Rampok Satroni Rumah Toke Sawit, Dua Korban Kena Tembak

- Redaksi

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban yang alami luka tembak.
Foto: hfz

Salah satu korban yang alami luka tembak. Foto: hfz

SUARAPUBLIK.ID, SEKAYU – Aksi perampokan terjadi di rumah Saipul, warga Philips 18 Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, Sumsel, Selasa (12/4/2022) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat kondisi hujan deras dan mati lampu.

Berdasarkan informasi didapatkan, diduga para pelaku berjumlah tiga orang berhasil masuk ke rumah korban yang merupakan toke sawit melalui jendela rumah pada bagian belakang. Dengan memecahkan kaca dan menjebol terali besi. Sementara pada saat kejadian kondisi sedang hujan deras dan mati lampu, sehingga dengan mudah para pelaku masuk ke rumah korban.

Setelah berhasil masuk, aksi mereka diketahui pemilik rumah. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku menembakkan senjata api dan menyabet korban dengan kapak. Sedangkan istri maupun anak korban disekap oleh pelaku.

“Diduga pelaku berjumlah tiga orang, masuk dari jendela belakang. Pemilik rumah yakni Saipul dan Epar mengalami luka tembak bagian tangan dan dada serta luka kapak sehingga dilarikan ke RS Hermina Palembang,” kata salah satu warga yang berhasil dihubungi melalui phonselnya.

Menurut dia, korban memang seorang toke sawit serta memiliki timbangan atau RAM. Para pelaku berhasil menggasak uang tunai, emas, dan handphone pemilik rumah. “Kalau kerugian mungkin capai ratusan juta rupiah,” ucapnya.

Sementara, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Babat Supat, Iptu Andi Firdaus membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada kejadian itu, sekarang kami masih lidik. Dari beberapa keterangan saksi para pelaku berjumlah tiga orang, Jam 2 malam, ada dua korban luka tembak dan kapak sekarang dilarikan ke RS Hermina,” jelasnya.

Selain itu, dirinya belum bisa memberikan keterangan banyak karena sekarang sedang berada di lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara. “Kita sedang olah TKP dan memeriksa saksi, kalau kerugian belum tahu karena korban sedang mendapatkan perawatan medis, hanya saja minta keterangan para tetangga korban, ” pungkasnya. (Hfz)

Berita Terkait

Bupati Muba Instruksikan Ke Perusahaan Kepatuhan Regulasi Tenaga Kerja dan Transparansi Loker Bagi Warga Muba 
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal
Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman
Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin
Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.
Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:57 WIB

Bupati Muba Instruksikan Ke Perusahaan Kepatuhan Regulasi Tenaga Kerja dan Transparansi Loker Bagi Warga Muba 

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:48 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:46 WIB

Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.

Berita Terbaru