Siswa SMK di Palembang Ciptakan Game Edukasi untuk Kenalkan Budaya Lokal

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua siswa SMK Negeri 5 Palembang ciptakan sebuah  permainan (Game) edukatif berbasis digital

Dua siswa SMK Negeri 5 Palembang ciptakan sebuah permainan (Game) edukatif berbasis digital

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Keinginan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Palembang dengan cara yang lebih kreatif mendorong dua siswa SMK Negeri 5 Palembang menciptakan sebuah permainan edukatif berbasis digital. Game tersebut diberi nama “Warisan Emas Palembang”, sebuah game sederhana namun sarat informasi tentang ikon budaya dan wisata Ibu Kota Sumatera Selatan itu.

Dibangun dengan konsep matching card, permainan ini mengajak pemain mencocokkan kartu bergambar ikon-ikon khas Palembang mulai dari Jembatan Ampera, kain songket,hingga kuliner pempek. Setiap kartu dilengkapi ilustrasi dan penjelasan singkat sehingga pemain tak hanya bermain, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru mengenai budaya daerah.

Salah satu pengembang game, Izzah, menjelaskan bahwa konsep tersebut dipilih agar proses belajar terasa lebih menyenangkan, terutama bagi anak-anak.

“Kami ingin anak-anak belajar tanpa merasa terbebani. Lewat gambar dan permainan yang ringan, mereka bisa mengenal budaya Palembang dengan cara yang lebih seru,” ujarnya.

Rekan satu timnya, Raub, menuturkan bahwa pengembangan game ini bukan perkara mudah. Mereka membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan untuk menyelesaikan seluruh proses, mulai dari perancangan karakter, desain antarmuka hingga pemrograman.

“Ini jadi game ketiga yang kami buat selama belajar di sekolah. Setiap tahapnya menantang, tapi juga menambah pengalaman baru,” kata Raub.

Guru pembimbing mereka, Siska,  mengatakan bahwa pembuatan game seperti ini sejalan dengan kurikulum Jurusan Animasi di sekolah tersebut. Para siswa memang diarahkan untuk menguasai berbagai kompetensi, termasuk pembuatan karakter, penyusunan storyboard, hingga penggunaan perangkat lunak pengembangan game.

“Proyek ini bagian dari proses pembelajaran mereka. Kami menekankan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menghasilkan karya yang nyata,” tutur Siska.

Ia berharap karya siswa ini tidak berhenti sebagai tugas sekolah semata. Menurut Siska, game “Warisan Emas Palembang” memiliki potensi besar sebagai media belajar untuk anak-anak di tingkat sekolah dasar.

“Harapan saya, game ini bisa dimanfaatkan lebih luas. Kalau bisa digunakan di SD, anak-anak bisa mengenal budaya Palembang sejak dini lewat cara yang menyenangkan.

Kreativitas dua siswa ini menjadi contoh bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk merawat sekaligus mengenalkan warisan lokal kepada generasi muda,”pungkasnya.

Berita Terkait

Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 
Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Dua Terdakwa Kasus Irigasi Air Lemutu Dituntut 5 Tahun, Kholizol Dibebani Uang Pengganti Rp1,6 Miliar
Oplos 16 Ribu Liter BBM, Doni dan Joly Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Empat Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Gondol Motor Korban
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla

Berita Terbaru

Sumsel

Langkahku untuk Menjadi Generasi Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:31 WIB

Sumsel

Ceritaku dalam Lima Sila Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:28 WIB