Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Fatah dan Pusat Layanan Internasional UIN bersama PUSPENMA Kemenag, Gelar Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dan Pusat Layanan Internasional UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2025, pada Rabu (21/05/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Auditorium Lantai 4 Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang dan daring melalui Zoom Meeting. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Ruchman Basori, M.Ag., Kepala PUSPENMA Kementerian Agama RI, yang menyampaikan secara langsung informasi penting terkait Beasiswa Indonesia Bangkit BIB).

Mewakili Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Wakil Rektor III, Dr. Syahril Jamil, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala PUSPENMA. Ia berharap sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada sivitas akademika terkait skema dan tahapan Beasiswa Indonesia Bangkit.

“Beasiswa Indonesia Bangkit ini adalah peluang besar yang perlu dimanfaatkan oleh seluruh insan akademik UIN Raden Fatah Palembang. Kami mendorong kesiapan para dosen dan tenaga kependidikan, khususnya dalam penguasaan bahasa asing. Jangan sampai kesempatan ini terlewat karena kurangnya kesiapan administratif atau kemampuan berbahasa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Syahril Jamil juga berharap semakin banyak insan akademik dan tenaga pendidik di lingkungan Kemenag yang memahami alur dan peluang beasiswa BIB, serta mampu mempersiapkan diri secara maksimal dalam proses seleksi beasiswa tersebut.

Dr. Ruchman Basori dalam pemaparannya menjelaskan secara komprehensif tentang pengelolaan investasi dan pembiayaan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Ia menegaskan bahwa Beasiswa Indonesia Bangkit diperuntukkan bagi keluarga besar Kemenag, termasuk dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku pendidikan keagamaan lainnya.

Turut hadir dalam acara ini dua perwakilan penting dari Kemenag RI, yakni Amiruddin Kuba, Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Keagamaan dan Afirmasi, serta Tria Sendy Santoso, S.Kom., MM, Ketua Tim Kerja Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan.

Amiruddin Kuba menyoroti pentingnya persiapan kemampuan bahasa asing, seperti IELTS, TOAFL, TOEFL ITP, maupun TOEFL iBT sebagai syarat utama dalam proses seleksi beasiswa.

Sementara itu, Tria Sendy menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi ini di UIN Raden Fatah Palembang, sebagai bentuk sinergi nyata antara kampus dan kementerian dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.

Acara juga diwarnai sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Mereka menyampaikan berbagai pertanyaan seputar teknis pendaftaran, syarat dokumen, serta jenis beasiswa yang ditawarkan.

Sebagai inspirasi, salah satu penerima BIB Double Degree, Nisa, turut membagikan pengalamannya. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan melalui program BIB yang telah membantunya menyelesaikan studi lanjutan dengan baik.

Berita Terkait

PH Yansori Klaim Kasus Lahan Hutan Lebih Tepat Diselesaikan Secara Administrasi
Usai Tarik Uang di Bank, Mobil Pengunjung Kafe di Pagar Alam Dibobol, 30 Juta Raib
Hakim Vonis Herianton 15 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Pria Diduga Selingkuhan Istri
PN Palembang: Sidang Online Tidak Berlaku untuk Semua Perkara Pidana, Penerapannya Ditentukan Majelis Hakim
Target Juara Umum, Tim NG Wakili Sumsel di Kejuaraan Taekwondo Nasional di Lampung
Ancam Sebar Konten Intim Mantan Pacar, Pria di Palembang Ditangkap Polisi
JPU Nilai Dakwaan Telah Sah, Terdakwa Tetap Minta Keadilan di Sidang Tipikor
Dipicu Perselisihan Uang Servis Motor Rp500 Ribu, Seorang Wanita di Palembang Diduga Dianiaya Pacarnya

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

PH Yansori Klaim Kasus Lahan Hutan Lebih Tepat Diselesaikan Secara Administrasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:01 WIB

Usai Tarik Uang di Bank, Mobil Pengunjung Kafe di Pagar Alam Dibobol, 30 Juta Raib

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:51 WIB

Hakim Vonis Herianton 15 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Pria Diduga Selingkuhan Istri

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:45 WIB

PN Palembang: Sidang Online Tidak Berlaku untuk Semua Perkara Pidana, Penerapannya Ditentukan Majelis Hakim

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:55 WIB

Target Juara Umum, Tim NG Wakili Sumsel di Kejuaraan Taekwondo Nasional di Lampung

Berita Terbaru