Dendam Lama Berujung Teror Air Keras, Buruh Harian Alami Luka Bakar di Wajah

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban

Korban

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dendam lama yang diduga belum tuntas berujung aksi brutal. Seorang buruh harian lepas berinisial NA (44), warga Kecamatan Seberang Ulu I (SU I) Palembang, menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh tetangganya sendiri.

 

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar di bagian leher dan wajah sebelah kiri, serta luka lecet pada pergelangan tangan kanan dan beberapa jari tangan kanan. Tidak terima atas kejadian yang dialaminya, korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (17/6/2026) siang.

 

Kepada petugas, korban menjelaskan peristiwa itu terjadi di Lorong Prajurit Nangyu, Kecamatan SU I Palembang, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

 

Menurut korban, insiden bermula saat dirinya menegur terlapor berinisial EK yang dianggap sering melotot ke arahnya. Teguran tersebut memicu adu mulut antara keduanya sebelum akhirnya dilerai warga sekitar.

 

“Awalnya saya hanya menegur karena merasa tidak nyaman. Saat itu sempat terjadi adu mulut, namun sudah dilerai warga,” ujar korban kepada petugas.

 

Namun sekitar 15 menit setelah kejadian itu, saat korban hendak membeli sarapan, terlapor diduga telah menunggu di jalan depan lorong. Saat korban melintas, pelaku langsung mengejar dan menyiramkan cairan ke arah wajah korban.

 

“Terlapor tiba-tiba mengejar saya lalu menyiramkan cairan ke muka saya sambil membawa dan menodongkan pisau. Saya sampai terjatuh,” ungkapnya.

 

Warga yang melihat kejadian tersebut kembali turun tangan untuk melerai. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUD Bari Palembang sebelum melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Palembang.

 

Korban menduga aksi penganiayaan itu dipicu persoalan lama antara dirinya dan terlapor. Meski sebelumnya permasalahan tersebut sempat diselesaikan secara kekeluargaan, diduga masih menyisakan dendam.

 

“Saya berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” harap korban.

 

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany membenarkan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian.

 

“Laporan korban sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi
SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya
Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla
Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:55 WIB

SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:05 WIB