Pinjam Motor Teman usai Diantar, Rizky Malah tak Kunjung Kembali

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi penggelapan motor kembali terjadi. Modusnya pun berbagai macam cara yang dilakukan pelakunya. Seperti dialami korban yakni Andre Saputra (25). Tak terima motornya sudah raib digelapkan temannya, sendiri membuat ia pun melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (27/8/2025).

Dihadapan petugas piket pengaduan, warga Jalan Gang Harapan, Kecamatan SU I Palembang ini menuturkan, peristiwa tersebut dialaminya terjadi pada Jumat (22/8/2025), sekitar pukul 13.00 WIB, di Lorong Singa Yuda Kelurahan 35 ilir Kecamatan IB II, Palembang.

Berawal, terlapor yakni Rizki merupakan teman korban, lalu datang ke rumahnya untuk meminta antar ke kawasan Tangga Buntung. “Jadi Terlapor ini teman saya. Datang ke rumah minta tolong antar ke kawasan Tangga Buntung,” katanya.

Karena kasihan, lanjut korban, saat itu dirinya pun mengantar terlapor ke tempat tujuan. Namun setiba di tempat kejadian perkara (TKP), terlapor meminjam motor korban.

“Minta antar, sudah saya antar. Setiba di TKP, terlapor kembali meminjam motor dengan alasan hendak pergi sebentar,” katanya.

Betapa paniknya Andre. Setelah lama menunggu terlapor di TKP, dia pun tidak kunjung pulang. “Saya tunggu-tunggu, Terlapor ini tidak kunjung kembali pulang. Lalu saya tanya dengan orang disekitar TKP, ternyata warga sana tidak mengenal Terlapor,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian 1 Unit motor Honda beat Street bernopol BG 3049 ADR. “Oleh itulah saya laporkan ke sini. Berharap motor saya bisa kembali dan terlapor di tangkap. Dari informasi, terlapor sering menggelapkan motor warga,” tuturnya.

Sementara, KA SPT Polrestabes Palembang Ipda Yudi Setiawan membenarkan adanya laporan korban terkait aksi penggelapan R2. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang unit Ranmor,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Berita Terbaru