Polisi Usut Penyebab Kematian Aipda Paimbonan, Ada Luka Tembak di Kepala

- Redaksi

Jumat, 16 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Halimudin

Agus Halimudin

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kematian Kepala Unit Pengamanan Internal (Kanit Paminal) Polres Musi Rawas Aipda Paembonan (41) dengan luka tembak di kepala masih menjadi misteri.

Kabid Propam Polda Sumsel Agus Halimudin mengatakan bahwa hingga saat ini tim gabungan yang terdiri dari Propam Polda Sumsel, Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) dan Polres Musi Rawas terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kematian korban.

“Iya Tim gabungan masih melakukan penyelidikan apa penyebab kematian Aipda Paimbonan,” kata Agus saat diwawancarai, Jumat (16/06).

Lanjut dikatakan Agus, Aipda Paembonan
tewas dengan luka tembak di kepala lantaran diduga akibat terkena senpi.

“Iya ada luka tembak di kepala,” ujar Agus.

“Kami juga sudah mengamankan barang bukti senjata api,” tambah Agus.

Saat ini jenazah Aipda Paembonan sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diberitakan sebelumnya, anggota Polres Musi Rawas ditemukan meninggal secara tak wajar.

Jenazah Aipda Paimbonan ditemukan berada di kawasan Agropolitan, Komplek Perkantoran Pemkab Musi Rawas atau tepatnya berada di bawah atap saung di sebelah helipad, pada Kamis (15/06) kemarin.

Di tempat kejadian perkara (TKP) terdapat
adanya bekas darah yang ditutupi dengan pasir.

Namun, tidak ada garis polisi atau police line yang menandakan adanya tindakan penyelidikan di area tersebut.

Jenazah kemudian dibawa oleh petugas ke RSUD Siti Aisyah Lubuk Linggau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengevakuasi jasad korban, polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata api dan mobil dinasnya. (*)

Berita Terkait

Simulasi TKP Jadi Arena Adu Ketangkasan, Kapolda Sumsel Uji Kemampuan Penyidik Polres Se-Sumsel
Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin
Operasi Senpi Musi 2026 Ungkap 16 Kasus, Polda Sumsel Sita 119 Senjata Api dan Ratusan Amunisi
Emas 6,7 Gram Dipinjam untuk Modal Dapur MBG, Tak Kunjung Dikembalikan hingga Korban Rugi Rp15,4 Juta
Sindikat Narkoba Pemasok Kawasan Tambang Dibongkar, Polisi Sita 11.443 Ekstasi dan Hampir 1,4 Kg Sabu
Korupsi E-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Mantan Kepala Kantor Pos Air Sugihan Ditahan Kejari OKI
Pria Diduga Rudapaksa Perempuan Berkebutuhan Khusus di Palembang, Aksi Terekam CCTV
Terungkap di Sidang Korupsi KUR BSI: Syarat PT KIM Tak Lengkap, Mantan Branch Manager Akui Tetap Setujui Pencairan Rp9,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Operasi Senpi Musi 2026 Ungkap 16 Kasus, Polda Sumsel Sita 119 Senjata Api dan Ratusan Amunisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:28 WIB

Emas 6,7 Gram Dipinjam untuk Modal Dapur MBG, Tak Kunjung Dikembalikan hingga Korban Rugi Rp15,4 Juta

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sindikat Narkoba Pemasok Kawasan Tambang Dibongkar, Polisi Sita 11.443 Ekstasi dan Hampir 1,4 Kg Sabu

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:38 WIB

Korupsi E-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Mantan Kepala Kantor Pos Air Sugihan Ditahan Kejari OKI

Berita Terbaru