Pj Gubernur Gerak Cepat Tanggapi Karhutla Sumsel

- Redaksi

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penjabat Gubernur Sumsel Agus Fathoni gerak cepat dalam menanggapi kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Ia yang baru dilantik hari ini, Senin (2/10/2023), langsung mengintruksikan Tim Satgas Karhutla Sumsel untuk mengadakan Rapat Karhutla pada tanggal 5 Oktober nanti.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Iqbal Alisyahbana ditemui usai rapat dengan anggota Komisi V DPRD Sumsel. “Karhutla menjadi fokus utama PJ Gubernur Sumsel,” kata Iqbal.

Apalagi Kondisi Karhutla di Sumsel terus meningkat sejak dua bulan terakhir, dari total 8000 lebih titik hot spot, terbesar pada bulan September dengan 6000 totok hot spot yang terdata. “Tapi mudah mudahan bencana Karhutla ini tidak separah tahun 2015, meski sama sama terkena Elnino,” ungkapnya. Karena pada tahun 2015 titik hotspot menyentuh angka 27000 titik.

Sedangkan untuk TMC, Iqbal menambahkan jika hari ini akan dilakukan 2 kali TMC di 2 wilayah berbeda dengan melihat potensi awan yang memungkinkan untuk dilakukan penyemaian. “Untuk satu kali Sortie sendiri sebanyak 1000 KG, artinya ada 2000 KG yang akan di semai dilangit Sumsel,” jelasnya. TMC sendiri akan dilakukan selama satu minggu kedepan. “Dari hasil koordinasi dengan BMKG, potensi awan penghujan masih termonitor ada di Sumsel, sehingga TMC bisa dilakukan,” sambungnya.

Ia menyebutkan, TMC menjadi salah satu upaya besar untuk mengatasi kekeringan dan menekan karhutla makin meluas. Selain TMC, pemadaman lewat udara juga dimaksimalkan. “Sekarang fokus kita memang ke OKI, karena lahan gambut banyak terbakar disana. Tim pemadam dari darat sudah ekstra bekerja siang malam, dan waterboombing juga sudah digerakkan terus,” kata dia.

Terkait adanya keluhan dari Pemerintah Jambi terkait kabut asap diwilayah mereka merupakan kiriman dari Provinsi Sumsel, Iqbal tak menepis keluhan itu, hanya saja ia beranggapan jika sebenarnya wilayah disekitar perbatasan Jambi dan Sumsel dalam kondisi aman.

“Ada kamungkinan kiriman asap dari OKi atau OI, namun intensitasnya kecil tak seperti yang diberitakan di Media Jambi,” jelasnya.

Berita Terkait

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta

Berita Terbaru