Pengakuan Korban Investasi Bodong FEC, Tergiur Bujuk Rayu Pejabat Pemprov

- Redaksi

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agung Wijaya, salah satu korban penipuan investasi bodong PT FEC. (Photo: Suci)

Agung Wijaya, salah satu korban penipuan investasi bodong PT FEC. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban penipuan investasi bodong PT Futura E-Commerce (FEC) Shopping INDN terus bertambah. Di Sumatera Selatan (Sumsel), terhitung sampai hari ini, terdata sudah ada 79 orang yang diduga menjadi korban. Total kerugian mencapai Rp1,9 miliar.

Adapun korban penipuan, rata-rata ibu rumah tangga yang berasal Palembang dan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Tidak hanya ibu-ibu, ada juga laki-laki yang turut menjadi korban. Salah satunya, Agung Wijaya.

Agung yang menjadi salah satu korban FEC mengatakan, bahwa dirinya ikut bergabung dengan investasi bodong tersebut karena diajak teman. Meskipun belum lama bergabung, namun kerugian yang diderita Agung sudah mencapai puluhan juta rupiah.

“Saya gabung 30 Agustus 2023, diajak oleh teman. Pertama saya top up Rp1 juta. Saya lihat memang saldonya masuk. Dari situ saya terus menambah sampai Rp40 juta. Jadi total kerugian saya sebesar Rp40 juta,” kata Agung, saat ditemui di depan gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel, Sabtu (16/9/2023).

Agung mengungkapkan, awalnya dia tidak percaya dengan aplikasi tersebut. Namun, semenjak adanya sebuah acara seminar di Hotel Arya Duta Palembang, membuat ia yakin dan percaya akan aplikasi FEC. Apalagi ketua pelaksananya merupakan pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

“Pejabat Pemprov inilah yang sudah membujuk rayu kami untuk bergabung dan melakukan investasi. Dia bilang ini legal dan resmi. Untuk top up Rp1 juta itu sudah ada keuntungannya setiap hari, tapi belum saya cairkan (withdraw) ke rekening bank. Tapi saat saya mau tarik di lain hari tidak bisa, malah aplikasinya tidak bisa dibuka lagi. Aplikasi FEC itu sudah terhapus di PlayStore,” ungkap Agung.

Terkait dengan masalah yang terjadi di aplikasi FEC ini, sejumlah korban sudah mencoba menemui para mentor. Akan tetapi tidak membuahkan hasil lantaran belum bisa juga bertemu.

“Harapan kami kepada Polda Sumsel dapat memanggil beliau untuk mengklarifikasi dengan adanya peristiwa ini. Karena kerugian saat ini sudah mencapai sebesar Rp1,9 miliar dari data yang kami dapat,” tutur Agung.

Sebelumnya, banyak pemberitaan yang menyebut jika Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal, sebagai bagian dari aplikasi investasi online FEC. Aplikasi berbentuk investasi ini tengah heboh karena diduga bodong atau wanprestasi bagi para anggotanya.

Sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Aufa juga disebut-sebut pernah menjadi mentor FEC di Kota Palembang. Bahkan, foto dan video saat dirinya memberikan mentoring telah tersebar di media sosial (Medsos).

Terkait tuduhan ini, Aufa secara tegas membantah. Dia bilang, bahwa dirinya juga sebagai korban dari aplikasi tersebut. Ia mengatakan, jika menjadi mentor bukan bagian dari aplikasi itu, melainkan karena prestasi yang ia dapat sebagai apresiasi kerja sebagai member.

“Video yang beredar itu memang benar saya. Video itu dibuat sebelum FEC dinyatakan bermasalah atau bodong. Saya disini juga korban,” kata Aufa, saat dikonfirmasi, Jum’at (15/9/2023).

Aufa menegaskan, jika dirinya juga sebagai korban. Betapa tidak, ia tidak bisa mencairkan dana Rp170 juta yang telah ia depositkan dengan harapan bisa mendapat untung. (ANA)

Berita Terkait

Emas 6,7 Gram Dipinjam untuk Modal Dapur MBG, Tak Kunjung Dikembalikan hingga Korban Rugi Rp15,4 Juta
Sindikat Narkoba Pemasok Kawasan Tambang Dibongkar, Polisi Sita 11.443 Ekstasi dan Hampir 1,4 Kg Sabu
Pria Diduga Rudapaksa Perempuan Berkebutuhan Khusus di Palembang, Aksi Terekam CCTV
Buron Hampir Tiga Bulan, Pelaku Curas dan Penganiayaan Sadis di Banyuasin Ditangkap
Diburu Sepekan, Remaja Terduga Penikam Guru SD di OKU Selatan Akhirnya Menyerahkan Diri
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Eksekutor Pencurian Modus Pecah Kaca yang Rugikan Nasabah Bank Ratusan Juta Rupiah
Ibu Fitri Alias Pingky Bantah Tuduhan Penipuan, Siap Tempuh Jalur Hukum terhadap Penyebar Informasi yang Dianggap Merugikan
Dendam Lama Berujung Teror Air Keras, Buruh Harian Alami Luka Bakar di Wajah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:28 WIB

Emas 6,7 Gram Dipinjam untuk Modal Dapur MBG, Tak Kunjung Dikembalikan hingga Korban Rugi Rp15,4 Juta

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sindikat Narkoba Pemasok Kawasan Tambang Dibongkar, Polisi Sita 11.443 Ekstasi dan Hampir 1,4 Kg Sabu

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:24 WIB

Pria Diduga Rudapaksa Perempuan Berkebutuhan Khusus di Palembang, Aksi Terekam CCTV

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:49 WIB

Buron Hampir Tiga Bulan, Pelaku Curas dan Penganiayaan Sadis di Banyuasin Ditangkap

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diburu Sepekan, Remaja Terduga Penikam Guru SD di OKU Selatan Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru