Pj Bupati Banyuasin Himbau Stakeholder Tingkatkan Antisipasi Karhutla

Banyuasin151 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pasalnya saat ini sedang memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober nanti.

Karena itulah, Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam SH mengimbau seluruh pihak diantaranya masyarakat agar selalu waspada bencana yang terjadi di musim kemarau. Terutama, kebakaran hutan dan lahan.

Hal ini disampaikannya usai shalat Jum’at di masjid Al- Amir komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin bersama Kapolres, Dandim 0430, Sekretaris Daerah dan beberapa OPD saat berbincang – bincang membahas karhutla yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Kewaspadaan harus ditingkatkan saat musim kemarau, berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan,” kata Pj Bupati Hani Syopiar Rustam SH kepada wartawan, Jum’at (29/9).

Baca Juga :  Kabut Asap, Sat Lantas Polres Banyuasin Terus Atur Lalu Lintas di Jalan Palembang - TAA

Dia mengatakan, musibah karhutla rawan terjadi saat musim kemarau. Namun itu bisa diantisipasi asalkan seluruh elemen berniat menjaga dan menahan diri, agar tidak membuka lahan dengan dibakar.

“Masyarakat selalu berhati-hati saat menghidupkan api. Bahaya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau sangat rawan terjadinya. Selain itu kekeringan juga menjadi ancaman, hal itu harus diwaspadai,”ucap dia.

Agar musibah kebakaran tidak terjadi maka menurutnya perlu meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk menjaga wilayahnya dari bahaya kebakaran serta bencana kebakaran dan penanggulangannya.

“Karena itu, semua pihak dapat meningkatkan responsibilitas terhadap situasi kondisi secara intensif dengan unit kerja terkait untuk melakukan antisipasi terkait penanggulangan bahaya bencana kebakaran,” tutur dia.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyuasin Siap Wujudkan Pemilu 2024 Yang Aman dan Kondusif

“Bagi masyarakat agar tidak membakar atau membuang puntung rokok disembarang tempat untuk menghindari terjadinya kebakaran lahan kebun, hutan dan lahan kering,” pesan dia menambahkan.

Ia minta kepada semua masyarakat dan stakeholder Banyuasin, mari kita jaga bersama dan antisipasi bersama terutama pencegahan karhutla yang semakin marak sekarang ini.”Semua berdasarkan kesadaran kita sendiri dan kerja sama kita semua, Insya Allah kita bebas karhutla,” ungkap dia.

Dia berujar, saat ini tengah menghadapi El Nino, fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya.

Baca Juga :  Kabut Asap, Sat Lantas Polres Banyuasin Terus Atur Lalu Lintas di Jalan Palembang - TAA

Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia dan kabupaten Banyuasin yang karhutla otomatis muda sekali terjadi.

“Wilayah Kabupaten Banyuasin sangat luas, kalau bukan kesadaran kita mana mungkin bisa kita tanggulangi, untuk itu semua elemen harus proaktif dalam menanggulangi karhutla ini,” ajak dia.

“Jangan lelah untuk menghimbau, masyarakat kita, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Mari kita selamatkan bumi Sedulang Setudung dari karhutla,”tegas dia. (Adm)

    Komentar