Pulang Training Kerja, Bayu Dibegal 4 Orang di Jakabaring

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban didampingi ibunya membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban didampingi ibunya membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Apes dialami Bayu Andika (25), warga Jalan Silaberanti Ujung, Kecamatan Jakabaring Palembang. Bayu harus merelakan sepeda motor yang baru dia beli secara kredit dirampas, usai menjadi korban begal.

Atas kejadian tersebut, Bayu Andika ditemani orangtuanya, mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (31/7/2025), untuk melaporkan peristiwa yang dia alami.

Ditemui usai membuat laporan polisi, Bayu menceritakan, kejadiannya berlangsung di Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya di depan Gedung Dekranasda, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, pada Rabu (30/7/2025), sekitar pukul 22.00 WIB.

Bermula ketika Bayu hendak pulang ke rumah usai mengikuti training kerja di kawasan Jakabaring. Ketika melintas di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motornya dipepet empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Sepeda motor saya langsung ditendang sampai terjatuh. Pas saya mau membetulkan motor lagi, pelaku yang dibelakang hendak membacok saya dengan celurit,” ungkap Bayu, ketika diwawancarai awak media.

Dikatakan Bayu, melihat pelaku hendak membacok, dirinya langsung berlari menyelamatkan diri. Sehingga keempat pelaku dengan leluasa membawa kabur sepeda motornya.

“Tidak sempat dibacok pak, cuma diayunkan saja. Saya langsung kabur. Motor baru, belum genap seminggu dibeli. Saya harap dengan laporan ini, polisi segera menindaklanjutinya dan menangkap para pelakunya,” tambah Bayu.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Ipda Erwin membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban. “Sudah kita terima dan akan dilimpahkan ke Satreskrim untuk proses penyelidikan,” tutur dia. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB