Perketat Keamanan di Kawasan Macan Lindungan, Polrestabes Tambah Personel

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. (Photo: Kiki Nardance)

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, angkat bicara terkait adanya aksi premanisme di kawasan Macan Lindungan Palembang, yang memakan korban seorang sopir truk Al Kodirin (44), warga Lampung, yang tewas setelah menjadi korban penusukan.

Harryo mengatakan, hingga saat ini 2 dari 4 pelaku sudah berhasil ditangkap, untuk dua pelaku lagi yang masih berstatus buron, kini dalam pengejaran. “Dua pelaku sudah berhasil ditangkap dan 2 pelaku yang masih buron masih diburu,” tegasnya,Jumat (28/11/2025).

Pasca peristiwa tersebut, lanjut Harryo, pihaknya juga akan menambah personel di kawasan tersebut. ” Benar kita akan menambah personil di kawasan tersebut yang rawan aksi pemalakan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” katanya.

Sambung Kapolrestabes, sebelumnya petugas sudah berjaga di kawasan tersebut, dimana disama tepatnya di simpang lampu merah macan Lindungan ada pos kontainer dan ada petugas yang berjaga.

“Di kawasan Macan Lindungan ada pos dan saat kejadian tidak terlihat dari pos. Hal ini dikarenakan para pelaku memanfaatkan kemacetan ketika kendaraan berhenti atau melambat pelaku mulai melancarkan aksinya,” bebernya.

“Jadi para pelaku ini beraksi saat memanfaatkan kondisi yang sedang terjadi saat itu. Problemnya sering terjadi berawal dari kemacetan,” katanya, kembali.

Terkait hal ini, lebih jauh Harryo mengatakan, hingga kini pihaknya sudah berkordinasi dengan dinas terkait Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya dengan Dinas Perhubungan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pemda dan Satpol PP juga. Untuk mengantisipasi kejadian ini, agar tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aksi pelaku pemalakan di jalan Letjen Alamsyah Ratu Perwiranegara Keamatan IB I, Palembang tepatnya Simpang Macan Lindungan kembali terjadi, Senin (24/11/2024), sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat peristiwa ini, kali ini menelan korban jiwa, korban seroang sopir yakni Al Kodirin (44), warga Simpang Tulung Itik II Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, setelah menjadi korban penusukan yang dilakukan salah satu dari 4 pelaku.

Peristiwa ini terjadi berawa pada saksi yakni Husaini (36) bersama korban melintas dari arah Musi 2 Menuju Soekarno Hatta. Pada saat itu Husaini bersama korban terjebak Macet di Lampu Merah Simpang 5 Macan Lindungan.

“Terjebak macet pak awalnya di lokasi tersebut,” kata Husaini, kepada petugas. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru