PGN dan Mubadala Energy Jajaki Potensi Pasokan Gas dari Blok Andaman  

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Mubadala Energy (South Andaman) RSC LTD (“Mubadala Energy”) akan melakukan kajian bersama terhadap pemanfaatan gas bumi dari Kontrak Kerja Sama (KKS) South Andaman. Kolaborasi ini mencakup penjajakan pengembangan infrastruktur pipa gas serta opsi pemanfaatan potensi infrastruktur LNG.

Nota Kesepahaman (MoU) antara PGN dan Mubadala Enegy merupakan kelanjutan dari MoU sebelumnya yang telah ditandatangani pada bulan Oktober tahun lalu, untuk melakukan studi terhadap fasilitas kilang Arun dan terminal regasifikasi, guna mendukung kegiatan hulu minyak dan gas bumi.

Dengan prospek produksi yang menjanjikan, Nota Kesepahaman (MoU) ini sebagai langkah lanjutan dalam pengembangan rencana pemanfaatan pasokan gas untuk memenuhi permintaan gas bumi yang terus meningkat di berbagai sektor dan wilayah, termasuk Sumatra dan Jawa setelah pembangunan pipa Duri–Dumai–Medan terealisasi. Selain itu, studi ini juga akan mengeksplorasi opsi pengembangan LNG untuk mendukung kebutuhan di seluruh wilayah operasional PGN.

“PGN menyambut baik kolaborasi dalam inisiatif korporasi ini untuk menjajaki pemanfaatan pasokan gas dari KKS South Andaman, yang memiliki potensi untuk mendukung peningkatan ketahanan energi domestik, seiring dengan kebutuhan gas bumi dalam negeri yang akan terus mengalami peningkatan,” terang Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini.

“PGN akan melibatkan Anak Perusahaan dan Cucu Perusahaan yaitu Pertagas dan Perta Arun Gas untuk mengkaji kesiapan infrastuktur yang berpotensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan guna mendukung pendistribusian gas bumi dari Andaman ke pelanggan potensial. PGN Group mengedepankan transparansi mengenai data-data yang disampaikan untuk kegiatan wilayah KKS South Andaman serta memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik (GCG),” ungkap Ratih.

Abdulla Bu Ali, Presiden Direktur Mubadala Energy Unit Bisnis Indonesia menyampaikan, “Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah dalam membuka potensi gas di South Andaman. Adapun, hal ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung ketahanan energi nasional”.

Berita Terkait

Misteri di Kamar Nomor 12: Kabid Kanwil Kemenkumham Sumsel Ditemukan Meninggal di Kost
Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Berkendara Aman di Cuaca Panas
Dukung Kebutuhan Finansial PPPK, Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan
Perkuat Jalur Logistik Regional, HKI Kebut Pembangunan Tol Betung–Jambi
Gubernur Sumsel Instruksikan Camat Kawal Petugas Sensus Ekonomi 2026
Bulog Gelar Operasi Pasar di Lemabang, Sediakan 600 Liter Minyakita
Vonis 4 Tahun 10 Bulan, Tim Hukum Robi Vitergo Siapkan Langkah Lanjutan
Conie Pania Putri Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Gandus
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:38 WIB

Misteri di Kamar Nomor 12: Kabid Kanwil Kemenkumham Sumsel Ditemukan Meninggal di Kost

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:33 WIB

Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Berkendara Aman di Cuaca Panas

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:30 WIB

Dukung Kebutuhan Finansial PPPK, Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:47 WIB

Perkuat Jalur Logistik Regional, HKI Kebut Pembangunan Tol Betung–Jambi

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Sumsel Instruksikan Camat Kawal Petugas Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru

Empat Lawang

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Foto Dinas kesehatan kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB