Perahu Sampan Karam Dihantam Ombak, Satu Orang Lansia Hilang

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebuah Perahu Sampan karam di Sungai Ogan, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 11.30 WIB. Kapal tersebut karam usai dihantam angin kencang dan ombak besar.

Informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban bernama Maleha (70) bersama anaknya Zainal (50), bermaksud pulang ke rumah dengan menaiki Perahu Sampan setelah selesai beraktivitas di sawahnya yang berada di seberang sungai.

Nahas, ketika dalam perjalanan menyeberangi sungai saat mau melewati Tongkang Batubara yang sedang sandar, tiba-tiba terjadi angin kencang dan ombak yang tinggi.

Hal ini mengakibatkan perahu yang mereka naiki menjadi oleng dan karam, serta membuat Maleha dan Zainal tercebur ke sungai.

Zainal berhasil selamat dengan cara berpegangan di tumpukan tanaman eceng gondok yang kemudian diselamatkan warga.

Namun, nahas dialami Maleha. Dikarenakan tidak bisa berenang, tubuh Maleha terseret derasnya arus Sungai Ogan. Sehingga membuatnya tenggelam.

“Saat ini satu Tim Rescue lengkap dengan membawa peralatan SAR air sudah berangkat menuju ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Sumsel, Raymond Konstantin.

Kata Raymond, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban. Adapun metode pencarian lakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU).

“SRU pertama melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat, sedangkan SRU kedua jika dimungkinkan akan melakukan penyelaman di lokasi awal kejadian dan lokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban,” kata Raymond.

“Semoga dengan berbagai upaya korban dapat segera ditemukan,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB