Penganiayaan Berujung Maut, Jaka Meninggal Dunia

- Redaksi

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dievakuasi di Rumah Sakit. (Photo: Kiki Nardance)

Korban dievakuasi di Rumah Sakit. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi penganiayaan berujung maut kembali terjadi di Palembang yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia akibat luka yang dialaminya, Minggu (28/9/2025) malam.

Peristiwa ini sendiri terjadi di Lorong Jaya Laksana Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, sekira pukul 18.30 WIB. Korban diketahui bernama Jaka Somara (34), warga Lorong Jaya Laksana Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Korban meninggal dunia dengan luka bacok di bagian kepala, leher, dada sebelah kiri, tangan kanan nyaris putus dan di bagian perut.

Sedangkan seorang pelaku Romli (53) mengalami luka tusuk dipunggung dan tangan. Atas kejadian itu pelaku dibawa ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan.

Jenazah korban dilarikan ke kamar mayat RS Bari Palembang. Sedangkan pelaku setelah mendapatkan perawatan langsung dibawa ke Polsek SU I Palembang.

Ketika ditemui, Orangtua korban, Asnwani mengatakan, bahwa tidak mengetahui secara pasti masalah yang memicu terjadinya aksi tersebut yang berujung meninggalnya anaknya itu.

Namun dua hari yang lalu ada peristiwa perkelahian yang melibatkan adik sepupu korban sekitar pukul 23.00 WIB, yang mengakibatkan mengalami luka dan diobati oleh pihak keluarga yang melakukan aksi tersebut.

“Waktu itu ada yang memberitahukan kalau anak saya terlibat perkelahian, tapi setelah saya turun dari mobil saat itu sudah melihat anak saya dibawa menggunakan gerobak,” ungkapnya.

Lanjutnya, dari informasi yang didapatkan kalau anaknya dianiaya di depan rumah dengan menggunakan sajam. “Untuk bagian lukanya sendiri saya kurang tahu secara persis,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pasca kejadian itu terjadilah peristiwa berdarah tersebut, bahkan diketahui bahwa korban mempunyai penyakit kejiwaan dan juga memiliki kartu merah.

“Anak saya ini memiliki penyakit gangguan jiwa dan tidak mengkonsumsi obatnya lah 6 hari hal ini dikarenakan adanya permasalahan sehingga hal itu tidak di hiraukan,” ungkapnya.

Sementara, Kapolsek SU I AKP Heri membenarkan, bila pihaknya mendapatkan informasi adanya kasus penganiayaan mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

“Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini bermotif adanya permasalahan antar anak, antara pelaku dan korban ini merupakan tetangga,” jelasnya.

Sedangkan untuk jumlah pelaku saat ini masih dalam penyelidikan. Tetapi untuk sekarang ini baru seorang pelaku diamankan dalam kondisi terluka. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru