

    Herman Deru menegaskan, Bangubsus digunakan untuk mengakomodir pembangunan yang bersifat pembangunan infrastruktur.

    “Di Dalam kelompok ini bukan yang berarti kita mengabaikan usual lain, kita fokuskan di infrastruktur terutama jalan, jembatan juga infrastruktur yang mengena di masyarakat contohnya instalasi untuk air minum, prioritas itu yang berkaitan dengan RPJMD yang diperkirakan pemkot atau pemkab kurang pendanaanya, tapi dinilai provinsi itu bermanfaat untuk masyarakat, kita akan backup juga,” tegasnya.

    Lebih jauh Herman Deru menerangkan, Bangubsus harus dilaksanakan dengan akuntabel, efisien, efektif dan yang paling penting tepat sasaran, kemudian untuk besaran nilai bangubsus tergantung dari apa yang dipaparkan, untuk selanjutnya ditelaah dari tim verifikasi khusus penyaluran bangubsus.

    “Pak Bupati dan Pak Walikota, didalam menentukan berapa nilai bantuan sangat tergantung pada apa yang dipaparkan. Jadi masing-masing kepala daerah memang harus melakukan paparan tentang apa-apa saja yang menjadi prioritas di daerah itu, Kemudian akan ditelaah dalam tim verifikasi. Kita fokus saja bantuan keuangan ini menjurus ke infrastruktur khususnya untuk pelayanan masyarakat,” tandasnya.

    Sementara itu Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel beserta jajaran, yang sudah memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kota Pagaralam untuk memaparkan usulan program dan kegiatan prioritas Kota Palembang melalui bantuan keuangan bersifat khusus tahun anggaran 2025.

    “Tujuan kita sama bapak Gubernur, semua berdasarkan asas kepentingan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat. Terimakasih banyak semoga apa yang disampaikan tadi, Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Pagar Alam dapat bersinergi, berkolaborasi untuk pembangunan kota Pagaralam lebih menggeliat lagi,” tandasnya.

  • Gubernur Sumsel Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

    Gubernur Sumsel Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk berangkat mudik lebaran.

    “Mobil dinas milik Pemerintah Provinsi Sumsel tidak boleh dibawa keluar kota atau dibawa mudik lebaran,” ujar Deru, Rabu (26/3/2025).

    Ia mengatakan jika kendaraan dinas hanya diperbolehkan digunakan dalam Kota Palembang untuk kepentingan pekerjaan.

    “Kalau untuk penggunaan mobil dinas di dalam kota yang bersifat pribadi, tentu BBM nya ditanggung sendiri. Jadi kendaraan dinas boleh dipakai di dalam kota untuk kepentingan pekerjaan,” katanya.

    Sementara itu, Sekda Sumsel Edward Candra mengimbau sesuai peraturan yang ada, agar para ASN tidak menggunakan kendaraan dinas.

    “Untuk mudik Lebaran, kami mengimbau seluruh ASN menggunakan kendaraan pribadi. Jika tidak, ada transportasi umum. Aturan itu harus dilaksanakan sebagai bentuk kepatuhan dan keteladanan,” tegasnya.

    Menurutnya, para ASN di lingkungan Pemprov Sumsel tidak akan menggunakan kendaraan dinas ketika ingin mudik nanti.

    “Kami percaya semua pihak dapat mematuhi aturan ini dengan baik,” ucap dia. (Tia).