Sidang Kecelakaan Maut, Ayat Efendi Akui Lelah dan Terungkap Perdamaian Rp 26 Juta

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa Ayat Efendi dihadirkan dalam sidang pemeriksaan saksi perkara kecelakaan maut yang menewaskan Irmayana di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (22/12/2025). (Photo: Hermansyah)

Terdakwa Ayat Efendi dihadirkan dalam sidang pemeriksaan saksi perkara kecelakaan maut yang menewaskan Irmayana di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (22/12/2025). (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sidang perkara kecelakaan lalu lintas maut yang menewaskan Irmayana kembali digelar di Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus, Senin (22/12/2025). Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang menghadirkan terdakwa Ayat Efendi dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sangkot Lumban Tobing, SH,MH, Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Indra, perwakilan dari PT Pratama, perusahaan pemilik truk kontainer bernomor polisi BH 8388 MF yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Di hadapan majelis hakim, saksi Indra mengungkapkan bahwa telah terjadi perdamaian antara keluarga terdakwa dengan keluarga korban. Kesepakatan perdamaian tersebut dituangkan dalam surat tertanggal Oktober 2025, dengan disertai pemberian kompensasi sebesar Rp26 juta kepada pihak keluarga korban.

Saksi juga menjelaskan bahwa truk kontainer tersebut digunakan sebagai sarana mencari nafkah dan pada saat kejadian dalam kondisi berhenti di pinggir jalan. Ia mengaku telah mengajukan permohonan pinjam pakai kendaraan karena masa operasional kendaraan telah berakhir dan dikhawatirkan menimbulkan risiko jika terlalu lama terparkir.

Selanjutnya, JPU Sigit Subiantoro, SH, memeriksa terdakwa terkait keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Terdakwa Ayat Efendi membenarkan seluruh keterangannya saat proses penyidikan.

Ayat Efendi mengakui bahwa saat kejadian kondisi jalan dalam keadaan gelap dan dirinya lelah serta mengantuk usai bekerja. Ia menegaskan tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan hanya melaju sekitar 40 kilometer per jam.

Mobil Toyota Calya BG 1251 JM warna silver yang dikemudikannya menabrak bagian belakang truk kontainer hingga masuk ke kolong kendaraan tersebut. Terdakwa menyebutkan, setelah kejadian korban langsung dibawa ke rumah sakit. Kondisi jalan saat itu dinilai baik, hanya terdapat sedikit tanjakan.

Dalam surat dakwaan JPU disebutkan, kecelakaan terjadi pada Kamis, 25 September 2025 sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan Abdul Rozak, tepatnya di dekat Kredit Plus Palembang. Akibat kelalaian terdakwa, korban Irmayana (31) dinyatakan meninggal dunia.

Sebelum kecelakaan, terdakwa menjemput saksi Sri Ninda dan korban Irmayana, sempat berhenti di depan Hotel Ayola Jalan Kolonel Atmo Palembang, lalu makan di sebuah rumah makan. Saat perjalanan pulang menjelang subuh, saksi Sri Ninda yang duduk di kursi belakang sempat memperingatkan adanya truk kontainer di depan sebelah kiri.

Terdakwa berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri, namun kecelakaan tidak dapat dihindari. Korban kemudian dievakuasi oleh terdakwa dengan bantuan pengguna jalan lainnya.

Berdasarkan hasil visum RS Bunda Palembang, korban mengalami luka berat pada wajah kiri dan dagu kiri yang menyebabkan korban meninggal dunia. Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (ANA)

Berita Terkait

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi
Warga Karang Anyar Keluhkan Polusi Debu Batubara, PT BA Turun Langsung Tampung Aspirasi
Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi
Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Warga Karang Anyar Keluhkan Polusi Debu Batubara, PT BA Turun Langsung Tampung Aspirasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos

Berita Terbaru

Sumsel

Jika Pancasila adalah Cermin, Apa yang Saya Lihat?

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:52 WIB