Pertikaian Dua Pemuda Di Sungai Lilin Berujung Tewas.

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Pertikaian dua pria di depan warung manisan di Jalan Puskesmas, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berujung maut.

MK (20) meninggal ditempat setelah perutnya disabet egrek hingga mengalami luka robek parah, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut melibatkan SM (22), yang kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku juga mengalami luka robek pada bagian kepala dan masih menjalani perawatan medis.

Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan kejadian bermula saat korban, tersangka dan sejumlah saksi sedang berkumpul di depan warung manisan milik Icap.

Saat itu, tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor milik korban. Namun permintaan tersebut ditolak.

“Awalnya tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor, tetapi korban menolak. Diduga karena ucapan yang disampaikan korban membuat tersangka tersinggung,” kata Hutahaean, Senin (31/8/2026).

Lanjutnya, setelah penolakan tersebut tersangka sempat merangkul korban dan meminta korban pergi dari lokasi. Korban kemudian meninggalkan tempat tersebut. Namun, tak lama berselang, korban kembali ke lokasi menggunakan sepeda motor sambil membawa satu unit egrek berwarna kuning silver.

“Korban kemudian mengayunkan egrek tersebut ke arah tersangka hingga mengenai bagian kepala. Tersangka mengalami luka robek dan mengeluarkan darah, setelah melakukannya korban kemudian sempat hendak melarikan diri, tetapi terjatuh sehingga egrek yang dibawanya terlepas,”ungkapnya.

Melihat egrek terjatuh, tersangka mengejar korban dan mengambil benda tajam tersebut. Egrek yang sudah berada di tangan tersangka kemudian diayunkan satu kali ke arah perut korban.

“Akibat sabetan tersebut membuat perut korban mengalami luka robek parah, akibat luka yang dialami korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah kejadian, tersangka melarikan diri dari lokasi,”ungkapnya.

Lanjutnya, Polsek Sungai Lilin langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan mengamankan tersangka. Saat ini masih menjalani perawatan akibat luka yang dialami.

“Dari peristiwa tersebut kita mengamankan barang bukti berupa satu unit egrek warna kuning silver, satu helai kaos berkerah warna hitam milik korban yang terdapat noda darah dan satu helai celana jeans warna hitam milik korban. Penyelidikan saat ini terus dilakukan oleh Polsek Sungau Lilin,”jelasnnya.

 

Berita Terkait

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup
Pengacara Minta Kholizol-Raga Bebas: Tuntutan JPU Dinilai Tak Sesuai Fakta Sidang
Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun
Pandangan Kriminologi dan Ahli Hukum Pidana dalam Perkara Ko Ajun
Sidang Gugatan 25 Media di Palembang, Ahli Dewan Pers Tegaskan Wartawan Berhak Publikasikan Fakta Peristiwa
Kolaborasi BPDP, Ditjenbun dan IPB Training Perkuat Kompetensi Petani Sawit OKU
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
Palembang dapat Bantuan Dalam Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Pertikaian Dua Pemuda Di Sungai Lilin Berujung Tewas.

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pengacara Minta Kholizol-Raga Bebas: Tuntutan JPU Dinilai Tak Sesuai Fakta Sidang

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pandangan Kriminologi dan Ahli Hukum Pidana dalam Perkara Ko Ajun

Berita Terbaru

Sumsel

Pertikaian Dua Pemuda Di Sungai Lilin Berujung Tewas.

Senin, 31 Agu 2026 - 19:37 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agu 2026 - 17:49 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agu 2026 - 17:45 WIB