Pj Gubernur Gerak Cepat Tanggapi Karhutla Sumsel

Kota Palembang179 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penjabat Gubernur Sumsel Agus Fathoni gerak cepat dalam menanggapi kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Ia yang baru dilantik hari ini, Senin (2/10/2023), langsung mengintruksikan Tim Satgas Karhutla Sumsel untuk mengadakan Rapat Karhutla pada tanggal 5 Oktober nanti.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Iqbal Alisyahbana ditemui usai rapat dengan anggota Komisi V DPRD Sumsel. “Karhutla menjadi fokus utama PJ Gubernur Sumsel,” kata Iqbal.

Apalagi Kondisi Karhutla di Sumsel terus meningkat sejak dua bulan terakhir, dari total 8000 lebih titik hot spot, terbesar pada bulan September dengan 6000 totok hot spot yang terdata. “Tapi mudah mudahan bencana Karhutla ini tidak separah tahun 2015, meski sama sama terkena Elnino,” ungkapnya. Karena pada tahun 2015 titik hotspot menyentuh angka 27000 titik.

Baca Juga :  Lestarikan Kain Khas Palembang, Warga Binaan Perempuan LPP Kelas II A Kota Palembang Mengikuti Pelatihan Jumputan

Sedangkan untuk TMC, Iqbal menambahkan jika hari ini akan dilakukan 2 kali TMC di 2 wilayah berbeda dengan melihat potensi awan yang memungkinkan untuk dilakukan penyemaian. “Untuk satu kali Sortie sendiri sebanyak 1000 KG, artinya ada 2000 KG yang akan di semai dilangit Sumsel,” jelasnya. TMC sendiri akan dilakukan selama satu minggu kedepan. “Dari hasil koordinasi dengan BMKG, potensi awan penghujan masih termonitor ada di Sumsel, sehingga TMC bisa dilakukan,” sambungnya.

Ia menyebutkan, TMC menjadi salah satu upaya besar untuk mengatasi kekeringan dan menekan karhutla makin meluas. Selain TMC, pemadaman lewat udara juga dimaksimalkan. “Sekarang fokus kita memang ke OKI, karena lahan gambut banyak terbakar disana. Tim pemadam dari darat sudah ekstra bekerja siang malam, dan waterboombing juga sudah digerakkan terus,” kata dia.

Baca Juga :  Meski Diselimuti Kabut Asap, Penerbangan di Bandara SMB II Masih Normal

Terkait adanya keluhan dari Pemerintah Jambi terkait kabut asap diwilayah mereka merupakan kiriman dari Provinsi Sumsel, Iqbal tak menepis keluhan itu, hanya saja ia beranggapan jika sebenarnya wilayah disekitar perbatasan Jambi dan Sumsel dalam kondisi aman.

“Ada kamungkinan kiriman asap dari OKi atau OI, namun intensitasnya kecil tak seperti yang diberitakan di Media Jambi,” jelasnya.

    Komentar