Penjual Telur Tenggelam saat Mandi di Sungai Ogan

- Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang penjual telur asal Banyuasin, Asep (29), tenggelam di sungai ogan atau tepatnya di bawah jembatan Srijabo, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (17/05/2024) sekitar pukul 15.45 WIB.

Informasi yang didapat, kejadian berawal saat korban bersama dua orang rekannya Simba Nada dan Sobri Ruanda selesai berjualan telur di daerah Kayuagung OKI bermaksud pulang ke Palembang.

Ketika dalam perjalanan pulang tepatnya di jembatan Srijabo, korban meminta kepada Simba (sopir) untuk berhenti karena korban merasa kepanasan dan ingin mandi di Sungai Ogan.

Ketika sedang asik mandi dan menyelam tiba-tiba korban tidak muncul lagi kepermukaan, rekan korban yang melihat kejadian tersebut mencoba mencari korban dibantu masyarakat sekitar.

Namun, korban tidak diketahui keberadaannya dan diduga kuat korban hanyut dan tenggelam.

Kepala Kantor Basarnas Sumsel Raymond Konstantin mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi adanya orang tenggelam pada Kamis (16/05) sekitar pukul 22.10 WIB.

Dari informasi tersebut, Raymond langsung memerintahkan satu team Rescuenya yang berjumlah enam orang lengkap dengan peralatan SAR air berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

“Ini merupakan pencarian hari kedua terhadap korban, di mana untuk proses pencarian sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi bersama dengan potensi SAR seperti TNI/Polri, BPBD Ogan Ilir dan masyarakat,” kata Raymond, Jumat (17/5/2024).

Pencarian dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua SRU.

“SRU pertama melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu-perahu masyarakat dengan luas area pencarian hingga radius 10 kilometer,” terang Raymond.

Sedangkan SRU kedua jika memungkinkan akan melakukan penyelaman di lokasi awal kejadian, serta lokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban.

“Semoga dengan banyaknya potensi SAR yang terlibat dan berbagai upaya yang dilakukan, korban dapat segera kami temukan,” jelas Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB