Riezky Aprilia : Dalam Pertanian Sumsel Raksasa yang Tertidur akan Kita Bangunkan

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Calon Wakil Gubernur Sumsel Riezky Aprilia menilai Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai raksa yang tertidur didalam Pertanian. Meski sebagai Provinsi penyokong Pangan Nasional, ia merasa potensi Pertanian yang dimiliki Sumsel belum dimanfaatkan dengan Maksimal.

Oleh karena itu, Ia mengaku merasa tertantang untuk membangunkan Sumsel sebagai Raksasa itu Bersama Eddy Santana Putra sebagai calon Gubernur.

“Dalam pertanian Sumsel merupakan raksasa yang tertidur, karena dalam 15-20 tahun ini saya melihat potensi Pertanian Sumsel tidak dimanfaatkan secara Maksimal,” kata Riezky dibincangi usai dirinya bersama Eddy Santana Putra mengikuti pengundian nomor urut kontestasi pada Pilkada Sumsel, bertempat di Kantor KPU Sumsel, Senin Malam, (23/9/2024).

Riezky selama berada di DPR RI komisi 4 mengurusi bidang Pertanian merasa tertantang untuk membangunkan potensi Sumsel. Dirinya telah memetakan sejauh mana potensi Pertaniannya yang dimiliki Sumsel seperti Banyuasin dengan Holtikultura dan Kabupaten Musi Banyuasin dengan sentra Hewani.

“Jika kami terpilih memimpin Sumsel nantinya, Mungkin itu akan kita atur berdasarkan kemampuan dan kemauan kepala Daerah siapapun nanti yang akan menjadi kepala daerah di wilayah tersebut. Karena pemerintah provinsi menjadi perpanjangan tangan pusat di daerah,” ungkapnya. Apalagi ia merasa selama berada di komisi 4 DPR RI terus coba mengupgrade Sumsel, Tapi selalu banyak keterbatasan.

“Nah hari ini dengan mencalonkan diri menjadi Excecutif. Kami dengan pak Edy yang jago infrastruktur dan saya punya visi di pertanian insya Allah kita bergotong royong bersama rakyat memajukan Sumsel Cerah,” terangnya.

Terkait mendapatkan nomor urut 2 dalam Pilkada Sumsel, Riezky mengaku bersyukur karena nomor 2 berada ditengah dan mudah dicari.

“Nomor 2 gampang dicari, lebih dahulu terlihat, begitu bukan kecil saja sudah terlihat, coblos tutup lagi,” terangnya sembari bercanda.

Apalagi ia menilai jika nomor 2 adalah nomor paling baik layaknya kecocokan dua pasangan dan saling melengkapi, tak sendirian dan tak berlebihan. “Semua nomor itu bagus, tapi hari ini nomor 2 itu paling top karena saling melengkapi, seperti dua mata, dua telinga, dua tangan dan dua kaki, semua itu untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi
Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69
Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat
BI Sumsel Apresiasi 11 Responden dan Surveyor Terbaik, Perkuat Kualitas Data Ekonomi Daerah
JPU KPK Minta Eksepsi Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Suap Smartboard Muara Enim Ditolak
HUT ke-81 PGRI, Ahmad Zulinto Ingatkan Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Teknologi
Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi
Sah DPRD Palembang Bersama Pemkot Palembang Tanda tangani Nota KUA PPAS 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi

Kamis, 5 November 2026 - 20:51 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WIB

Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

BI Sumsel Apresiasi 11 Responden dan Surveyor Terbaik, Perkuat Kualitas Data Ekonomi Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

JPU KPK Minta Eksepsi Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Suap Smartboard Muara Enim Ditolak

Berita Terbaru