Syariah Festival Sriwijaya (SYAFARI) 2025: Sinergi Kuat, Ekonomi Syariah Sumsel Siap Melaju

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Semangat sinergi membangun ekonomi syariah bergema di Palembang Indah Mall saat Syariah Festival Sriwijaya (SYAFARI) 2025 resmi digelar pada 25–27 April 2025. Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Sumatera Selatan,” acara ini menjadi bagian dari perjalanan menuju Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Sumatera 2025.

Dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, mewakili Gubernur Sumsel, serta didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky P. Gozali, Syafari 2025 menghadirkan komitmen nyata untuk membangkitkan ekonomi daerah berbasis prinsip syariah. Turut hadir berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Harian Dekranasda Sumsel Dra. Hj. Neng Muhaiba, MM, Ketua MUI Sumsel Prof. Dr. KH. Aflatun Muchtar, M.A, serta Ketua Kadin Sumsel H. Affandi Udji, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Asisten II mengungkapkan optimisme terhadap potensi besar ekonomi syariah di Sumatera Selatan. “Sebagai provinsi dengan mayoritas penduduk muslim, kita memiliki peluang emas untuk mengembangkan ekonomi syariah. Dengan kolaborasi yang kuat, potensi ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel menekankan pentingnya tiga pilar pengembangan ekonomi syariah: penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, dan peningkatan literasi serta gaya hidup halal. “Syafari ini bukan sekadar acara tahunan, tapi langkah nyata memperluas pemahaman masyarakat dan memperkokoh pusat-pusat pertumbuhan ekonomi syariah di daerah,” ujarnya.

Menghidupkan suasana, Syafari 2025 menghadirkan Festival Produk UMKM Syariah, menampilkan beragam produk wastra, kerajinan tangan, hingga makanan halal yang menarik minat pengunjung. Tak hanya berbelanja, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai seminar edukatif, kompetisi menarik, serta sesi berbagi inspirasi dari pelaku usaha sukses.

Komitmen Bank Indonesia terhadap pengembangan ekosistem halal diwujudkan dengan peluncuran Zona Kuliner Halal Aman Sehat (Zona KHAS), serta seremonial penyerahan Piagam Komitmen Pengembangan Ekonomi Pesantren kepada lembaga pendidikan Islam di Sumatera Selatan.

Melalui Syafari 2025, Bank Indonesia bersama seluruh stakeholder menegaskan tekad untuk membangun ekonomi yang inklusif, berkeadilan, berkelanjutan, serta berbasis nilai-nilai keberkahan. Ini sejalan dengan visi Sumatera Selatan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada rakyat dan berlandaskan moral yang kuat.

Untuk informasi lebih lanjut dan update kegiatan, masyarakat dapat mengunjungi akun Instagram resmi Bank Indonesia Sumatera Selatan di @bank_indonesia_sumsel

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bawa UMKM Binaan Raih Omzet Rp385 Juta di Kriyanusa 2026*
Desak Solusi Permanen Karhutla, Wamen LH dan Gubernur Sumsel Kumpulkan 43 Petinggi Korporasi
Perusahaan Perkebunan Diminta Bangun Infrastruktur Cegah Karhutla di Sumsel
Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bawa UMKM Binaan Raih Omzet Rp385 Juta di Kriyanusa 2026*

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Desak Solusi Permanen Karhutla, Wamen LH dan Gubernur Sumsel Kumpulkan 43 Petinggi Korporasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Perusahaan Perkebunan Diminta Bangun Infrastruktur Cegah Karhutla di Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun

Berita Terbaru